Nuskitawati ini uraiannya tidak jelas; dia tuh mau mengupas Ekonmi NKRI atau 
Ekonomi orang ISLAM !? Akibat dari ketidak jelasannya ini; maka tulisannya jadi 
sangat hambar dan tak nyampe ke mana2 ! Coba beljar lagi lah nulis yang bagus ! 
Jangan karena antiIslam. maka semua harus ditulis dengan Islam dibawa bawa  
kalau kurang hubungannya; ya jangan dibawa lah ! Aupaya tulisanmu lumayan !


--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> 
> > "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> > pecundang tolol seperti anda ini
> > mikirnya cuman jaminan sosial yang
> > aduhai di negeri belanda.  anda
> > adalah pengangguran sialan yang cuman
> > menyusahkan negeri belanda seperti
> > layaknya imigran rms cukimai yang
> > yang gak pernah kerja dan tentu saja
> > selalu mengharapkan jaminan sosial
> > yang aduhai dari negeri belanda.
> 
> Dulu semuanya kerajaan tidak ada negara seperti yang kita kenal sekarang ini. 
>  Rakyat wajib menjamin kesejahteraan raja dan keluarganya turun temurun baik 
> melalui pajak maupun pungutan2 mendadak diluar pajak dikala raja membutuhkan. 
>  Rakyat yang tidak mampu tetap dipaksa membayar pajak baik melalui kerja 
> paksa sebagai budak atau kekayaan berupa tanah dan rumahnya disita.
> 
> Sekarang sebaliknya, kewajiban negaralah untuk mensejahterakan rakyatnya.  
> Rakyat berkewajiban membayar pajak untuk digunakan negara dalam 
> mensejahterakan rakyatnya.  Rakyat yang tidak mampu dibebaskan dari 
> pembayaran pajak bahkan mendapat tunjangan negara.
> 
> Kewajiban negara dalam mensejahterakan rakyatnya antara lain adalah membuka 
> lapangan pekerjaan atau memberi pekerjaan kepada rakyatnya, menjamin orang2 
> tua dan orang2 cacat, menjamin kehidupan anak2 dibawah 18 tahun dengan bebas 
> naik bus, makanan gratis disekolah, sekolah gratis, pengobatan dan 
> pemeriksaan kesehatan gratis dlsb.
> 
> Jadi baik itu RMS ataupun siapapun yang anda caci maki, kalo memang 
> pengangguran, cacat, senior citizen (orang tua), atau anak2, maka mendapat 
> tunjangan negara bukanlah hal yang salah dan malah merupakan HAK yang wajib 
> dituntut dari negara.
> 
> Jadi salah kalo anda caci maki, itu artinya anda yang dungu, negara disana 
> lebih tahu apakah seseorang patut mendapat tunjangan atau tidak dan itu 
> bukanlah belas kasihan melainkan hak.
> 
> > indonesia merupakan negara ekonomi
> > terbesar di dunia adalah fakta bahwa
> > jika orang mau bekerja pasti akan
> > bisa survive.
> 
> Anda harus kasih definisi dulu apa yang anda maksudkan "ekonomi", karena 
> menurut saya, "ekonomi" adalah kegiatan yang terkait dua hal yaitu "produksi" 
> dan "pemasaran".
> 
> Populasi penduduk di Indonesia memang nomor 4 didunia, seharusnya memang 
> merupakan "pasar" yang terbesar nomor 4 didunia.  Tapi celakanya, tidak 
> demikian kenyataannya, jumlah rakyat yang banyak tapi miskin tidak punya daya 
> beli, dan sama sekali tidak produktif karena penekanan pemerintah RI bukanlah 
> produksi atau pemasaran melainkan "keimanan" yaitu Islam.  Sekolah2 agama 
> Islam dibuka dengan biaya pemerintah secara berlebihan dimana tidak ada 
> lapangan kerja bagi semua lulusannya.  Ini jelas kontra produktif, karena 
> pengeluaran yang besar tanpa sama sekali ada pemasukan.
> 
> Syariah Islam melarang menarik pajak dari muslimin, sehingga pajak negara 
> ditarik dari non-muslim yang digunakan untuk pembangunan mesjid, sekolah 
> agama Islam, dan sisanya dikorupsi dengan berbagai cara baik dengan pura2 
> membangun project atau dengan berbagai penggelapan dan money laundering.  
> Muslimin menolak membayar pajak karena sudah membayar zakat, infak, maupun 
> sodaqah yang kesemuanya bukan masuk ke negara melainkan digunakan untuk 
> orang2 miskin sementara standard kemiskinan tidak jelas dalam alquran.  Hanya 
> beberapa hadis yang menggambarkan orang miskin itu menggoreng batu.
> 
> Jadi semiskin apapun orang itu kalo belum menggoreng batu, tetap harus bayar 
> zakat, infak dan sodaqah.
> 
> Jadi anda salah besar, Indonesia bukan negara ekonomi terbesar didunia bahkan 
> dibandingkan negara2 kecil lainnya, ekonomi Indonesia berada dibawahnya, 
> yaitu dibawah Singapore, dibawah Hongkong, dibawah Malaysia.
> 
> Sesuai yang saya definisikan bahwa "ekonomi" adalah kegiatan produksi dan 
> pemasaran, ternyata ke-dua2nya sangat rendah dan lemah.  Pengangguran tinggi 
> artinya produksi rendah, angka kemiskinan yang tinggi artinya pemasaran yang 
> rendah.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke