Urun Rembug (lagi) Khasanah Diskusi
*Governance*, menggambarkan bersatunya sejumlah organisasi atau institusi baik itu dari pemerintah atau swasta yang dipertautkan (*linked together*) secara bersama untuk mengurusi kegiatan-kegiatan publik. Mereka dapat bekerja secara bersama-sama dalam sebuah jejaring antar negara. Karenanya terminologi pertama ini, governance menunjuk networking dari sejumlah himpunan-himpunan entitas yang secara mandiri mempunyai kekuasaan otonom. Atau dalam ungkapan Frederickson adalah perubahan citra sentralisasi organisasi menuju citra organisasi yang delegatif dan terdesentralisir. Mereka bertemu untuk malakukan perembugan, merekonsiliasi kepentingan sehingga dapat dicapai tujuan secara kolektif atau bersama-sama. Kata kunci terminologi pertama ini adalah *networking*, desentralisasi. Merujuk ucapan Menkeu (antara 14/7) bahwa SPAN adalah proses integrasi pengelolaan keuangan mulai perencanaan,penganggaran ,perbendaharaan,pelaporan dan pertanggungjawaban. Kalimat tersebut mengisyaratkan efisiensi,efektifitas,transparency dan akuntabilitas yang bervisi pelayanan publik ( Jiwa G to G ).Proyek SPAN tentu tidak hanya menghadirkan integritas system pengelolaan anggaran, sedari awal proyek ini harus memiliki mindstrem public oriented, dari perencanaan awal pada tingkat Departemen apakah kajian proyek ini telah menghadirkan para pakar/ahli dibidang IT kedua Apakah proyek ini melibatkan public ( bukan DPR namun NGO,Konsultan,Masyarakat IT ) dalam proses perencanaannya,apakah pemaparan proyek tersebut ( sebelum dilaksanakan ) ada uji petik standar kelayakan.Apakah rumusan keberhasilan dan kegagalan telah dimiliki. Bagaimana menghadirkan public awarnes? Departemen dapat melakukan uji petik kelayakan melalui kegiatan seminar,sarasehan,diskusi publik,diskusi pakar untuk menilai visi proyek.Tentu kegiatan ini wajib untuk menghadirkan akuntabilitas penilaian kelayakan proyek ( sudah terlaksana ? ) Ada sebuah keyakinan jika hal tersebut simultan maka akan tergali sistem sesuai kaidah tiga paket undang-undang keuangan negara.Studi banding hanya sebagai ”penguat jiwa” bahwa yakin proyek tersebut dapat dilaksankan atau tidak. Aspek Kelembagan Jika sistem ini adalah penyatuan sisten pengelolaan keuangan negara maka aspek organisasi perlu mendapatkan perhatian.Jika fungsi-fungsi tersebut masih tersebar pada steakholders departemen, maka fungsi pengendalian sistem,penanggung jawab sistem,penyatuan fungsi perintah siapa yang menyatukan?. Dapatkah jiwa G to G terpenuhi? Perlu kajian mendalam bukan? The Substansial Statemant,.....Mari jalankan setiap program/kegiatan/proyek yang bervisi kinerja..tidak saja pada fungsi sistem minded tapi dampak organisasi,sosial jauh lebih penting. Salam Abee95

