On Sat, Oct 22, 2005 at 02:06:27PM +0300, Mohammad DAMT wrote: > refreshing sedikit (atau memanas2i?) dgn mendengarkan siaran berikut: > http://minaara.degromiest.nl/archives/2004/10/pidato_bung_karno_memperingati_maulid_nabi
terus terang beliau bukan idola saya :-) tapi, di hati kecil saya dari dulu selalu berpikir, kita jadi diobok-obok gini pada dasarnya karena (waktu itu) beliau terlalu 'keras' ... jadi, saya tidak begitu heran kalau lantas beliau 'dihabisi'. tapi 'ide' itu benar. bbrp kali dicoba diperjuangkan oleh orang-orang spt kwik, walaupun kadang-kadang dengan argumen yang agak ngaco, misalnya, bilang kalau bbm kita lebih mahal dari di AS hi..hi.. tapi, apa lantas gara-gara gitu ide itu menjadi salah bin absurd? coba deh kita tanya ke diri kita masing-masing. kalau bukan 'kita' yang ngurus, maunya siapa sih yang disuruh ngurus? atau kita sebaiknya urus diri kita masing-masing saja? seperti yang sudah menjadi trend dikalangan kaum muda kita? Salam, P.Y. Adi Prasaja
