Waspada, Islam Memalsukan Ajaran RA Kartini  !!!
                                     
Cita2 Kartini bertentangan dan berlawanan dengan tujuan ajaran Islam dalam 
memaksakan tegaknya Syariah Islam !!!

Satu point penting yang tidak bisa dipalsukan adalah tujuan dan cita2 RA 
Kartini adalah membebaskan wanita bangsanya dari tradisi agama Islam yang 
menjajah dan mendiskriminasi wanita.

Begitu besarnya pengaruh ajaran RA Kartini terhadap bangsa ini telah mendorong 
kelompok2 Islam merasa perlu dan penting untuk menambah, merubah, dan memalsu 
ajaran RA Kartini ini agar bisa disejalankan dengan ajaran agama Islam.

Kalo anda baca tulisan ibu kita Kartini dalam bukunya habis gelap terbitlah 
terang, beliau menyatakan pemikirannya yang begitu gemilang sehingga dinobatkan 
oleh Bung Karno sebagai teladan wanita Indonesia, sebagai pahlawan wanita 
bangsa Indonesia, sebagai pahlawan yang membebaskan wanita Indonesia dari 
penjara diskriminasi wanita Islam untuk meraih hak kesetaraan gender bagi semua 
wanita di Indonesia:

---------------------------
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/04/21/m2tzam-perjalanan-spiritual-seorang-ra-kartini

Kartini berkata: Aku pikir, tidak jadi orang soleh pun tidak apa-apa asalkan 
jadi orang baik hati. Bukankah begitu Stella?

RA Kartini melanjutkan curhat-nya, tapi kali ini dalam surat bertanggal 15 
Agustus 1902 yang dikirim ke Ny Abendanon.

Dan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yang tidak tahu apa perlu 
dan manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Alquran, belajar menghafal 
perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku mengerti artinya.
---------------------------

Kesimpulan pemikiran Kartini sangat jelas, bahwa janganlah kita melakukan hal2 
yang sama sekali tidak ada manfaatnya, buang2 waktu baca alQuran hanyalah sia2, 
biarpun pandai menghafal alQuran ternyata tidak berguna untuk bisa mendapat 
lapangan kerja, tidak berguna untuk bisa membuat mobil, membuat pesawat terbang.

Kartini menunjuk kesetaraan gender berarti wanita dan laki2 bebas memilih 
lapangan kerja yang dirasa mampu bersaing baik terhadap laki2 maupun sesama 
wanita.

Lebih lanjut bisa dijelaskan, bahwa bagi Kartini lebih baik menjadi orang yang 
baik daripada menjadi orang beragama, daripada menjadi muslimin yang mengerti 
ajaran dan arti AlQuran dengan kewajibannya untuk berjihad membantai sesama 
muslimin, sesama bangsanya, dan membantai mereka yang menolak menyembah Allah.

Jadi koran Republika yang berdakwah untuk Islamisasi menambahkan dan memalsukan 
isi pemikiran ibu kita Kartini yang dikatakannya bahwa menjelang sebelum 
ajalnya menjemput beliau diberitahukan arti dari isi AlQuran sehingga kemudian 
beliau berbalik menjadi tertarik kepada Islam dan mencemohkan teman2nya di 
Eropah.

http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/12/04/22/m2tq3f-inilah-hakikat-sebenarnya-dari-emansipasi-kartini

Jelas apa yang ditambahkan dan dipalsukan oleh Republika se-mata2 untuk memoles 
pemikiran Kartini menjadi se-olah2 pemikiran Islam, bahkan koran Republika 
menyatakan judul buku yang ditulis Kartini: "Habis Gelap Terbitlah Terang" 
berasal dari AlQuran Ayat 257 Surat Al Baqarah: "minadz-dzulumati ilannur" 
dalam Ayat Alquran, kata ini hakikatnya bermakna "dari gelap menuju cahaya".

Jadi penambahan, pemalsuan dan pemutar balikkan ajaran RA Kartini telah 
dilakukan kelompok2 Islam di Indonesia dengan tujuan kembali memenjarakan 
wanita atau perempuan Indonesia kedalam masa lalu kebiadaban dizaman nabi 
Muhammad !!!

Saya mohon para pembaca mewaspadai pemalsuan yang dilakukan kelompok2 Islam di 
Indonesia ini yang telah menodai ajaran mulia cita2 ibu kita Kartini dalam 
membebaskan wanita bangsanya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke