kalau kerasnya sama minoritas, bukan keras lagi tuh..., tapi KKKEEERRRRAAAASSS.....! kakaknya TIRANI dan sepupunya SEMAU GUE..!
Salam Patricia IrwanK wrote: > Pak Phyllo, > Konteksnya jangan cuma yang di depan mata saja donk.. > Saya memang bukan pakar (sejarah).. tapi setidaknya dalam pemahaman saya, > Islam tidak disebarkan hanya dengan kelembutan.. tapi juga sikap 'keras' > mempertahankan diri.. ingat sejarah hijrahnya Rosulullah SAW.. > sampai penaklukan Makkah.. Lembek saja tidak cukup bos.. > Kalau maksud tulisan anda mengarah pada FPI dkk, saya no comments.. > Silahkan kalau ada yang mau menimpali secara wajar/berimbang. . :-) > AFAIK, (kekuatan & pemahaman) umat menghadapi kemunkaran umumnya > terbagi 3 kelompok, dengan hati, lisan atau tangan/power. . > Tidak cukup hanya dengan kelembutan.. meskipun bukan berarti harus > pamer/obral kekerasan juga.. yang seimbang gitu bos.. > CMIIW.. > Wassalam, > Irwan.K > On Jan 8, 2008 5:23 PM, Phyllobates Terribilis < > phyllobates. terribilis@ yahoo.com > wrote: >> Keras? lawan siapa? Lawan koruptor? atau sekedar lawan warung remang >> remang? >> >> membela diri? Pakai apa? Karate? melawan siapa? >> >> dipermainkan? oleh siapa? kok bisa? >> >> Buat bung Didik: >> >> demokrasi? di negeri mana? Yemen? Afganistan? Nigeria? Tunisia? Maroko? >> Saudi? Darfur? Malaysia? Uzbekistan? Tadjikistan? Kasakhstan? >> Bosnia-Herzegovina? Kashmir? Brunei Dares Salam? Aceh? Kuweit? Iran? Sudan? >> Emirates? Libya? >> >> abis dehh daftarku.. >> >> >> IrwanK < [EMAIL PROTECTED] com <irwank2k6%40gmail. com>> wrote: >> Keras yang tidak berdasar/beralasan, memang tidak boleh.. >> Tapi kalau ada alasannya, kenapa tidak boleh? >> Membela diri bisa juga dilakukan dengan cara 'keras'.. >> >> Yang penting dasar/alasannya jangan dibuat", toh. >> Jangan sampai alih" ingin disebut 'anti kekerasan' jadi lembek >> dan mudah dipermainkan pihak lain.. :-( >> >> CMIIW.. >> >> Wassalam, >> >> Irwan.K >> >> On Jan 7, 2008 9:21 PM, didik elpambudi < didikelpambudi@ yahoo.co. id >> <didikelpambudi% 40yahoo.co. id>> >> wrote: >> >> > Selamat buat Majalah Madina. Saya yakin majalah ini akan berperan besar >> > untuk menggambarkan bahwa Islam sesungguhnya jauh dari kekerasan. >> > Maju terus Islam dan demokrasi. >> > Tabik >> > DLP >> > [Non-text portions of this message have been removed] > Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com

