Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Yani Qoyimah wrote:
------------------------------------------------------------------------
-------------------------
Berikut kutipan tulisan Mursyid kami :
"Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut
(menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah
(kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan)
Kalimat-kalimat Allah. Sesungguhya Allah Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana." (Q.S Lukman:27)
Isi Al Qur'an itu, habispun kayu dirimba sebagai pena dan
habispun delapan buah lautan sebagai dawat untuk menuliskannya,
Al Qur'an belum habis-habisnya! (Kurnianya sebanyak bintang di
langit dan sebanyak pasir di lautan)
------------------------------------------------------------------------
------------------------
Pemahaman saya tentang Al Quran adalah kitab suci yang 114 surat itu.
Arti kata "Al Quran" itu sendiri adalah "Recitation" atau "Bacaan (yang
Mulia) yang dibaca dengan nada". Dan untuk menuliskannya, hanya
menghabiskan tinta di percetakan saja. ;-)
Sementara QS. Luqman:27 berbicara tentang Kalimatullah. Al Quran
hanyalah salah satu dari Kalimatullah. Sementara Kalimatullah yang lain
tersebar di seluruh alam semesta ini.
Terus terang saya agak sedikit bingung nih. Apalagi setelah pak Abdullah
Isa mengatakan Al Quran sudah detail dan jelas.
Yang semakin membuat saya bingung, ucapan Pak Abdullah Isa memang
memiliki dasar, yaitu saya temukan di QS. 2:185. Di sana dikatakan bahwa
Al Quran adalah PETUNJUK dan sekaligus PENJELASAN ATAS PETUNJUK
TERSEBUT. Berarti kan cukup detail dan jelas ya...???!
Perbincangan ini semakin menarik aja....
Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Rizki Herucakra
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaa, e-mail (kosong) : [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)