2008/2/28 Tasril Moeis <[EMAIL PROTECTED]>:

>  Zaman kini ko, jo pemahaman pemuka2 Islam  nan ba bedo2 dan ditambah pulo jo
>  kepentingan kelompok dan golongan apo koh masih mungkin pemerintahan Islam
>  nan ideal ko bisa tabantuak.
>

Mungkin tentu mungkin, Mak. Di masa Rasulullah Shallallahu 'alayhi
waSallam pun ado pelbagai kelompok (kabilah-kabilah) nan punyo
kepentingan masing-masing. Di Madinah pun antara Aus dan Khajraj
saling bermusuhan. Namun lalu mereka bisa dipersatukan dalam Islam.

Perpecahan umat Islam sudah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu
'alayhi waSallam. Di sisi lain beliau juga bersabda (yang artinya):

"Akan ada masa kenabian pada kalian selama yang Allah kehendaki, Allah
mengangkat atau menghilangkannya kalau Allah menghendaki. Lalu akan
ada masa khilafah di atas manhaj nubuwwah selama Allah kehendaki,
kemudian Allah mengangkatnya jika Allah menghendaki. Lalu ada masa
kerajaan yang sangat kuat selama yang Allah kehendaki, kemudian Allah
mengangkatnya bila Allah menghendaki. Lalu akan ada masa kerajaan
(tirani) selama yang Allah kehendaki, kemudian Allah mengangkatnya
bila Allah menghendaki. Lalu akan ada lagi masa kekhilafahan di atas
manhaj nubuwwah." Kemudian beliau diam." (HR. Ahmad)

Jadi kita yakini bahwa pemerintahan Islam yang ideal akan muncul
kembali. Lagi-lagi perlu diingat bahwa ideal di sini bukan berarti
sempurna dan bebas dari kesalahan sama sekali. Pemerintahan Islam
adalah alat (bukan tujuan) yang penting dalam penegakan Islam karena
ada bagian-bagian syari'ah yang merupakan hak-hak pemerintah.

Sekarang kewajiban kita adalah untuk melaksanakan bagian-bagian kita
semampunya. Selain tanggung jawab pribadi, orang tua punya tanggung
jawab terhadap anak-anaknya, seorang pemimpin punya tanggung jawab
terhadap bawahannya, dan seterusnya. Kita harus terus meningkatkan
ilmu dan pemahaman, beramal shalih, mengajarkannya dan bersabar di
dalamnya.

Dengan upaya perbaikan diri dan apa-apa yang merupakan tanggung jawab
kita, Allah Ta'ala akan memberi pertolongan-Nya.

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga
mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS.
ar-Ra'd 13:11)

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah,
niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad
47:7)

-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke