Assalaamu 'alaikum wr. wb.
|Saya semakin tertarik, bahwa jika pada orang yang telah bertemu diri
|maka dikatakan Al-Quran menjadi demikian mengatur teknis, detail dan
|jelas. Padahal tadinya saya beranggapan bahwa Hadist-lah yang berfungsi
|untuk mengatur "teknis detail dan jelas" tersebut dari Al-Quran.
|Seperti perintah kewajiban melaksanakan sholat memang ada dalam Al-Quran
|tetapi "teknis detail dan jelas" nya ada di dalam hadist. Demikian juga
|dalam banyak hal lainnya.
|Barangkali bisa dijelaskan, bagaimana kedudukan Hadist bagi orang yang
|sudah bertemu diri tsb?
Mas Ali...
Jangankan bagi orang bertemu diri, hal-hal teknis, seperti tata cara shalat
yang benar dan sesuai untuk diri seseorang akan Allah ajarkan langsung,
ketika Jiwa Muthmainnah kita mulai sehat.
Si Jiwa Muthmainnah lah yang akan menuntun kita shalat, sesuai dengan
diri kita.
Karena itulah shalat seorang (yang diajarkan oleh Jiwanya) kemungkinan
akan berbeda dengan shalat untuk orang lain.
Dengan demikian, wajar saja apabila banyak keterangan hadits yang
menerangkan shalat Rasulullah SAW begini dan begini (terjadi perbedaan)
tidak satu bentuk gerakan. Ini sesungguhnya (kalau dimengerti tidak
perlu dipertentangkan).
Istri saya adalah seorang pejalan tasawuf, yang masih jauh dari bertemu
diri.
Namun jiwanya sudah mulai hidup dan sehat.
Apabila ia shalat, salah arah kiblat (pun) dibetulkan oleh Sang Jiwa.
Kadangkala ketika Tahiyat Akhir, telunjuknya dituntun sang jiwa
untuk berputar kadang tidak. Artinya, kalaupun ada keterangan hadits
yang menerangkan bahwa ketika Tahiyat, telunjuk diputar, sesungguhnya
ini bukan hanya ragawi.
Untuk itulah Rasulullah SAW berkata, yang selamat adalah yang berpegang
teguh kepada Al Qur'an dan Sunnahku (Lihat : Bukan Haditsku).
Apalagi untuk orang yang telah bertemu diri, yang jiwa muthmainnahnya
sudah demikian sehat tidak dirongrong lagi oleh hawa nafsu dan syahwatnya.
Hadits kedudukannya bagi orang yang bertemu diri, sebagai alat untuk
menjelaskan permasalahan kepada mereka (yang awam) tentang Islam.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaa, e-mail (kosong) : [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)