Assalamualaikum WrWb.
 
Bundo Evi dan Sanak di Palanta RantauNet
 
Ambo yakin, diskusi yang sangat bermamfaat seperti masalah/sejarah
Minangkabau ini akan terus bergulir di Palanta dari tahun ketahun, namun
sangat jarang kita/member yang ikut dalam diskusi ini menulis dan
menyampaikan kesimpulan pandangan seperti yang bundo evi sampaikan ini.
 
Secara pribadi, saya sangat bangga dan senang degan hasil2 seperti ini,
memang seperti ini hendaknya kita harapkan dapat dari milis ini, disamping
silaturahmi dan menambah dunsanak dan lain sebagainya.
 
Atas nama Rang Dapua atau Admin di Palanta RantauNet, kami sangat
berterimakasih terhadap uraian bundo ini, dan kami harapkan setiap diskusi
yang sangat bermamfaat seperti ini, bisa selalu kita sampaikan dan kita
teruskan untuk lebih banyak lagi.
 
Kami tunggu hasil-hasil pandangan dan kesimpulan Bundo Evi terhadap diskusi
di Palanta selanjutnya.
 
Sekian dan Wassalam
Nofend St. Mudo
Atas nama si Pangka RN
 
  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]  
On Behalf Of Hifni H.Nizhamul
Sent: 19 Januari 2009 16:06



Assalamualaikum Warrahamatullahi wa barakatuh,


Sanak sudaro se alam minangkabau,


Setelah menyimak topik yang menarik yang tengah berlangsung dalam beberapa
minggu ini, marilah kita menarik suatu kesimpulan yang saya beri judul "
Tambo - Silsilah kerajaan si Sumbar - Gelar Sangsako Adat - ABS -SBK ",
sebagai berikut :

1. Tambo  dan alam minangkabau: 


Tambo merupakan kisah yang meriwayatkan tentang asal usul dan kejadian masa
lalu yang terjadi di Minangkabau. Tambo bukan catatan sejarah yang harus
dibuktikan dengan fakta-fakta yang akurat, tahun kejadian serta siapakah
yang melakukan penemuan. Namun bila dikaitkan dengan suatu bukti keberadaan,
maka bukti itu ada dan nyata. Tambo tidak memerlukan sistematika tertentu,
sebagaimana halnya sejarah. 

     Terdapat dua jenis tambo yang menjadi tonggak adat dan budaya
minangkabau yang hidup hingga masa kini, yaitu :

i.        Tambo alam, yang mengisahkan asal usul nenek moyang, serta
mengolah alam sebagai pilar dalam membangun sistem kemasyarakatan ,

ii.      Tambo adat, pengajaran akal dan budi, yang dikisahkan bahwa segala
sesuatu yang harus dipatuhi dalam pola prikelakuan yang normative, mencakup
segala cara-cara atau pola berfikir, cara bertindak yang akhirnya membentuk
struktur social masyarakat atau sistem kekuasaan minangkabau pada masa lalu
dan berlaku sebagai adat yang tidak lekang karena panas dan tidak basa
karena hujan.. 


 


 -------------- KITO KAREK DISIKO --------------- DEK LAH DIKIRIM SABALUUNYO
---- SAYANG BANCHWITH TABUANG ----------------
:) 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke