Jadi ingat cerita 'Les Miserables' ketika seorang buronan mencuri sendok perak sang pendeta. Padahal buronan itu telah diberi makan oleh sang pendeta. Kemudian buronan itu tertangkap dan diserahkan kepada pendeta. Alih-alih pendeta menghukum sang buronan dia malah memberikan semua peralatan makannya yang terbuat dari perak itu kepada buronan tersebut. Dan akhirnya buronan itu menjadi saudagar kaya yang dermawan.
Yang tragis dari cerita itu ada aparat hukum yang demikian penasaran sama buronan yang menjadi saudagar itu. Berkali-kali dia ingin membuktikan bahwa sang saudagar adalah buronan yang dicari-cari. Walau banyak orang tidak percaya karena sang buronan telah berubah menjadi orang terhormat. At the end sang aparat bunuh diri (???) bingung kali milih antara menegakkan hukum atau memaafkan orang... Mumpung suasana ramadhan: Jangan lupa bayar Zakat Fitrah dan Zakat Harta. Zakat harta 2,5% dan bisa ditambah sedekah sebanyak-banyaknya (lebih besar lebih baik ). Saran pribadi untuk zakat fitrah lakukan di mesjid terdekat (agar zakat dapat dinikmati orang-orang sekitar), untuk zakat mal gunakan Lembaga yang profesional (agar zakat tidak cuma jadi mesjid yang indah tak berpenghuni tapi bisa lebih memberdayakan masyarakat). Selamat mengejar amalan di penghujung ramadhan , semoga syawal raih kemenangan.

