Wah, kalau ini ceritanya bisa melebar kemana2. Salah2 bisa2 awak terlibat
"su uzon" (istilah ko agak populer beberapa hari ko di Palanta. Tapi bialah
ambo saketek, mudah2an bukan tamasuak su uzon pulo.


   1. Tentang kenapa SBY diam? Ya lebih baik ambo ndak menjawab, nan paliang
   teu dan berhak menjawabnya ya SBY
   2. Tentang "yang memiliki hubungan darah tokoh nasional yang menjadi
   petinggi perusahaan" (memiliki hubungan darah, jadi bukan tokoh nasionalnya
   sendiri) ini banyak di berita2 bulan Desember 2009 kemaren. Menurut ybs, dia
   sudah diperiksa KPK tahun 2007.
   3. Tentang Pemadam Kebakaran, mungkin bukannya "tidak kena", tapi "belum
   kena", karena kata KPK, kasus ini belum selesai. Lihat
   
http://www.inilah.com/news/politik/2010/01/06/263852/hari-sabarno-jadi-target-kpk/


Riri
BEkasi, l 47





2010/2/4 Harman <[email protected]>

> ada yang menarik dari kasus Bactiar Chamsah
>
> "Dua hari lalu, mantan Menpora Adhyaksa Dault cerita. Katanya dalam rapat
> kabinet, Bachtiar sempat memunculkan kasus ini. Dia minta kasus ini
> diselesaikan, mumpung jadi menteri. Kalau perlu ditembak, ya ditembak. Saat
> itu SBY diam saja,"
>
> kira2 kenapa saat itu SBY diam ya ? dan siapa sih tokoh nasional yg menjadi
> petinggi perusahaan
> tersebut?
>
> setuju saya dengan uda IJP, masalah GF dan BCh bukan masalah urang awak
> atau bukan, tapi masalah posisi mereka yang menjabat sebagai pejabat publik
> yg gaji mereka itu asalnya dari uang rakyat juga.
> Mengenai aturan rencana kenaikan gaji, pesawat pribadi, toyota Crown Royal
> Saloon, renovasi pagar Istani, renovasi rumah anggota dewan itu semua sesuai
> dengan aturan tapi rasanya jauh dari rasa keadilan.
>
> wassalam,
> harman
>
>
> http://news.okezone.com/index.php/read/2010/02/03/339/300428/bachtiar-chamsyah-minta-ditembak-sby-diam-saja
>
> Polhukam
>
> Bachtiar Chamsyah Minta Ditembak, SBY Diam Saja
> Rabu, 3 Februari 2010 - 14:23 wib
> text TEXT SIZE :
> Share
> Ajat M Fajar - Okezone
>
>
> JAKARTA - Kasus yang menjerat mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah
> disinyalir sarat kepentingan politik. Padahal, Ketua MPP Partai Persatuan
> Pembangunan (PPP) itu sudah meminta agar kasusnya diselesaikan selagi dia
> masih menjabat sebagai menteri.
>
> "Dua hari lalu, mantan Menpora Adhyaksa Dault cerita. Katanya dalam rapat
> kabinet, Bachtiar sempat memunculkan kasus ini. Dia minta kasus ini
> diselesaikan, mumpung jadi menteri. Kalau perlu ditembak, ya ditembak. Saat
> itu SBY diam saja," kata Ketua Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi)
> Lukman Hakim di DPP Parmusi, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2010).
>
> Menurut Lukman, kasus yang menyeret Bachtiar berbeda dengan kasus korupsi
> pengadaan mobil pemadam kebakaran di Departemen Dalam Negeri.
>
> "Mantan menterinya kan tidak kena," tegasnya.
>
> Bachtiar terseret kasus impor sapi dan pengadaan mesin jahit di Depsos.
> Dalam pengadaan mesin jahit program pengentasan fakir miskin dan sapi impor,
> negara diduga mengalami kerugian, untuk mesin jahit sebesar Rp2,4 miliar dan
> untuk sapi impor Rp3,6 miliar.
>
> Bachtiar dikenai Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3, dan atau Pasal 11
> Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana
> Korupsi.
>
> Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2005 juga menyimpulkan adanya
> beberapa dugaan penyimpangan, termasuk pada proyek pengadaan sapi dan mesin
> jahit.
>
> Untuk proyek impor sapi dilakukan melalui penunjukan rekanan secara
> langsung oleh Direktorat Jenderal Bantuan Jaminan Sosial, Departemen Sosial,
> melalui surat usulan nomor 48 D/BP-BSFM/IX/2004.
>
> Alhasil, Departemen Sosial menggandeng sebuah perusahaan sebagai rekanan.
> Salah satu petinggi perusahaan itu diduga memiliki hubungan darah dengan
> tokoh nasional terkemuka. Perusahaan itu bertugas mengimpor 2.800 ekor sapi
> Steer Brahman Cross dari Australia.
>
> Ketika proyek berjalan, perusahaan itu diduga menjual sejumlah ekor sapi.
> Pada akhirnya, perusahaan itu tidak mampu menyetor sekira 900 ekor sapi.
> Namun, kekurangan itu disembunyikan dan seolah-olah proyek berjalan sesuai
> rencana.(lam)
>
>
>
> ------------------------------
>

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke