Anda bicara mengenai "Islam" dan "keras". Islam itu adalah agama, bukan kue
atau lemper yang bisa lembek bisa keras. Agama tidak bisa berbuat apa apa.
since it is just aconcept. maksud anda "umat islam"? Nah ini lain pasal. Tetapi
juga masih membingungkan, keras terhadap siapa? mempertahankan diri melawan
siapa? Ujung ujungnya umat islam yang mana?
Misalnya: umat Islam shunnite di Irak membakar mesjid umat islam shiah, jadi
keras lawan siapa? Umat Islam dari GAM bertabrakan dengan prajurit TNI yang
juga Islam deadly, prajurit Turki genjot genjotan artillery dengan prajurit
Kurdi, keduanya Islam, pekerja pekerja Islam Indonesia dkerasi (read: dianiaya)
oleh polis diraja Malaysia yang juga Muslim...
Contoh lain: korban tsunami super Muslim di Aceh dirawat dengan lembut oleh
tangan tangan Non Mudslim dari Eropa, Jepang, Singapura, dll. Koprban di Nias
dirawat dengan lembut oleh para LSM Buddha.
Mau tegas? bagaimana sikap umat Islam terhadap kejahatan moral di republik
ini? FPI bukan masalah, mereka itu nobody dalam sejarah
Anda belum jawab si mbake. Umat islam (sekali lagi bukan Islam) mau keras
terhadap minoritas? Nggak malu?
IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mbak-e,
Mungkin saya salah mengambil istilah.. saya sepakat dengan anda bahwa
kata keras pada umumnya berkonotasi negatif.. terlebih penggunaan kata
kekerasan.. dan dikaitkan dengan perilaku beberapa kalangan/kelompok
dalam menunjukkan sikap mereka (mis: penggerebekan beberapa
tempat)..
Sementara yang saya maksudkan adalah, ada 'upaya' (disengaja/tdk) yang
menggambarkan bahwa Islam haruslah lembut dan jauh dari sikap 'keras';
mungkin yang lebih tepat adalah tegas, bukan keras.. Dan saya cuma ingin
menyampaikan pendapat soal perlunya bersikap proporsional..
jangan takut disebut 'keras', well, tegas.. kalau memang benar.. :-p
Dasarnya adalah, AFAIK, tidak ada sikap tunggal yang paling tepat untuk
semua keadaan.. sikap lembut berguna sebagaimana dijelaskan di Qur'an/
Hadits(?) - tapi kutipan terjemahan bebasnya kira":
"Dekatilah mereka dengan hikmah dan cara yang baik.."
Mengenai sikap tegas (yang bisa dikatakan 'keras' juga), ini terkait soal
'Nahi Munkar' tadi.. Btw, sangat mungkin tegas dan keras, hakikatnya
serupa.. meski dalam 'taste' yang berbeda.. :D
Contoh 'kecil songong' di bawah mungkin agak melebar dari topik..
ya sekedar menimpali 'keras sama minoritas'.. itu aja sih..
Maaf kalau misalnya masih kurang kongkrit.. :-p
CMIIW..
Wassalam,
Irwan.K
On Jan 8, 2008 6:08 PM, Patricia Devita Sihwardoyo <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Lho keras itu khan belum jelas terminologinya, umumnya sih negatif, coba
> deh perhatikan istilah: KEKERASAN PADA ANAK, KEKERASAN DI RUMAH TANGGA,
> MINUMAN KERAS, dll. Ada guru memukul murid sampai mati juga disebut
> kekerasan, lalu dimana positifnya....! Jelasin yang kongkrit deh supaya gak
> membingungkan begini....!
>
> Salam
> Patricia
>
> IrwanK wrote:
> > Mbak-e,
> > Poin yang hendak saya sampaikan adalah bagaimana perlunya menempatkan
> > sesuatu secara wajar/proporsional. . keras, lembut, kenapa musti takut..
> > yang penting ada dasarnya..
> > Dalam konteks yang lebih luas, yang 'kecil' juga bisa 'songong'..
> contohnya
> > lihat saja Israel atau Spore.. Kecil" berani 'belagu' sama tetangganya.
> .
> > Mudah"an poinnya bisa lebih diterima & tidak ada kesalahpahaman lagi..
> > CMIIW..
> > Wassalam,
> > Irwan.K
> > On Jan 8, 2008 5:51 PM, Patricia Devita Sihwardoyo < patricia_dsw@
> yahoo.co. nz >
> > wrote:
> >> kalau kerasnya sama minoritas, bukan keras lagi tuh..., tapi
> >> KKKEEERRRRAAAASSS. ....! kakaknya TIRANI dan sepupunya SEMAU GUE..!
> >>
> >> Salam
> >> Patricia
> >>
> >> IrwanK wrote:
> >> > Pak Phyllo,
> >> > Konteksnya jangan cuma yang di depan mata saja donk..
> >> > Saya memang bukan pakar (sejarah).. tapi setidaknya dalam pemahaman
> >> saya,
> >> > Islam tidak disebarkan hanya dengan kelembutan.. tapi juga sikap
> 'keras'
> >> > mempertahankan diri.. ingat sejarah hijrahnya Rosulullah SAW..
> >> > sampai penaklukan Makkah.. Lembek saja tidak cukup bos..
> >> > Kalau maksud tulisan anda mengarah pada FPI dkk, saya no comments..
> >> > Silahkan kalau ada yang mau menimpali secara wajar/berimbang. . :-)
> >> > AFAIK, (kekuatan & pemahaman) umat menghadapi kemunkaran umumnya
> >> > terbagi 3 kelompok, dengan hati, lisan atau tangan/power. .
> >> > Tidak cukup hanya dengan kelembutan.. meskipun bukan berarti harus
> >> > pamer/obral kekerasan juga.. yang seimbang gitu bos..
> >> > CMIIW..
> >> > Wassalam,
> >> > Irwan.K
> >> > On Jan 8, 2008 5:23 PM, Phyllobates Terribilis <
> >> > phyllobates. terribilis@ yahoo.com > wrote:
> >> >> Keras? lawan siapa? Lawan koruptor? atau sekedar lawan warung
> remang
> >> >> remang?
> >> >>
> >> >> membela diri? Pakai apa? Karate? melawan siapa?
> >> >>
> >> >> dipermainkan? oleh siapa? kok bisa?
> >> >>
> >> >> Buat bung Didik:
> >> >>
> >> >> demokrasi? di negeri mana? Yemen? Afganistan? Nigeria? Tunisia?
> Maroko?
> >> >> Saudi? Darfur? Malaysia? Uzbekistan? Tadjikistan? Kasakhstan?
> >> >> Bosnia-Herzegovina? Kashmir? Brunei Dares Salam? Aceh? Kuweit? Iran?
> >> Sudan?
> >> >> Emirates? Libya?
> >> >>
> >> >> abis dehh daftarku..
> >> >>
> >> >>
> >> >> IrwanK < [EMAIL PROTECTED] com <irwank2k6%40gmail. com>> wrote:
> >> >> Keras yang tidak berdasar/beralasan, memang tidak boleh..
> >> >> Tapi kalau ada alasannya, kenapa tidak boleh?
> >> >> Membela diri bisa juga dilakukan dengan cara 'keras'..
> >> >>
> >> >> Yang penting dasar/alasannya jangan dibuat", toh.
> >> >> Jangan sampai alih" ingin disebut 'anti kekerasan' jadi lembek
> >> >> dan mudah dipermainkan pihak lain.. :-(
> >> >>
> >> >> CMIIW..
> >> >>
> >> >> Wassalam,
> >> >>
> >> >> Irwan.K
> >> >>
> >> >> On Jan 7, 2008 9:21 PM, didik elpambudi < didikelpambudi@ yahoo.co.
> id
> >> <didikelpambudi% 40yahoo.co. id>>
> >> >> wrote:
> >> >>
> >> >> > Selamat buat Majalah Madina. Saya yakin majalah ini akan berperan
> >> besar
> >> >> > untuk menggambarkan bahwa Islam sesungguhnya jauh dari kekerasan.
> >> >> > Maju terus Islam dan demokrasi.
> >> >> > Tabik
> >> >> > DLP
>
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
[Non-text portions of this message have been removed]