Pak Abi,
Beberapa waktu lalu Bupati Merauke memberikan sepda gratis kepada anak-anak sekolah yang biasa jalan kaki beberapa kilometer, supaya tidaksering telat,katanya.. Sudah ratusan dibagikan,..atau bahkan ribuan. Bisa diliat sebagai upaya mengubah kebiasaan bertransportasi,... Alhasil, sebagian besar anak sekolah senang-senang saja,... Tapi ada juga yang baru beberapa hari menggunakan sepeda, kemudian kembali berjalan kaki ... Dengan alasan sepeda sudah rusak,. padahal baru beberapa hari dipakai. Best Regards, Benedictus Dwiagus S. http://bdwiagus.blogspot.com http://bdwiagus.multiply.com "The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to watch somebody else doing it wrong, without comment." - T. H. White :::... Indo-MONEV ...::: Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to the work on monitoring and evaluation and other related development issues including development aid works, particularly in Indonesia. Join in by sending an email to: [email protected] Find also Indo-MONEV in facebook: <http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts> http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of abimanyu takdir alamsyah Sent: 17 February 2009 07:00 To: [email protected] Subject: Re: [referensi] RE: [plbpm] Re: UU27/2007 Jalan Keluar or Jalan Buntu? Pak Is, Saya setuju anda. Papua sangat luas, lebih luas beberapa kali dari Jawa, dengan penduduk lebih sedikit dan lebih tersebar dengan banyak ragam budaya lokal. Tentu kondisi kultural yang berbeda menuntut pendekatan yang tidak stereotype seperti di kota-kota Jawa. Apakah konsep sepeda suatu yang wajar atau justru konsep baru bagi mereka yang lebih banyak jalan. Mungkin kota dengan konsep sepeda (16 km / jam) akan mencakup kawasan seluas Kebayoran Baru (awal). Sedangkan konsep kota berbasis jalan kaki seperempatnya. Alat transport sepeda harus import dari luar Papua (istilah import lebih jelas, walau tidak selalu dari luar negara). Begitu import sepeda lalu import sepeda motor yag bisa menguasai jalan sepeda dan jalan orang, artinya import BBM. Peningkatan konsumsi sudah jelas, bagaimana dengan peningkatan produksi dan pasarnya yang mampu memberi penghasilan lebih besar daripada peningkatan kebutuhan barang import yang di introduksi tersebut ? dsb, dst. Salam, Abimanyu

