Muhammad buta huruf dikatakan di al-Quran dan ada benarnya memang buta huruf, 
karena itu pengetahuannya sangat terbatas tapi dia punya kuping yang bisa 
mendengarkan cerita orang tentang Alkitab.
Di bawah ini ada bagian dari tulisan berjudul "7 Kebodohan Muhammad Orang Buta 
Huruf Yang Ingin Menjadi Nabi"

Yesus dalam pengajarannya tidak menyinggung sama sekali tentang pencuri atau 
apa yang harus dilakukan terhadap pencuri, karena Yesus mengatakan masalah itu 
diatur dalam hukum Taurat dan hukum Taurat masuk dalam kekuasaan Kaisar dan 
sekarang menjadi hak pemerintah membuat undang-undang bersama parlemen. Tetapi 
Yesus mengajarkan agar orang tidak mencuri, Yesus mengajarkan bagaimana orang 
harus menjaga dirinya sendiri agar tidak mencuri, Yesus mengatakan, "Dan jika 
tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena 
lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu 
dengan utuh masuk neraka. (Matius 5:30)
Yesus mengajarkan agar orang mengendalikan dirinya, menjaga agar seluruh 
anggota tubuhnya tidak melakukan hal yang jahat, agar orang introspeksi dan 
membuang hal yang jahat yang ada di dalam dirinya. Tetapi tentu tidak ada orang 
yang mau memenggal tangannya sendiri karena lebih baik memperbaiki diri 
daripada memenggal tangan sendiri.
Muhammad yang buta huruf dan berusaha menjadi nabi ketika menghadapi masalah 
pencuri, tampaknya pernah mendengar ajaran Yesus tersebut tetapi karena tidak 
paham dan tidak pernah mengerti Injil secara penuh mengira itu adalah hukum 
yang harus diterapkan kepada pencuri dan dengan mudah Muhammad melantunkan 
ayat, "Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan 
keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan 
dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (5:38).
Muhammad dengan mudah mengatasnamakan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana 
mengeluarkan ayat yang sangat tidak bijaksana dan melanggar HAM. Kebodohan 
Muhammad yang sok tahu itu berakibat buruk bagi kemanusiaan, sudah berapa 
tangan manusia sejak ayat itu dilantukan hingga sekarang yang sudah dipotong? 
Pasti sudah ribuan mungkin jutaan dan jika ajaran sesat itu tidak dihentikan 
kemungkinan akan terus ada korban akibat ayat yang sangat tidak masuk akal 
tersebut.

Selengkapnya dapat dilihat di http://memahamiperbedaanagama.blogspot.com/

Salam


--- In [email protected], Lurino <lblu...@...> wrote:
>
> ah, itu kan sekedar "katanya sih" tentang muhammad. sebuah justifikasi sosial 
> tentang "dari mana tiba2 dia bisa muncul bawa kitab suci"... saya pikir, 
> muhammad nggak benar2 buta huruf, melainkan itu dikisahkan seperti itu supaya 
> ada kesan intervensi ilahi yang dapat menjadi justifikasi untuk validitas 
> kitab yang dibawa muhammad bagi bangsa arab.
> 
> kalo kalian yang bukan orang arab ini mau ribut soal itu, sumonggo... saya 
> cuma numpang ngetawain aja.
> 
> 
> Lurino
> /tukangmikir
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Greg Le Mond <grek_2...@...>
> To: Zamanku <[email protected]>
> Sent: Fri, December 18, 2009 10:31:49 AM
> Subject: Re: [zamanku] Re: Tanggapan atas tulisan Abdi Yono tentang Ibrahim 
> dan Kaabah
> 
>   
>  Darmawan
> 
> Lucu sekali tanggapan anda. Anda pikir Nabi Muhammad mengajarkan dan meniru 
> Injil, Taurat? Dll? Sepertinya ilmu anda itu pas pasan sehingga cara berdebat 
> anda sangat menggelikan.
> 
> Memang Muhammad SAW buta huruf, dari situ saja sudah membuktikan orang buta 
> huruf gak bisa baca. Jadi mana bisa beliau baca Injil atau kitab kitab agama 
> lain lalu ditiru. Lucu sekali, sangat lucu hahahahahahahahahah a.
> Anda coba pergi ke desa, banyak orang buta huruf gak bisa baca tulisa jadi 
> kalau di tanya apa itu Pancasila aja gak akan tau. Terus dari mana Muhammad 
> SAW tau tentang semua itu? Hahahahahahaha anda payah bung anda ngaku pinter 
> tapi nyatanya minim imu, tipis akal, komentar anda jelas selevel dengan 
> teriakan demonstran di jalanan yang gak tau apa yg diteriakkan yg cuma dapet 
> 20 rebu perak plus nasi bungkus dan aqua saja
> 
> ________________________________
> 
> From:  "hikdun" <hik...@yahoo. com> 
> Date: Wed, 16 Dec 2009 11:18:20 -0000
> To: <zama...@yahoogroups .com>
> Subject: [zamanku] Re: Tanggapan atas tulisan Abdi Yono tentang Ibrahim dan 
> Kaabah
>   
> Bamg Bento yang baik,
> Alkitab terdiri dari perjanjian lama dan perjanjuian baru. Allah dalam 
> perjanjian lama adalah pemimpin tertinggi bangsa Israel, karena itu memang 
> ada ayat-ayat perang, karena ditulis oleh orang di sekitar kekuasaan.
> Nah Yesus mengajarkan berikanlah kepada Kaisar apa yang menjadi Hak Kaisar 
> dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah, artinya Yesus mengajarkan 
> memisahkan urusan negara dan urusan pribadi. Dengan demikian perjanjian lama 
> di mana Allah itu pemimpin bangsa Israel masuk ke urusan pemerintahan, karena 
> itu banyak hukum-hukum. Tetapi perjanjian baru mengajarkan pengembangan 
> pribadi, perjanjian baru berisi ajaran budi perkerti, tidak ada perintah 
> perang, malah ada ajaran mencintai musuh.
> Dalam Mahabharata, orang Hindu diajarkan bahwa perang itu boleh dilakuan 
> hanya untuk tugas negara, bukan untuk kepentingan peribadi apalagi agama. 
> Sebenarnya sama dengan perjanjian lama perang itu hanya dalam urusan negara, 
> yaitu untuk kepentingan bangsa Israel. Orang Yahudi diajarkan untuk 
> mengkafirakan orang di luar Yahudi tetapi juga ada perintah untuk menghormati 
> kafir.
> Apa yang diajarkan Muhammad, orang Arab butu huruf yang ingin menjadi nabi? 
> Dia diru ayat-ayat perang dari perjanjian lama, untuk memerangi siapa orang 
> akfir. Siapa orang kafir, yaitu suku Quraisy, yaitu bangsanya sendiri. Untuk 
> apa perang untuk kepentingan agama. 
> Jelaskan salah kaprahnya.
> Salam
> Darmawan
> 
> --- In zama...@yahoogroups .com, Cak Bento <cakbento@ .> wrote:
> >
> > Lha yang kamu cuplik itu kan ayat yg memang untuk membahas banyak hal
> > sekitar pampasan perang.
> > 
> > Dalam ayat itu berisi tentang keimanan, hukum-hukum (banyak
> > isinya...antara lain ttg ketahanan mental, kesabaran dlm peperangan,
> > pampasan perang, larangan2 dlm peperangan, tawanan perang dll deh,
> > baca sendiri lah capek ketiknya) juga ada kisah-kisah diantaranya
> > keengganan ikut perang, suasana kaum, pembatalan perdamaian orang
> > yahudi, dst-dst-dst ini juga banyak)
> > 
> > Hal diatas tentu sangat bersesuaian secara tematik.
> > 
> > Kita juga bisa melihat contoh laen misalnya Kisah Kidung Agung.
> > Berbahasan dgn tema melow, banyak membicarakan wanita dan cinta (meski
> > tentu terasa agak aneh buat orang2 beradab masa ini):
> > 7:2 Pusarmu seperti cawan bulat yang tak pernah kekurangan anggur
> > campur. Perutmu bagaikan timbunan gandum, dikelilingi bunga-bunga
> > bakung.
> > 7:3 Buah dadamu laksana dua anak rusa, kijang kembar dua.
> > 8:8 Kami mempunyai seorang adik wanita yang masih kecil buah dadanya.
> > Apa yang harus kami buat baginya bila ada yang datang meminangnya?
> > 
> > Meski didominasi ungkapan2 beraroma syahwati, Kidung Agung ini juga
> > sedikit menampilkan sisi seramnya yakni adanya kecintaan terhadap
> > peperangan. Sayangnya tidak ada latar belakang/ alasan atas kerinduan
> > thd peperangan tersebut:
> > 6:12 Aku sangat merindukan cintamu, seperti kurindukan naik kereta
> > perang bersama para bangsawan.
> > 
> > Aku rasa kita hrs melihat konteks peperangan dgn lebih bijak. Bahkan
> > dimasa kini, aroma teror hanyalah propaganda politis dari negara
> > adikuasa guna menguasai sumber2 alam negara lain.
> > 
> > 
> > 2009/12/13 hikdun <hikdun@>
> > >
> > >
> > >
> > > "percaya kepada Alquran dan Hadits, verifikasi obyektif TIDAK PERLU. 
> > > Kalau sudah percaya, itu sudah cukup. Tak perlu lagi diselidiki kebenaran 
> > > sejarahnya. Betul?"
> > >
> > > Betul sekali dan yang perlu diperlihaktan kepada saudara kita yang masih 
> > > percaya Al-Quiran itu berisi kata-kata Tuhan, seperti Bung Greg, adalah 
> > > memperlihatkan isi al-Quran yang selama ini dibaca dalam bahasa Arab 
> > > sebagai kitab bertuah yang mendatangkan pahala. Ayat di bawah ini sudah 
> > > cukup menunjukkan isi al-Quran sebenarnya, jangankan dari Tuhan, ayat itu 
> > > ada kemungkinan datang dari Setan, karena kebencian dan kekejaman pasti 
> > > berasal dari Setan.
> > >
> > > QS 8:12. (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: 
> > > "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang 
> > > yang telah beriman." Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati 
> > > orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap 
> > > ujung jari mereka[599].
> > > [599]. Maksudnya: ujung jari disini ialah anggota tangan dan kaki.
> > >
> > > Ayat itu mengajarkan bahwa Tuhan menebarkan rasa takut ke dalam hati 
> > > orang-orang kafir, yaitu orang yang tidak percaya bahwa Muhammad adalah 
> > > nabi. Lalu Tuhan memerintahkan memenggal kepala orang kafir dan bukan 
> > > hanya itu, orang diajarkan untuk menjadi sadis memotong tangan dan kaki 
> > > orang kafir. Bukankah ayat ini busuk sejak awal.
> > >
> > > Salam
> > >
> > >
> > > --- In zama...@yahoogroups .com, rizal lingga <nyomet123@> wrote:
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Setelah seminggu saya menunggu tanggapan terhadap tulisan2 Abdi Yono, 
> > > > maka
> > > > barulah sekarang saya menanggapinya.
> > > >
> > > > Tanggapan pertama adalah keheranan. Mengapa saya heran? Karena tulisan 
> > > > yang
> > > > begitu panjang dan lengkap, tak ada yang berani menanggapinya, terlebih 
> > > > lagi
> > > > membahas poin per poin dari pertanyaan-pertanya an Abdi Yono.
> > > >
> >
>


Kirim email ke