Membaca judul di atas, memang akan memberikan kegamangan bagi pejabat DJPBN, 
apakah SPAN akan sesuai harapan dan apakah COTS yang menjadi system yang 
dipakai dapat menggantikan proses bisnis yang selama ini berjalan.

Saya tidak akan berdebat tentang bagaimana kira-kira hasil akhir dari 
'pertarungan' SPAN ini. Ada sebuah artikel menarik yang saya pelajari pada 
matakuliah 'Change Management' di S2 ITB dan sangat erat hubungannya dengan 
SPAN ini. Artikel ini terbitan Harvard, berjudul "Putting the Enterprise in the 
Enterprise System". Ringkasnya bahwa sebuah perusahaan yang mengadopsi sebuah 
'enterprise system' bisa akan menjadi sukses atau gagal bergantung pada 
kemampuan perusahaan tersebut dalam menempatkan 'enterprise' secara baik ke 
dalam 'enterprise sistem'. Dengan ukuran tersebut, perusahaan mempunyai 2 opsi, 
menerapkan seluruh 'enterprise system' yang menjadi best practise atau 
mengambil beberapa modul saja untuk diterapkan. Namun kuncinya bukanlah pada 
kedua pilihan di atas, tetapi sejauh mana kemampuan seluruh unit organisasi dan 
dukungan pimpinan dalam melakukan transformasi. 

Penerapan SPAN pada Departemen keuangan merupakan sebuah 'transformasi' yang 
pasti memunculkan kelompok pro dan kontra. Di sinilah peran change management 
diperlukan untuk membawa orang-orang yang kontra menjadi 'aware' terhadap 
proses transformasi yang dilakukan. Kegagalan SPAN bukan semata-mata kegagalan 
kelompok yang pro saja, namun juga kegagalan orang yang kontra dalam memberikan 
masukan yang konstruktif buat kesuksesan SPAN. Masihkah kita terpecah dalam 
sebuah kapal yang sama2 kita tumpangi. Seperti kegagalan kita tempo dulu pada 
Orafin-Oracle. Termasuk juga MPN yang dulunya dicibir banyak orang, namun 
sekarang disanjung dan diandalkan. Kegagalan di Australia setidaknya harus kita 
jadikan cambuk untuk sukses. Belajar dari kegagalan orang lain bukan untuk 
membuat diri kita gagal, tapi justru untuk membuat diri kita sukses.

Saya kita patut kita renungkan sebelum kita memposisikan diri kita sebagai 
kelompok yang pro atau kontra.

Terima kasih
ITB


      

Kirim email ke