ya kurang lebih memang begitu, TAP MPRS tidak akan bisa dicabut selama
proponents TAP kelompok imperialis-kapitalis dan agamais masih bercokol kuat.
On Thursday, August 24, 2017 1:36 AM, Tatiana Lukman
<[email protected]> wrote:
Eh Jonathan & Ajeg, kesimpulan: mustahil TAP MPRS dicabut selama pemerintahan
anti-rakyat dan pro-imperialis tetap bercokol. Makanya kalian berdua turut
dukung gerakan massa dari bawah saja!!! he..he..he..
On Thursday, August 24, 2017 8:04 AM, "ajeg [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> wrote:
Inilah suara imperialis. Tidak paham persoalan tapi mau atur dunia
seenak dengkul dengan logika hitam-putih. Lihat, 'tidak ada larangan'
di konstitusi langsung diartikan sebagai 'boleh' (mencabut TAP
MPRS).
Padahal, undang-undang dasar / konstitusi kan bicara prinsip, bukanbicara
teknis apalagi melarang-larang macam UU-Pidana, UU-Pajak dst.
Jadi, sekali lagi, ketika UUD merobah status MPR, maka tugas dan
wewenang yang melekat pada MPR dengan sendirinya ikut berobah.
Itu pasti. Tidak perlu diperdebatkan lagi dan tidak perlu melawak dengan
mencari-cari kata 'dilarang' (mencabut TAP MPRS) dalam konstitusi.
Apa Anda juga menyangka gubernur yang statusnya sudah berobah
menjadi napi tetap boleh menggusur rumah warga karena tidak ada kata
larangannya dalam konstitusi?
--- jonathangoeij@... wrote:
tidak ada larangan atau batasan apapun dikonstitusi yg mencegah MPR yg sekarang
mencabut TAP MPRS.
artinya masalah pencabutan TAP MPRS itu hanya masalah politik belaka, tinggal
mana yg lebih kuat antara mereka yg mau mencabut dan yg mau mempertahankan.
saya kira narasi TAP MPRS tidak bisa dicabut itulah yg provokasi imperialis
kapitalis religius.
--- ajegilelu@... wrote :
Jadi, MPR sekarang memang tidak punya dasar hukum untukmencabut TAP MPRS.
Berarti semua ini provokasi imperialis supaya Rakyat Indonesia
bertindak anarkis. Supaya Indonesia rusuh terus.
--- jonathangoeij@... wrote:
apa ada larangan?
--- ajegilelu@... wrote :
Apa dasar hukumnya?
Coba tunjukkan pasalnya dalam UUD amandemen yang intinyamemberi MPR kewenangan
untuk mencabut TAP MPRS.
--- jonathangoeij@... wrote:
MPR mencabut TAP MPRS
--- ajegilelu@... wrote :
Jawab saja dulu:dengan cara apa Anda mau mencabut TAP MPRS XXV/1966?
Boleh tidak dijawab kalau Anda menyangka kedudukan gubernur = napi.
--- jonathangoeij@... wrote:
jadi tidak ada?
semua itu sekedar interpretasi?
--- ajegilelu@... wrote :
...... ????? !
Jadi, Anda nggak tau kalau status / kedudukan berobah
pasti berakibat pada tugas & wewenang. Pasti.
Begitulah yang terjadi dengan MPR.
Begitu juga yang terjadi ketika seorang gubernur misalnya,
berobah status jadi napi. Tidak perlu lagi ribut-ribut soal jobdes
gubernur dan jobdes napi.
Supaya nggak muter-muter terus, jawab ini saja dulu:
dengan cara apa Anda mau mencabut TAP MPRS XXV/1966?
--- jonathangoeij@... wrote:
Dimanakah pada konstitusi baik UUD 45 naskah asli ataupun amandemen dan/atau
TAP MPR yg mengatakan intinya
"Termasuk kehilangan kewenangan untuk membuat dan mencabut TAP-TAP MPR."?
Tolong kutipkan kalau ada.
Kalau digali lebih dalam tidak ada dipasal manapun pada UUD 45 naskah asli yg
menyebut adanya TAP MPR/S, pada dasarnya
TAP-TAP itu ujuk2 muncul begitu saja.
--- ajegilelu@... wrote :
?????
Asal-usulnya ya dari amandemen UUD yang merobah / mengerdilkanperan MPR.
Itu sebabnya MPR versi UUD amandemen (mulai MPR periode 2004-2009)
tidak pernah lagi membuat TAP MPR.
Itu sebabnya seluruh TAP MPR/MPRS yang ada ditinjau ulang, dikelompokkanmenurut
materi hukum, dan diperkukuh pemberlakuannya melalui TAP MPRNo I / Tahun 2003.
Inilah TAP terakhir yang dikeluarkan MPR.
Selanjutnya, setelah pemilu 2004, MPR yang terbentuk adalah MPR versiUUD
amandemen. Alias MPR bonsai yang tidak lagi sebagai lembaga tertinggisehingga
tak punya wewenang untuk membuat Ketetapan (TAP) MPR.
--- jonathangoeij@... wrote:
darimana asal usul ini "Termasuk kehilangan kewenangan untuk membuat dan
mencabut TAP-TAP MPR."?
--- ajegilelu@... wrote :
Lagi-lagi Anda salah baca situasi. Salah besar.
Kekuatan diperlukan untuk menjamin pelaksanaan hasil pencabutan
TAP MPRS 25/1966. Untuk menjamin perobahan yang serta-merta,
sebagaimana serta-mertanya perobahan poleksosbud ketika TAP
MPRS tsb diberlakukan.
Kalau Anda nekat melakukan perobahan secara alon-alon, saya pastikanAnda bakal
kelakon digebuki kekuatan-kekuatan imperialisme-modern /neolib / nekolim, yang
sudah 136 tahun mengangkangi dunia.
Mengenai pentingnya kedudukan MPR sebagai lembaga tertinggi, itu terkait
keteraturan dalam prosedur pencabutan TAP MPRS itu sendiri.Tentu saja prosesnya
tetap harus mengikuti adab keteraturan legal-formal,
adab hukum, kalau tidak mau disebut anarkis biadab.
Jadi, ibarat ada gigi yang perlu dicabut, orang pasti perginya ke dokter gigi,
bukan ke dokter bedah tulang. Adab keteraturannya begitu.
#yiv7290198116 -- #yiv7290198116ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-mkp #yiv7290198116hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-mkp #yiv7290198116ads
{margin-bottom:10px;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-mkp .yiv7290198116ad
{padding:0 0;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-mkp .yiv7290198116ad p
{margin:0;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-mkp .yiv7290198116ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-sponsor
#yiv7290198116ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-sponsor #yiv7290198116ygrp-lc #yiv7290198116hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-sponsor #yiv7290198116ygrp-lc .yiv7290198116ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7290198116 #yiv7290198116actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7290198116
#yiv7290198116activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7290198116
#yiv7290198116activity span {font-weight:700;}#yiv7290198116
#yiv7290198116activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv7290198116 #yiv7290198116activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7290198116 #yiv7290198116activity span
span {color:#ff7900;}#yiv7290198116 #yiv7290198116activity span
.yiv7290198116underline {text-decoration:underline;}#yiv7290198116
.yiv7290198116attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv7290198116 .yiv7290198116attach div a
{text-decoration:none;}#yiv7290198116 .yiv7290198116attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv7290198116 .yiv7290198116attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7290198116 .yiv7290198116attach label a
{text-decoration:none;}#yiv7290198116 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv7290198116 .yiv7290198116bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7290198116
.yiv7290198116bold a {text-decoration:none;}#yiv7290198116 dd.yiv7290198116last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7290198116 dd.yiv7290198116last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7290198116
dd.yiv7290198116last p span.yiv7290198116yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv7290198116 div.yiv7290198116attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv7290198116 div.yiv7290198116attach-table
{width:400px;}#yiv7290198116 div.yiv7290198116file-title a, #yiv7290198116
div.yiv7290198116file-title a:active, #yiv7290198116
div.yiv7290198116file-title a:hover, #yiv7290198116 div.yiv7290198116file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv7290198116 div.yiv7290198116photo-title a,
#yiv7290198116 div.yiv7290198116photo-title a:active, #yiv7290198116
div.yiv7290198116photo-title a:hover, #yiv7290198116
div.yiv7290198116photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7290198116
div#yiv7290198116ygrp-mlmsg #yiv7290198116ygrp-msg p a
span.yiv7290198116yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7290198116
.yiv7290198116green {color:#628c2a;}#yiv7290198116 .yiv7290198116MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv7290198116 o {font-size:0;}#yiv7290198116
#yiv7290198116photos div {float:left;width:72px;}#yiv7290198116
#yiv7290198116photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7290198116
#yiv7290198116photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7290198116
#yiv7290198116reco-category {font-size:77%;}#yiv7290198116
#yiv7290198116reco-desc {font-size:77%;}#yiv7290198116 .yiv7290198116replbq
{margin:4px;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-mlmsg select, #yiv7290198116 input, #yiv7290198116 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-mlmsg pre, #yiv7290198116 code {font:115%
monospace;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-mlmsg #yiv7290198116logo
{padding-bottom:10px;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-msg
p#yiv7290198116attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-reco #yiv7290198116reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-sponsor
#yiv7290198116ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-sponsor #yiv7290198116ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-sponsor #yiv7290198116ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv7290198116 #yiv7290198116ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7290198116
#yiv7290198116ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv7290198116