> djoko pranyoto <djoko_prany...@...> wrote:
> mohon diberikan contoh negara mana yang
> berdasarkan syariah islam yang besar dengan
> pesat didunia ini.
> ________________________________
> From: mas husnie <mas_hus...@...>
> Tatkala Rasulullah membawa cahaya Islam,
> maka yang paling takut adalah Abu Jahal.

Kapan pernah Islam bisa membawa cahaya ???  Lihatlah contohnya di
Gaza, listrik mati gara2 Islam melakukan terror2 terhadap Israel,
semua negara2 Islam butuh teknologi kafir agar bisa ada cahaya didalam
kegelapan.

Iran dulunya bernama Persia, dan Persia ini adalah kerajaan besar yang
maju ilmu pengetahuannya, orang2 Persia ini beragama Zoroaster yang
menyembah api, mengapa mereka menyembah api tentunya karena mereka
punya teknologi untuk membuat api.

Dizaman dulu Islam selalu kalah perang karena tak bisa bikin api. 
Barulah setelah menyerang dan membumi hangus Persia, orang2 Zoroaster
dibantai habis kecuali ahli2 yang bisa bikin api.

Islam kemudian berjaya karena mampu membuat api dengan merampok
teknologi umat agama Zoroaster di Persia.  Sejak saat inilah, Islam
membuat sejarah baru bisa menyerang Eropah dengan api.

Tapi akhirnya semua kerajaan2 Islam habis dibumi hangus oleh Jenghiz
Khan yang lebih ahli dalam membuat api.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


















 Timbullah rasa benci dalam dirinya, membuat jiwanya terasa rapuh, tak
lagi mau menerima kebenaran hingga malaikat maut menjemputnya. Ia
berusaha melancarkan fitnahan-fitnahan keji untuk meredam datangnya
kebenaran. 
> Begitulah yang dialami oleh abu jahal modern seperti hafsah sulam
atau ny mustikawati. Sepanjang hari ia tidak pernah tidur nyenyak,
jiwanya gelisah karena dipenuhi nafsu. Kalaupun cahaya kebenaran
menghampirinya, jiwa yang rapuh berusaha menolaknya, bahkan mencari
alasan pembenaran dengan apa yang ada di dalam pikirannya yang kotor.
Ketika merasa ia merasa terpojok, ia katakan saya seorang muslim.
Namun, dari perkataannya selama ia adalah abu jahil seperti yang
sering aku katakan dulu.
> Percayalah saudaraku, kebenaran yang kita sampaikan terhadap abu
jahil ini tidak akan pernah merasuk di dalam hatinya. Percumalah kita
menanggapinya dengan menerangkan dalil-dalil kebenaran yang membuang
energi dengan sia-sia. Biarkan pikiran kita untuk hal-hal yang lebih
positif untuk kejayaan Islam di muka bumi ini.
> 
> --- Pada Sab, 21/2/09, kamal mustakmal <kmustak...@yahoo. com> menulis:
> 
> Dari: kamal mustakmal <kmustak...@yahoo. com>
> Topik: Re: [zamanku] Cita2 Syariah Islam = Menghancurkan Kebangsaan !
> Kepada: zama...@yahoogroups .com
> Tanggal: Sabtu, 21 Februari, 2009, 7:43 AM
> 
> 
> Menjalankan Syariat Islam bagi umatnya tidak membutuh restu dari
negara Sekuler, juga tidak akan berkiblat ke Arab saudi yang merupakan
sekutu terbesar dan terkuat US di Timur Tengah.  
> 
> Umat Muslim diseluruh dunia saat ini sedang menunggu sistem ke
khalifahan berdiri kembali. Apapun dan bagaimanapun caranya, harus
diperjuangkan. Maka sayapun termasuk orang yang sedang menunggu datang
dan berdirinya sistem pemerintahan yang Islami.
> 
> 
> 
> Salam,
> 
> 
> 
> --- On Sat, 2/21/09, Hafsah Salim <muskitawati@ yahoo.com> wrote:
> 
> 
> From: Hafsah Salim <muskitawati@ yahoo.com>
> Subject: [zamanku] Cita2 Syariah Islam = Menghancurkan Kebangsaan !
> To: zama...@yahoogroups .com
> Date: Saturday, February 21, 2009, 5:16 PM
> 
> 
> Cita2 Syariah Islam = Menghancurkan Kebangsaan !
> 
> Utusan Obama, Hillary Clinton menegaskan bahwa yang didukung Amerika
> itu bukanlah Indonesia sebagai negara Pancasila, melainkan Indonesia
> sebagai negara Islam terbesar didunia yang berkiblat kepada Arab
> Saudia sebagai Caliph.
> 
> > "BDG KUSUMO" <bdgkusumo@ ..> wrote:
> > "Kebaikan" nya Orba Soeharto tampak pada
> > keamburadulan multidimensi yang masih akan
> > lama menerpa RI. Pemimpin kuat dengan tim
> > yang bersama jelas berkiblat pada rakyat
> > dan dukungan solid di DPR RI hanya mungkin
> > timbul pada organisasi (parpol) kebangsaan
> > dan kerakyatan yang berbekal Pancasila
> > 1 Juni 1945, yaitu PDI Perjuangan.
> 
> Kenyataannya rakyat yang mendukung Syariah Islam berkiblat menentang
> ide kebangsaan karena Islam tidak mengenal batas negara. Wajar kalo
> pemimpin mau dukungan kuat juga harus solid jelas kepada Syariah
> Islam. Semua partai2 Kebangsaan sudah diracuni Syariah Islam sehingga
> untuk mendapatkan dukungan rakyatnya partai2 kebangsaan ini harus
> melupakan kebangsaannya menggantikan dengan Syariah Allah.
> 
> Betul, mayoritas rakyat Indonesia menolak Syariah Islam, oleh karena
> itu para pendukung Syariah Islam harus menyusup menguasai partai2
> kebangsaan sehingga dalam legislative wakil2 partai kebangsaan ini
> bisa lebih menyuarakan suara Syariah secara mayoritas.
> 
> Kenyataannya para pendukung Syariah Islam lebih berhasil, ini terlihat
> bahwa semua wakil2 dari partai2 kebangsaan bukan menyuarakan
> kebangsaan melainkan menyuarakan cita2 Syariah Islam dan memusnahkan
> kebangsaan. Sesama bangsa boleh diusir, boleh dirampok, boleh dibunuh
> apabila mereka bertentangan dengan aqidah Islam dari Arab Saudia. 
> Begitulah nasib bangsa Indonesia yang beraliran Islam dari aqidah
> Ahmadiah yang berasal dari Pakistant. Mereka diusir dari tanah air
> mereka sendiri dan entah harus tinggal dimana lagi kalo tanah airnya
> sendiri menolak diri mereka atas dasar Syariah Islam. Padahal kalo
> memang berdasarkan kebangsaan, tentunya akan lebih membela bangsanya
> apapun agamanya.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
>  
>  
> 
> ________________________________
> Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. 
> Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!
>


Kirim email ke