Ananda Ahmad Ridha,
Betul sekali ananda,
Allah Maha Adil...,
Memang warisan baru boleh dibagikan setelah seorang meninggal dunia ....
Kalau akan dibagi habis juga semasa hidup, hendaknya masih berbentu wasiat,
yang baru pelaksanaannya setelah yang bersangkutan meninggal dunia...

Mohon ingatkan Buya, ananda ...
Rasanya kalau akan di hibahkan (dalam bentuk pemberian) semasa hidup,
hendaknya jangan lebih dari sepertiga .. Kan begitu ananda ...

Bila kita perpegangi "syarak mangato" atau ketentuan syariat Islam, tentulah
tidak akan ada yang dirugikan, termasuk ketentuan larangan menjual harta
warisan yang belum jelas menjadi milik kita ..

Terimakasih ananda ..
Wassalam
Buya HMA

Pada 13 Maret 2010 15:35, Ahmad Ridha <[email protected]> menulis:

> 2010/3/13  <[email protected]>:
> > Bagaimana kalau ini harta gono-gini ??
> > Kalau memang harus dibagi. Berarti hak suami harus dikeluarka
> > Pada contoh kasus saya ini diasumsikan kedua suami-istri sudah meninggal
> > Sehingga tidak disiapkan hak untuk suami atau istri, kalau mereka
> meninggalnya tidak bersamaan
> > Bagaimana sebaiknya pelaksanaan pembagian warisan yang biasa dilakukan
> sewaktu mau naik haji ?
> >
>
> Sebagaimana disinggung Bu Iffah, suatu harta baru menjadi warisan
> ketika pemiliknya telah meninggal dunia.  Dengan demikian, tidak dapat
> dilakukan sebelum hal itu terjadi, Pak.
>
> Sedangkan tentang harta gono-gini, saya sendiri belum paham benar
> konsep harta gono-gini tersebut.
>
> --
> Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)
>
> --
> .
> Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
> lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. Email besar dari 200KB;
>  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
>



-- 
Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min
sakhati-ka wa an-naar
Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa
laa taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka
ghafuurun rahiim.

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke