Melihat dengan kacamata orang lain Manusia sering sekali berselisih paham. Rasanya kita sudah berusaha memberikan pengertian sejelas mungkin, tapi tetap ada saja orang yang tidak bisa mengerti. Padahal, apa yang diributkan itu bisa jadi Cuma hal sepele. Bukan masalah-masalah prinsip yang besar. Belum lagi pada dasarnya semuanya punya tujuan yang sama, mencari jalan yang terbaik. Berdiskusi mencari jalan keluar, tanpa maksud berselisih, mungkin memang tidak ada salahnya. Kudu malah, bermusyawarah untuk mencapai kemufakatan bersama. Makanya, di kantor-kantor (baik negeri, swasta, kelurahan, kecamatan dll) bahkan di rumah kita sendiri, sering diadakan rapat, meeting, musyawarah, yang tujuannya untuk mendiskusikan sesuatu agar memberikan hasil atau keputusan terbaik. Di dalam agama sendiri, kata ustadz saya, Allah memberikan berkah pada tiap-tiap keputusan yang diambil secara musyawarah (syuro). Musyawarah tidak mesti sekampung, atau satu ruangan penuh, tapi bisa juga hanya tiga bahkan dua orang, tergantung masalahnya (dan selama itu memenuhi quorum *halah*). Sebenarnya, apa sih yang terjadi saat kita saling bermusyawarah? Pada saat musyawarah, mungkin ada orang yang memang tidak tahu sama sekali keputusan apa yang mesti diambil. Ada juga yang datang bermusyawarah lengkap dengan segenap alternatif pemecahan masalah. Ada yang bermodalkan pikiran dan siap beradu argumen, ada juga yang berusaha mencari jalan tengah meski dia tahu mana yang terbaik menurutnya sendiri. Macam-macam, tapi hasil yang diputuskan tetap satu (mufakat) dan secara moral harus dipatuhi bersama, walau bisa jadi hasil musyawarah itu nantinya tidak selalu bisa memuaskan banyak pihak. Saya belajar dan baru mengerti, perlunya kita bermusyawarah, berdiskusi dan bertukar pikiran, karena kita tidak selalu melihat hal-hal yang sama, seperti yang dilihat oleh orang lain. Ada orang yang bisa melihat masalah dengan jernih, ada yang dipengaruhi emosi, ada yang merupakan hasil pemikiran dan perenungan yang panjang, ada yang memikirkan sesaat saja. Ada orang yang bisa melihat jauh kedepan, ada yang Cuma berbekal pengalamannya saja. Ada yang begitu jeli dan teliti, ada yang hanya sepintas lalu saja. Wuaah, luar biasa ya andai kita bisa bermusyawarah dengan kesadaran seperti ini. Hasilnya tentu akan jauuuuh lebih baik, dan kita justru akan berterima kasih dengan orang-orang yang turut bermusyawarah karena mereka banyak membantu memilihkan jalan yang terbaik, bukan malah sebaliknya. So guys, buat yang sering meeting, rapat, dll jangan pernah bete ya, kudu semangat malah! Hehehehe (mengingatkan diri sendiri ;p) Have a nice day!
--------------------------------- It's here! Your new message! Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.
