Pak BTS, terimakasih atas penjelasannya...
air sebagai barang sosial dan kebutuhan dasar tentu saja pricing nya beda dengan barang yg pure-economy... tidak smua PDAM disubsidi... tapi pricing utk air bagi konsumen tidak melulu berpatokan pada supply-demand... lagipula, subsidi belum tentu suatu yg buruk... ok... -K- Harya Setyaka Duren Tiga Selatan 89 Jakarta INDONESIA ----- Original Message ---- From: Bambang Tata Samiadji <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, April 30, 2007 9:34:41 PM Subject: Re: [referensi] Re: Perumahan The Urban Poor (4) Belok Ke Strategi ....... Ysh Bung Koko Tentang PDAM. Sebelum dibentuk PDAM, Pemerintah Pusat membangun seluruh instalasi Water Treatment Plan/WTP (dan jaringannya) . Setelah selesai, dibentuklan Badan Pengelola Air Minum (BPAM) yang pengelolanya adalah orang Pusat yang dipekerjakan di daerah. Tugas BPAM ini untuk mempersiapkan substansi calon perusahaan melalui pemasaran, pengolahan, distribusi, dan manajemen keuangannya. Bilamana sudah memperoleh kinerja yang sehat, dalam arti cash flow positif dan scope pelanggan cukup potensial pada masa mendatang, maka mulailah dibentuk PDAM dengan menyerahkan aset Pusat itu ke daerah dan memisahkan modal kerja dari APBD untuk kemudian membentuk PDAM. Jadi selama ini sebetulnya daerah tidak pernah membangun WTP. Semua dari Pusat. Nah, sesudah menjadi PDAM, maka PDAM ini terus berusaha memperoleh pendapatan (revenue) yang harus melebihi O&M sehingga memperoleh keuntungan. Sekitar 55% dari keuntungan bersih diserahkan kepada pemda sebagai PAD. Jadi sebetulnya PDAM itu perusahaan yang oke-oke saja. Tapi tahu sendiri khan, sebelum otonomi daerah itu, pemda hanya mengelola dana dari PAD saja yang jumlahnya hanya sekitar 30-50 milyar saja. Itu cukup hanya untuk maintenance beberapa prasarana, sementara gaji dan pembangunan semua berasal dari Pusat dalam bentuk SDO dan Inpres. Oleh karena begitu kecilnya dana yang dikelola pemda, maka sering pejabat-pejabat daerah, kalau ingin ke Jakarta, atau keperluan-keperluan khusus, yang diminta ya dari PDAM sehingga pendapatannya menjadi berkurang. Namun demikian secara keuangan belum negatif amat. Karenanya mereka layak mendapat pinjaman dari World Bank ataupun ADB. Setelah mendapat pinjaman inilah, PDAM mulai memasuki jurang kebangkrutan, utangnya PDAMseluruh Indonesia sekitar Rp 3,5 triliun dan sebagian besar tertunggak. Untuk menyelamatkan keuangan, maka pemda tidak lagi meminta jatah 55% keuntungan bersihnya sebagai PAD. Itulah mungkin yang disebut subsidi (tidak langsung) untuk air minum. Tapi apakah betul kalau kota kecil itu ada subsidi ke PDAM dibandingkan dengan kota besar? Sama sekali tidak ada hubungan. Banyak PDAM kota kecil yang sehat, misalnya PDAM Kota Madiun sehingga tidak perlu subsidi, tetapi juga ada yang sangat sakit, misalnya PDAM Blitar yang terpaksa tidak menyumbang PAD. Ada PDAM Kota Besar yang sehat atau tidak ada subsidi, seperti PDAM Medan (milik provinsi), tetapi juga ada yang sakit yang perlu subsidi, misalnya PDAM Semarang. Jadi soal subsidi PDAM bukan pada ukuran kota, tetap mismanagement utang, atau mungkin konsultan yang salah menghitung kelayakan ketika mendapatkan pinjaman masa itu (jamannya IUIDP). Apakah PDAM ada PSOnya? Ya setiap BUMN/BUMD harus ada PSO, antara lain berupa pemberian tarif murah untuk instalasi yang digunakan masyarakat miskin. Semoga jelas. Thanks. CU. BTS. ----- Original Message ----- F __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Komunitas Referensi http://groups.yahoo.com/group/referensi/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/referensi/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/referensi/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

