ANdri, kok mentang2 MRT Jakarta mau dibenahi, jadi GAM bertindak... jgn menyederhanakan begitu dong... Jakarta memang sudah harus punya MRT... meskipun ini rencana sudah kadaluwarsa. karena itulah sekarang kita memulainya lagi dari O.... (suck...!!)..
kalau mau "menggugat" kenapa Jawa lagi, itu loh, pembangunan TransJawa (jalan tol). Kalau ini selesai, siapakah yang paling berbahagia,... ya para pemudik itu. Tapi ini juga terbatas, mereka yang pakai mobil atau bis. Yang pakai kereta apalagi motor, sami mawon... wong jalannya masih itu-itu juga. Apalagi kereta, jangankan penambahan, perbaikan kualitas saja tak pernah terlihat. Milisters, jika ada yg lebih paham, boleh sharing, latar belakang & rencana pembangunan transJawa? Thx u. Nita ________________________________ From: Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, October 23, 2008 11:21:20 Subject: Re: [referensi] Re: MRT Kenapa Harus Jepang ? Bapak-Bapak, Jakarta lagi nih yang dibenahi sampai MRT. ;-) Ini bisa jadi alasan yang bagus sekali bagi GAM dan Hasan Tiro. :-) Salam, Andri On 10/23/08, Rachmad M <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: > Solusi sederhana, yang namanya MRT tidak harus berada di dalam tanah. > Di singapore yang ada didalam tanah cuma yang di kota, sedikit keluar > kota suda elevated MRT nya :-) > > Di Jakarta ada banyak jalur kereta yang nggak dipelihara bahkan > ditinggali gubuk liar. Dan mungkin juga bisa kita pikirkan kalau di > atas jalur busway kita gelar rel kemudian dipikirkan di > persimpangannya saja sudah jadi MRT :-) > > > Salam > > RM > > > > --- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, [EMAIL PROTECTED] .. wrote: >> >> Sebagai bahan perbandingan buat pemikiran kita, Saya 3 tahun lalu > pernah ikut seminar transportasi, dan pembicaranya pada waktu itu > sangat kompeten di bidangnya (jabatannya Eselon I ). Beliau > menyampaikan bahwa kita tahun 1980 an pernah menyiapkan rencana > pembangunan kereta bawah tanah di Jakarta, dan sudah menyusun FS, dan > lain2 nya, rencananya dibiayai Loan sangat lunak dari Jepang. > Sebetulnya ini sinergi, kita tdk punya kemampuan teknologi > pembangunan terowongan dan duit, Jepang punya teknologi pembangunan > terowongan dan duit, kita memang terpaksa tergantung pengadaannya > oleh pihak Jepang dan harganya barangkali 2-3 kali lebih mahal, tapi > kan dikompensasi dengan pinjaman yang sangat lunak, dan yang penting > efektif. Pada saat terakhir, dengan kurang mempertimbangkan persiapan > dan efort yg telah dilakukan, secara tiba2 keputusan politik kita > menyatakan kegiatan dibatalkan dan pembangunan subway tsb akan > ditangani oleh bangsa Indonesia sendiri, keputusan >> yg mencengangkan pihak Jepang. Selanjutnya anda ketahui, Subway > tdk pernah terbangun, dan sekarang kalaupun ingin dibangun harganya > sdh tdk terjangkau masyarakat dan tidak cost recovery lagi. > Seharusnya beberapa tahun ini kita sudah menikmati punya subway, bila > kita pada waktu itu bisa mengukur diri kita sendiri. Bukan bermaksud > mengatakan bangsa kita tidak punya kemampuan, tapi kita ukurlah > kemampuan kita dan kita optimalisasikan mana yang terbaik bagi bangsa > kita. Semangat nasionalis yang tinggi tanpa dibarengi dengan > pertimbangan yang matang tentang apa yang terbaik bagi bangsa > Indonesia, hasil akhirnya kita akan gigit jari. Ini bukan kontra thd > penulis terdahulu, ini sekedar sisi lain yang mungkin perlu juga > dipikirkan. >> >> --- On Thu, 10/23/08, Rachmad M <[EMAIL PROTECTED] .> wrote: >> From: Rachmad M <[EMAIL PROTECTED] .> >> Subject: [referensi] MRT Kenapa Harus Jepang ? >> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com >> Date: Thursday, October 23, 2008, 8:04 AM >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> Kita ini seperti bangsa yang tidak mengenali negeri > kita sendiri. Hanya >> >> untuk mengoptimalkan kereta api atau angkutan masa kita harus > panggil >> >> dan bayar orang Jepang. Sebarapa bodohkah insinyur-insinyur kita ? >> >> >> >> Berkali saya tuliskan bahwa hentikan seluruh kereta luar kota sampai >> >> Bekasi. Rel dalam kota didedikasikan untuk angkutan dalam kota dan > itu >> >> saja panjangnya sudah 200 km lari. Cepat perbaiki setasiunnya yang >> >> modern jangan biarkan stasiun peninggalan Belanda seperti di > Palmerah >> >> tetap teronggok disana, geser ke tempat yang lebih strategis. >> >> Perbaharui semua gerbong-gerbongnya dan ber AC, Optimalkna kinerja > anak >> >> bangsa yang di KS, Yang di INKA, yang di PT. KAI yang di LEN, yang > di >> >> Semen Gresik untuk mempersiapkan segala keperluan ini. Ini semua >> >> hanyalah masalah tukar-menukar barang dan jasa secara internal. >> >> >> >> http://rachmad. kuyasipil. net/?p=282 >> >> >> >> Salam >> >> >> >> RM >> > > > New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

