Ada satu yang [mungkin] anda lupakan
Di dalam Mahayana/Vajrayana (khususnya silsilah tibetan, yg lain, 
aku kurang paham), terdapat 'LARANGAN' untuk merendahkan ajaran 
Hinayana.
Hal itu tertulis dengan amat sangat jelas dalam Ikrar Bodhisattva.
nanti akan saya posting ikrar tsb berikut penjelasannya
Dalam pemahamanku dari hasil mendengar dan membaca, kaum mahayanist 
menganggap bahwa ajaran HInayana adalah PONDASI alias basis.
Apakah itu penghinaan??
Apakah sebuah bangunan bisa berdiri dari tanpa pondasi?

cheers
surya
=============================================


--- In [email protected], "Wijaya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Walau Theravadin ngaku moerni, tapi kan ajarannya Hina(yana), 
ngurusin
> pencerahan diri sendiri, nggak mikiran orang lain. Buktinya bisa 
kita lihat
> di Saddharmapundarika Sutra, lho! Jadi Mahayanin bukan asal omong 
doang.
> 
> Dan--konon--Hinayana  paling pol cuman mampu menghantar ke 1.
> "Arahatship"(Lihat 'REFERENSI' sesepuh Vajrayana di bawah).  
Dimana menurut
> Romo AD, diantara 3 yana itu, Vajra lah yang PALING CEPAT ke 
Nirvana.
> 
> Saran saya, no problem membahas klaim KEMOERNIAN satu kelompok, 
tapi ingat
> juga dong klaim MAHA-HINA nya, Klaim MAHA TERCEPAT-nya.
> Apa KLAIM-KLAIM itu tak perlu dibahas dan dipermasalahkan? Cukup 
hanya
> membahas KLAIM KEMOERNIAN doang?
> 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke