Ali Abidin wrote:

>2. Lebih detail lagi terutama pada tangga ke-2 (yaitu bertaubat dengan
>sungguh-sungguh), karena rasanya kita semua di milis ini pasti sudah ada
>pada tahap 1.:-) 
>Barangkali dengan penjelasan ini semakin melengkapi peta perjalanan sebagai
>bekal buat kita-kita.


1. TAUBAT HUKUMNYA WAJIB
Taubat itu hukumnya wajib. Maka apabila tidak melakukannya akan berdosa.

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang
semurni-murninya, (QS. 66:8)


2. TAUBAT BERSELARASAN DENGAN MOHON AMPUN

Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun
kepada-Nya Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 5:74)

Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya.
(QS. 11:3)

Dan mohonlah ampun kepada Rabbmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya.
Sesengguhnya Rabbku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih. (QS. 11:90)


3. TAUBAT HARUS DIIKUTI DENGAN PERBAIKAN

Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan
(kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya... (QS. 2:160)

Maka barangsiapa bertaubat sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki
diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. (QS. 5:39)


4. TAUBAT HARUS DIIKUTI DENGAN BERPEGANG TEGUH KEPADA (TALI AGAMA) ALLAH

Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang
teguh pada Allah dan tulus ikhlas agama mereka karena Allah. Maka mereka
itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan
kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. (QS. 4:146)

+ Berpegang teguh Agama Allah adalah "Berserah Diri kepada Allah".

Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang
yang berbuat ihsan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali
yang kokoh.Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan. (QS. 31:22)

+ Berserah diri pada Allah (menyelaraskan diri kita dengan karsa Allah)
adalah langkah pensucian diri.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai
orang-orang yang mensucikan diri. (QS. 2:222)

+ Seorang yang berdasarkan "Keberserahan Diri kepada Allah" maka seluruh
amalnya, menjadi amal shalih. Dan inilah taubat yang sebenar-benarnya
(taubatan nasuha).

Dan orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia
bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya. (QS. 25:71)

+++++++
Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau
ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha
Bijaksana. (QS. 2:32)


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke