Nice :
ORang2 KResten dan Cina awalnya memiliki lebih banyak kesempatan dalam
berkarir mengingat pengalaman dan pendidikan mereka yang lebih maju.
Coba aja liat susunan pemerintahan dan bahkan tokoh2 kita di mulai
awal2 kemerdekaan yang banyak orang krestennya.
 
Bening :
He......he...... Nice mengkhayal........
Pemimpin Pra kemerdekaan banyak ditelorkan oleh tokoh-tokoh pergerakan syarekat 
dagang Islam yang terdiri dari kelas menengah ( pedagang/pengusaha pribumi).
 
Syarekat Islam pecah karena munculnya Tokoh dari Komunis ( bukan kristen, 
karena Kristen tidak memiliki tokoh ).
 
Tokoh-tokoh Nasionalis seperti Cokroaminto, Agus Salim, Saman Hudi, Hatta, KH 
Mas Maskur, KH Hasyim Ashari, KH Wahid Hasyim, KH, Ahmad Dahlan, Mr. Moh Roem, 
Soekarno, dll tidak ada yang beragama Kristen. 
 
Kalau ada Tokoh Kristen, masak Muncul panca Sila versi Piagam Jakarta yang 
gagal diterapkan karena TOLERANSI MUSLIM atas isu kurang setuju dari kelompok 
minoritas ( siapa yang tidak setuju juga tidak tahu, ini menunjukkan minimnya 
Tokoh Kristen ), Ketidak setujuan dititipkan kepada Pejabat Jepang.
 
Munculnya Tokoh Kristen baru di Era 70 dengan munculnya  SUMARLIN, ANDRIANUS 
MOY, dkk yang konsep ekonominya ternyata membangkrutkan Indonesia.
 
Salam,


--- On Wed, 9/10/08, ttbnice <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: ttbnice <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [zamanku] Re: HP ESIA SUDAH BERAGAM ISLAM
To: zamanku@yahoogroups.com
Date: Wednesday, September 10, 2008, 6:00 AM






Nah gitu dong, kalo ga ngerti minta penjelasan. Gini brur, tanda kutip
saya berikan karena yg merasa tertindas ya muslim itu sendiri.
MEskipun pada kenyataannya ga tertindas. 

ORang2 KResten dan Cina awalnya memiliki lebih banyak kesempatan dalam
berkarir mengingat pengalaman dan pendidikan mereka yang lebih maju.
Coba aja liat susunan pemerintahan dan bahkan tokoh2 kita di mulai
awal2 kemerdekaan yang banyak orang krestennya.

Apalagi kalo hari Natal dimana lampu2 natal bersinar megah di tambah
perayaan yang heboh dan lagu2 yang sangat enak didengar.

Kondisi seperti ini membuat banyak muslim tertekan dan merasa
terpinggirkan. Ada yang memanifestasikannya dengan menyebarkan fitnah,
seperti penyebaran agama kresten yg dengan kekerasan oleh belanda,
adanya krestenisasi. Ada juga manifestasi berupa kebencian yang
dipendam, meski ada juga yang ikut bersuka dan bergabung dengan
kelompok kresten.

Sekarang ini adalah generasi ketiga setelah kemerdekaan. Generasi ini
banyak muslim yang sudah lebih maju baik dari segi ekonomi maupun
pendidikan. MEskipun generasi ketiga, tapi akar kebencian milik
generasi satu masih mereka miliki karena kebencian itu banyak yg
diturunkan.

Akibatnya terjadilah eforia kebangkitan muslim. Coba lihat, sekarang
ini banyak muslim yg terdidik cenderung menamakan anaknya yg berbau
Islami. Tapi ada sisi negatif juga. Mereka cenderung mulai exclusive. 

Dan untuk mendukung keeksklusifan ini, mEreka mulai ikut campur soal
UU negara maupun UU Pemda, bikin perumahan, sekolah, tempat olahraga,
dll, yg hanya boleh orang Islam. MEreka mulai membuat sekat2 pergaulan
dengan khususnya orang2 KResten.

Di kalangan pebisnis, momen ini ditangkap dengan motivasi pure bisnis.
Seperti pembuatan bank syariah, asuransi syariah, HP Islam dll. 

JAdi yg sebetulnya perlu dibenahi adalah soal sekulerisme negri ini,
bukan soal bisnis HP Esia Hidayah.

--- In [EMAIL PROTECTED] .com, Agung Setiawan <agung_s2005@ ...> wrote:
>
> Ya jelasin dong ! Jangan setengah2! Jangan bisa nulis tapi nggak
bisa jelasin secara jelas!
> sekali lagi, anda belum memberikan jawaban pertanyaan saya tentang
muslim tertindas dan disingkirkan !
> 
> ttbnice <serikat_indonesia@ ...> wrote:
> Ngga ngerti tanda kutip?
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED] .com, Agung Setiawan <agung_s2005@ > wrote:
> >
> > muslim yang tertindas? muslim yg tertindas atau terpinggirkan itu
> seperti apa sih emangnya? sejak kapan di Indonesia ada muslim
> tertindas? sejak Presiden pertama sampai sekarang MUSLIM,para mentri
> hampir semua MUSLIM (belum jabatan2 pemerintahan lain),Masjid lebih
> banyak ketimbang Gereja,Klenteng atau Pura! bahkan DEPARTEMEN AGAMA
> dari tahun ke tahun dan jaman ke jaman selalu lebih berdasarkan asas
> MUSLIM, jd tertindasnya di segi apa???
> > ada slogan "Agamaku Adalah Agamaku,Agamamu Adalah Agamamu"Tp kalau
> dalam Prakteknya "AGAMAKU ADALAH HUKUM MUTLAK"sebentar2 ada Hukum baru
> dan selalu MUI yg mengsahkan atau meluncurkan asas ! masih bilang
> TERTINDAS? TERSINGKIRKAN?
> > dan bukan nyolot tapi saya rasa boleh2 aja orang punya pendapat
> dan pandangan,atau mungkin ini yg namanya asas penentangan DEMOKRASI
> kebebasan berpendapat?
> > nggak kaget deh! 
> > 
> > 
> > ttbnice <serikat_indonesia@ > wrote:
> > Kenapa seh nyolot gitu? Ini kan cuma trend... biarin
> aja.... ntar juga
> > reda sendiri. 
> > 
> > Generasi muslim sekarang ini lahir dari ortu yg merasa sbg "muslim
> > tertindas" dan mendapat pengajaran dari ulama yg "sakit hati".
> > Generasi ini banyak yg berhasil dan sukses. Mereka kemudian menjadikan
> > Islam yg dulunya "terpinggirkan" menjadi first class.
> > 
> > Di mulai dari penamaan anak, perbankan, perumahan dan banyak lagi.
> > Memang berlebihan, tapi ya namanya baru keluar dari "ketertindasan"
> > terjadi eforia, biasalah... ntar juga adem.
> > 
> > --- In [EMAIL PROTECTED] .com, Agung Setiawan <agung_s2005@ > wrote:
> > >
> > > kayaknya lama2 Indonesia lebih di dominasi oleh 1 agama ya? di
> > segala bidang,di segala bentuk ! makin lama makin terlalu over acting
> > juga sih,terlalu menyolok dan show bener ! sebentar2 masalah agama
> > nyangkutnya ke MUI ujung2nya lalu dimana bentuk kerja Departemen
> > Agama? kok kayaknya MUI lebih berperan daripada Departemen agama ya? 
> > > 
> > > methos z <methosz@> wrote: M :
> > > dan indonesia semakin terkotak2 dengan agama.
> > > DUH !
> > > 
> > > 2008/9/2 jam gadang <jam_gadang2003@ >:
> > > > Pada saat bulan puasa, semua produk berusaha menampilkan promosi
> > produk -
> > > > produk yang berkaitan dengan hal - hal yang berkaitan dengan
> Ramadhan.
> > > > Tidak ketinggalan juga HP Esia, tapi iklannya benar - benar
> kelewatan
> > > > sekali HP esia ini.
> > > >
> > > > Didepan Gedung Esia Kuningan Jakarta, terpampang Baliho besar
> > bahwa sekarang
> > > > ada HP MUSLIM, namanya HP HIDAYAH.
> > > > Dan iklan tersebut dapat rekomendasi dari Komisi Fatwa MUI. Sampai
> > hal ini
> > > > saja minta rekomendasi dari MUI. Berapa rupanya MUI itu dibayar
> > ama Bakrie
> > > > groups.
> > > > HP nya berwarna hijau dan ada nada dering yang berbau lagu - lagu
> > "islam".
> > > > makanya layak disebut HP Muslim.
> > > >
> > > > Saya cuma heran saja sejak kapan ada HP sudah mulai beragama?
> > Sampai HP saja
> > > > ada HP Muslim? Ini benar - benar ironis sekali. Padahal disisi
> > lain Bakrie
> > > > masih berlumuran darah dengan korban Lapindo.
> > > >
> > > > Saya sebagai seorang muslim, sangat kecewa dengan tindakan Esia
> > menjual isu
> > > > agama hal muslim dalam menjual produknya.
> > > >
> > > >
> > > > Wasalam
> > > >
> > > >
> > > > Toyo
> > >
> >
>

 














      

Kirim email ke