Ridha, 

bisa dijelaskan lagi bagaimana betul idealnya pemerintahan khulafaur 
Rasyidin itu kemudian ditarik garis ke kondisi kekinian apakah sistem 
pemerintahan seperti itu masih bisa diterapkan secara copy paste 
ataukah butuh ijtihat politik, ekonomi, budaya dan lain-lain ? 

karena hukum Islam saya kira berpedoman kepada persoalan mudharat 
atau manfaat. sehingga seharunya hukum-hukum moral dalam Islam itu 
bersifat dinamis sesuai dengan perubahan nilai moral dalam 
masyarakat. Nah apakah hal ini akan menimbulkan kebingungan bahkan 
konflik diantara umat Islam karena sepertinya tidak ada kepastian 
hukum ?

saya masih percaya nilai -nilai Islam itu tetap namun penafsiran 
terhadap isinya itu yang dinamis. jadi kalau ad a erubahan dalam 
nilai-islam itu maslahnya bukanlah nilai itu sendiri yang berubah teta
[pi pengetahuan manusialah yang berubah dalam mencari nilai-nilai itu.

mengenai asbabun nuzul tentang jengot hal itu dapat terlihat dengan 
adanya perbedaan penafsiran tentang hukum tersebut,

Imam Bukhari mengetengahkan sebuah riwayat dari Ibnu `Umar, 
bahwasanya Rasulullah Saw bersabda:

"Berbedalah kalian dengan orang-orang musyrik, panjangkanlah jenggot 
dan pendekkanlah kumis. Adalah Ibnu `Umar, jika ia menunaikan haji 
atau umrah, maka ia menggenggam jenggotnya, dan memotong 
kelebihannya."

Imam Muslim juga meriwayat hadits yang isinya senada dengan riwayat 
Imam Bukhari dari Ibnu `Umar, namun dengan menggunakan redaksi yang 
lain:

"Berbedalah kalian dengan orang-orang musyrik, pendekkanlah kumis, 
dan panjangkanlah jenggot."

Bagaimana menafsirkan hadist diatas dengan kondisi kekinian Ridha ?

thanks berat

Ben


--- In [EMAIL PROTECTED], "Ahmad Ridha" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> 
> 2008/2/28 benni_inayatullah <[EMAIL PROTECTED]>:
> 
> >  bisa ditunjukkan contoh pemerintahan yang ideal itu sepeninggal
> >  Rasululloh SAW ?
> >
> 
> Contohnya adalah masa pemerintahan khulafa ar-rasyidin.
> 
> >  sekaligus mohon di terangkan asbabun nuzul mengapa ada suruhan 
untuk
> >  memlihara jenggot dan mencukur kumis ?
> >
> 
> Sebelumnya, sababun nuzul suatu nash dapat membantu pemahaman nash 
itu
> namun hukumnya tidak mesti spesifik untuk kasus dalam sababun nuzul
> itu.
> 
> Perintah memelihara jenggot dan kumis datang melalu beberapa 
redaksi.
> Ada yang hanya menyatakan "Cukurlah kumis dan peliharalah jenggot" 
dan
> ada juga yang menyebutkan selisihilah orang-orang Majusi. Memelihara
> jenggot dan kumis juga termasuk perkara-perkara fitrah (contoh
> lainnya: berkhitan dan memotong kuku).
> 
> Juga ada riwayat berikut mengenai jenggot dan kumis.
> 
> Ketika Kisra (Penguasa Persia) mengutus dua orang untuk menemui nabi
> Muhammad. Mereka menemui beliau dalam keadaan jenggot tercukur dan
> kumis lebat. Rasulullah sinis dan tidak suka melihat keduanya. 
Beliau
> bertanya: "Celaka kalian! Siapa yang memerintahkan kalian seperti 
ini
> ? " Keduanya berkata, "Rabbku kami (tuan kami yaitu Kisra)
> memerintahkan kami seperti ini". Rasulullah bersabda" "Akan tetapi
> Rabbku memerintahkanku untuk memelihara jenggotku dan merapikan
> kumisku." (HR ath-Thabarani)
> 
> -- 
> Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)
> 
> >



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke