ada yang menarik dari kasus Bactiar Chamsah

"Dua hari lalu, mantan Menpora Adhyaksa Dault cerita. Katanya dalam
rapat kabinet, Bachtiar sempat memunculkan kasus ini. Dia minta kasus
ini diselesaikan, mumpung jadi menteri. Kalau perlu ditembak, ya
ditembak. Saat itu SBY diam saja,"

kira2 kenapa saat itu SBY diam ya ? dan siapa sih tokoh nasional yg menjadi 
petinggi perusahaan
tersebut?

setuju saya dengan uda IJP, masalah GF dan BCh bukan masalah urang awak atau 
bukan, tapi masalah posisi mereka yang menjabat sebagai pejabat publik yg gaji 
mereka itu asalnya dari uang rakyat juga.
Mengenai aturan rencana kenaikan gaji, pesawat pribadi, toyota Crown Royal 
Saloon, renovasi pagar Istani, renovasi rumah anggota dewan itu semua sesuai 
dengan aturan tapi rasanya jauh dari rasa keadilan.

wassalam,
harman

http://news.okezone.com/index.php/read/2010/02/03/339/300428/bachtiar-chamsyah-minta-ditembak-sby-diam-saja

Polhukam

Bachtiar Chamsyah Minta Ditembak, SBY Diam Saja
Rabu, 3 Februari 2010 - 14:23 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Ajat M Fajar - Okezone


JAKARTA - Kasus yang menjerat mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah 
disinyalir sarat kepentingan politik. Padahal, Ketua MPP Partai Persatuan 
Pembangunan (PPP) itu sudah meminta agar kasusnya diselesaikan selagi dia masih 
menjabat sebagai menteri.

"Dua hari lalu, mantan Menpora Adhyaksa Dault cerita. Katanya dalam rapat 
kabinet, Bachtiar sempat memunculkan kasus ini. Dia minta kasus ini 
diselesaikan, mumpung jadi menteri. Kalau perlu ditembak, ya ditembak. Saat itu 
SBY diam saja," kata Ketua Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) Lukman Hakim 
di DPP Parmusi, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2010).

Menurut Lukman, kasus yang menyeret Bachtiar berbeda dengan kasus korupsi 
pengadaan mobil pemadam kebakaran di Departemen Dalam Negeri.

"Mantan menterinya kan tidak kena," tegasnya.

Bachtiar terseret kasus impor sapi dan pengadaan mesin jahit di Depsos. Dalam 
pengadaan mesin jahit program pengentasan fakir miskin dan sapi impor, negara 
diduga mengalami kerugian, untuk mesin jahit sebesar Rp2,4 miliar dan untuk 
sapi impor Rp3,6 miliar.

Bachtiar dikenai Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3, dan atau Pasal 11 
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2005 juga menyimpulkan adanya 
beberapa dugaan penyimpangan, termasuk pada proyek pengadaan sapi dan mesin 
jahit.

Untuk proyek impor sapi dilakukan melalui penunjukan rekanan secara langsung 
oleh Direktorat Jenderal Bantuan Jaminan Sosial, Departemen Sosial, melalui 
surat usulan nomor 48 D/BP-BSFM/IX/2004.

Alhasil, Departemen Sosial menggandeng sebuah perusahaan sebagai rekanan. Salah 
satu petinggi perusahaan itu diduga memiliki hubungan darah dengan tokoh 
nasional terkemuka. Perusahaan itu bertugas mengimpor 2.800 ekor sapi Steer 
Brahman Cross dari Australia.

Ketika proyek berjalan, perusahaan itu diduga menjual sejumlah ekor sapi. Pada 
akhirnya, perusahaan itu tidak mampu menyetor sekira 900 ekor sapi. Namun, 
kekurangan itu disembunyikan dan seolah-olah proyek berjalan sesuai 
rencana.(lam)






________________________________
From: Indra J Piliang <[email protected]>
To: RantauNet <[email protected]>
Sent: Thu, February 4, 2010 8:49:25 AM
Subject: Re: [...@ntau-net] HONOR MUSPIDA SAH...

Ambo setuju uda Sof. Sekali lagi, mrk yg dsorot kan pejabat publik, bukan krn 
mrk orang Manado, orang Papua, orang Cina atau orang Tasikmalaya.

Juga bukan krn mrk orang Demokrat, orang PPP, org Golkar, dllnya. 

Miris juga membaca hal ini dikait2kan dg Sumbar oleh para tokoh. 

IJP


      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke