Nakan ANB nan kami banggakan, penyelesai masalah,

Alhamdulillah wa syukurillah, soal Surat yang dipostingkan ust ZHS clear, baik si Pengirim maupun isi surat., jadi pengiriman surat himbauan ke Suryadarma Ali benar adanya, hanya TM 2000 tidak lengkap menulis nama KH Muhammad Najih bin Maimun Zubir., makanya diragukan oleh sanak Adrinof..

Klarifikasi dari nakan ANB menyelesaikan masalah, kita harus mencegah komentar2 yang meruncingkan keadaan, yang akan merusak silaturahim. Insya Allah warga RN akan bisa bebas dari golongan pengikut Abdullah bin Ubay, bila berita bohong cepat diklarifikasi. seperti nakan ANB ini..

Tarimokasih nakan ateh ketulusannyo.

Wass, AA


On 19/05/2014 06:22, Akmal Nasery Basral wrote:
Kita boleh yakin sekarang bahwa*isi surat KH Maimun Zubair* tidak ada yang bohong secara keseluruhan karena tidak ada yang dikomentari beliau sebagai berita bohong.

ANB:

Mak Asmardi dan palanta RN n.a.h,

KH Muhammad Najih /bin /Maimun Zubair yang biasa dipanggil Gus Najih, adalah putra dari KH Maimun Zubair yang biasa dipanggil Mbah Moen. Jadi ini dua orang yang berbeda meski anak dan bapak. Surat imbauan itu ditulis oleh Gus Najih, bukan Mbah Moen.

Yang memiliki karisma tinggi di PPP dan didengar semua kelompok (seperti waktu konflik kubu SDA dengan kubu Romi) adalah Mbah Moen.

Wass,

ANB
46, Cibubur


Pada 13 Mei 2014 10.00, Asmardi Arbi <[email protected] <mailto:[email protected]>> menulis:

    Sanak Palanta Rantaunet yang yang peduli dengan ABS-SBK,

    Alhamdulillah pak Andrinof sudah menjawab. Untuk itu kita ucapkan
    terimakasih atas kejujurannya. Kita boleh  yakin sekarang bahwa
    isi surat KH  Maimun Zubair tidak ada yang bohong secara
    keseluruhan karena tidak ada yang dikomentari beliau sebagai
    berita bohong.

    Contoh yang dinyatakan berita bohong hanya soal nama  aslinya Joko
    Widodo. Sedangkan soal nama asli tidak ada didalam isi surat KH
    Maimun Zubair tsb. Keraguan beliau tentang status KH dari Maimun
    Zubair tentu beliau sudah check ke DPP PPP, sesuai saran kanda
    Maturidi, jadi sudah clear pula.

    Jadi penyebaran surat KH Maimun Zubair sudah boleh diteruskan
    tanpa dibayangi ancaman penggolongan sebagai pengikut Abdullah bin
    Ubay dengan sanksinya yang berat. Niat kita hanyalah untuk
    menyelamatkan bangsa dan negara serta  umat Islam yang sama2 kita
    cintai.

    Untuk sementara mari kita hindari penyebaran nama aslinya Joko
    Widodo untuk menghargai peringatan beliau sampai kita bisa tahu
    riwayat hidup keluarganya yang lebih detail dan sebenarnya. Perlu
    juga diwaspadai kemungkinan penyebaran nama asli Joko Widodo
    seperti yang beliau klarifikasi sebagai berita bohong itu datang
    dari Tim kampanye mereka sendiri untuk menjebak umat Islam untuk
    berbuat dosa.



    Wassalam,.
    AA

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected] <mailto:[email protected]>.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke