Fokus saja pake MA, niscaya hasilnya juga memuaskan. Percaya deh. :D

 
 
Dana 
Sekolah Saham Online


________________________________
 From: Sahamrb <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Cc: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Tuesday, October 30, 2012 8:15 PM
Subject: Re: [saham] Jangan Pakai PBV Untuk Valuasi Tambang
 

  
Sekarang saya jadi mumet...

Selama ini Saya hanya trading Pakai MA10, MA20 dan MA50. Kalau goldencross saya 
pasang order beli 1 tick diatas harga Tertinggi penutupan hari sebelumnya. Lalu 
SL 1 tick diharga terendah penutupan atau max -4%.

Kalau deathcross, ya langsung jual 1 tick diharga terendah.

Mungkin ilmu saya belum sampai untuk analisa PBV yg jelimet ini. Beda-beda pula 
persektor.. :(

Salam,
Rb

Sent from my iPad

On 30 Okt 2012, at 20:00, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 
wrote:


  
>Emiten property itu ada banyak jenisnya. Ada yang fokus di property
>untuk wilayah industri, ada yang fokus di property untuk perumahan,
>ada yang fokus di property untuk apartemen maupun perkantoran. Masing2
>memiliki karateristik yang berbeda.
>
>Yang perlu dicatat, harga tanah (land bank) yang dicatat di neraca itu
>adalah harga historicalnya. Harga masa lalu. Kita tahu bahwa
>belakangan ini harga tanah naik tajam untuk wilayah tertentu. Jadi,
>perlu dilihat harga perolehan tanah atau yang dicatat di neraca itu
>berdasarkan harga tahun berapa. Dan waktu itu apakah dicatatnya dengan
>harga pasar/wajar ataukah dengan harga mark up. Perlu diketahui, ada
>saya dengar (dari orang2 yg memang bidangnya property), bahwa suka ada
>yang nakal soal transaksi pembelian lahan ini. Ditampungi dulu lahan
>yg akan dibeli oleh emiten dengan memakai perusahaan/orang tertentu,
>lalu setelah itu baru dijual ke perusahaan dengan harga yang sudah di
>mark up.
>
>Jadi, saya lebih menyarankan untuk menghitung valuasi perusahaan yg
>bergerak di bidang property, pelajari dulu emitennya fokus di yang
>mana, lalu pencatatan di neraca seperti apa, prospek lahan yg masih
>tersisa seperti apa dan kira2 berapa nilainya, dst...dst...dst.
>
>Repot? Ya iyalah repot, namanya juga analisa fundamental, harus siap
>repot kalau mau dapat valuasi yang lebih mencerminkan. Hasilnya pun
>sepadan kalau setelah dihitung, ternyata harga sahamnya di pasar jauh
>lebih murah dibanding dengan potensi yg dimiliki dalam 2-3 tahun
>mendatang (misalkan). Kalau ngga ketemu juga, ya anggap saja apes.
>Kalau ngga mau repot, ya pakai grafik sajalah, jadi ujung2nya trading
>lagi...trading lagi. :)
>
>Kalau mau investasi yang ngga repot hitung2annya, ya di banking.
>Karena di banking khususnya yang sudah puluhan tahun berdiri, jauh
>lebih gampang ngitungnya. :)
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>
>2012/10/30 Al Hambra <[email protected]>:
>> kalau untuk perusahaan property gimana bang ian? apa cukup relevan dgn PBV ?
>>
>> On 10/30/12, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote:
>>> Saran saya, kalau mau melihat suatu perusahaan/saham tambang (termasuk
>>> batubara) itu mahal atau tidaknya, jangan melihat angka PBV nya,
>>> karena angka ini bisa menyesatkan. Lebih baik lihat cadangan terukur
>>> dari potensi lahan tambangnya yang ada.
>>>
>>> Saya ambil contoh ekstrimnya bagaimana angka tersebut bisa
>>> menyesatkan. Kalau saya memperoleh lahan tambang katakan seluas 1000
>>> dengan perkiraan cadangan 100, lalu saya catat harga perolehannya di
>>> tahun xxxx senilai Rp100 (saya pakai nilai wajar karena jujur), akan
>>> berbeda bila saya mencatatatnya dengan nilai Rp1000 (saya markup
>>> habis2an).
>>> Yang saya catat dengan nilai Rp100, maka PBV perusahaan saya akan
>>> terlihat tinggi.
>>> Yang saya catat dengan nilai Rp1000, maka PBV perusahaan saya akan
>>> terlihat rendah.
>>>
>>> Jadi, berhati2lah bila mau pakai angka PBV untuk perusahaan tambang,
>>> karena bisa menyesatkan dan tidak apple to apple untuk membandingkan
>>> dengan perusahaan sejenis pun (katakan saja di sektor batubara).
>>>
>>> Kalau untuk perbankan, baru bolehlah dlihat PBV nya, karena aset utama
>>> perbankan itu sifatnya lebih standar antara angka pencatatan dan
>>> nilainya cenderung sama karena bentuknya uang, :)
>>>
>>> Sekedar masukan saja dan semoga bermanfaat.
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL 
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK 
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>
 

Kirim email ke