Mr. Budisan yth... Didalam lubuk hati saya yang paling dalam saya sangat setuju dengan pandangan bapak dalam penerapan BP, O & P, IT n Change Managemet. Namun demikian saya ingin memberikan komentar atau lebih tepatnya saran mengenai butir TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI yang ada pada paparan Bapak. Seperti yang telah Bapak kemukakan Keterlibatan orang-orang IT dalam penyusunan BP diharapkan dapat membuat BP menjadi lebih sederhana sehingga pelaksanaan BP dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Selain itu, pemanfaatan IT juga dapat membuat Organisasi jauh menjadi lebih ramping. IT juga dapat dimanfaatkan untuk membantu SDM (People) dalam menyelesaikan pekerjaannya dan membantu Manajer/Pimpinan dalam proses pengambilan keputusan. Permasalahannya kembali kepada Reward and Punishment Pak. Jujur aja, jabatan yang ada untuk wadah "orang-orang IT" yang bapak sebutkan tadi saat ini yang tersedia adalah Pranata Komputer. Sedangkan Supervisor dan Operator yang tersebar di daerah semuanya adalah jabatan (kalo boleh dibilang begitu) semu, dimana selain melakukan pekerjaannya sehari hari, yang bersangkutan masih dibebani oleh kegiatan sipervisi dan oprating. Sementara tanggung jawab seorang Supervisor and operator di daerah itu sangat besar, yang pada akhirnya mengarah kepada membantu Manajer/Pimpinan dalam proses pengambilan keputusan. Artinya begini Pak, bagaimana kita bisa membuat BP yang baik, sementara SDM yang tersedia (maksudnya yang produktif)di level paling bawah kondisi kesejahteraannya sangatlah minim, sekalipun itu untuk wilayah sekelas ibukota (kita jangan membicarakan banyaknya konsinyer, DL, dan sebagainya). Dilain pihak, apabila pelaku IT tersebut membuat kesalahan yang menyebabkan terjadinya kesalahan data yang pada akhirnya membuat Manajer/Pimpinan melakukan blunder dalam proses pengambilan keputusan dengan gampangnya pelaku IT tersebut (maaf) di ......kan.
Bukannya saya pesimis Pak, namun cobalah dimengerti akar permasalahan yang sebenarnya (Grass Root Problems). Apakah kita memang ingin membuat perubahan kearah DJPB yang lebih baik dan terarah, atau kita hanya sekedar berandai-andai dan mencari pembenaran dari apa yang telah kita lakukan untuk DJPB ini. Saya ingat ucapan salah seorang Pejabat dilingkungan kita (pada satu acara yang tidak perlu saya sebutkan) " Jika memang belum ada payung hukum dan aturannya yah kita buat aja yang baru, kan kita orang pusatnya, gampang toh". Maaf Pak, sekali lagi maaf, hal ini saya sampaikan semata mata karena kecintaan saya kepada DJPB.Demikian dari saya, mohon maaf apabila dalam penyampaian terdapat kata-kata yang kurang berkenan Wassalam

