Caplok-mencaplok tidak mungkin dihilangkan dari dunia ini sebelum semua manusia 
bisa hidup dgn kecukupan atau makmur. Dan naluri manusia adalah egois yg adalah 
suatu survival instinct dimana akan lebih mementingkan utk dirinya sendiri dan 
keturunan/keluarganya dan baru kemudian utk orang lain. Dan kecukupan dan 
kemakmuran utk semua manusia, kemungkinan sekali, tidak bisa terlaksana karena 
SDA dan SD-lain2 tidak akan cukup utk memenuhi pertumbuhan jumlah manusia yg 
lebih cepat drpd tersedianya SDA dll. Dan survival instinct tsb diatas tidak 
bisa dilenyapkan karena sudah di program di gen/DNA nya supaya keturunannya 
survive. Maka dari itu kita harus mau atau bisa bersaing supaya bisa hidup atau 
tidak kekurangan. Wong, misalnya, negara kaya yg bisa memproduksi bahan makanan 
berlimpahan, lebih baik kelebihannya disimpan di gudang sampai membusuk atau 
dibuang kelaut drpd dikasihkan orang/rakyat yg kelaparan, yg antara lain utk 
mempertahankan harganya yg tinggi. 

 

 ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Saya jadi tertarik ikutan memberi pemikiran dengan tema "Caplok-mencaplok" 
yang terjadi sepanjang sejarah masyarakat didunia ini. Itulah kenyataan yang 
terjadi sampai sekarang dan, ... akan TERUUUSSS terjadi dalam masyarakat 
dimanapun kita berada. Akibat wajar dari kontradiksi-kontradiksi yang ada dalam 
masyarakat dalam proses kemajuan, .... hilang tumbuh silih berganti. Bergantian 
generasi tua diganti generasi muda dst., ...
 Kalau saja didalam masyarakat kapitalis, caplok-mencaplok itu bisa berakibat 
krisis ekonomi, dengan melonjak naik pengangguran, tapi, ... saya perhatikan 
justru TIDAK besar pengaruhnya di Tiongkok saat menghadapi gempuran 
krisis-moneter akhir tahun 2007 awal 2008. Lebih 30 ribu perusahaan 
gulung-tikar, bahkan majikannya lari begitu saja meninggalkan HUTANG, termasuk 
jutaan gaji buruh lebih sebulan belum dibayar! Pemerintah RRT cukup sigap, 
mengambil alih perushaan yang dianggap penting bagi kehidupan rakyat dan 
meneruskan usaha, sedang yg dianggap tak guna dibiarkan saja bankrut! Kebetulan 
saat itu RRT sedang gencarkan titik-berat TUGAS pada pembangunan desa! Jadi, 
desa-desa asal buruh-buru yg jatuh menjadi penganggur bisa tersedot balik 
kekampung masing-masing. Kalau saja diawal tahun-tahun 1980-an BUMN banyak yang 
dilepas jadi swasta, ... orang bilang di tahun 2008 diambil alih kembali 
menjadi BUMN! Begitulah pemerintah RRT yang sangat kuat BERHASIL mengatasi 
dampak gempuran dahsyat krismon 2008 yg terjadi, kalau tidak salah ingat ketika 
itu, GDP tahun 2008 masih 2 digit! Bahkan ditahun 2008 itu juga, RRT bukan saja 
harus mengatasi GEMPA BUMI dahsyat di Wen Chuan, tapi juga tetap berhasil 
selenggarakan Olympic-2008 di Beijing yg sangat mengagumkan dan spektakular 
itu, ...
 Sekarang, kalau diperhatikan juga masih saja terjadi caplok-mencaplok 
perusahaan-perusahaan yg beroperasi didunia dan di Tiongkok sendiri, ... yg 
menjadi perhatian hypermarket Carefour dibeli Shunning. Ada betulnya kata bung 
Jo, itulah yg mendorong maju kemajuan, ... entah manajemen Carefour yg 
konservatif dan tidak sesuai dengan masyarakat Tiongkok atau mungkin sedang 
menghadapi masalah keuangan, lalu ada perusahaan yg merasa mampu dan bisa 
meneruskan, yaa dibeli sahamnya. Mudah2an saja bisa berjalan lebih maju 
sejahtera, adil dan makmur, ... dan tidak terjadi sebaliknya seperti 
dimasyarakat kapitalis, terjadi penambahan pengangguran dan ekonomi makin 
terpuruk, kehidupan rakyat banyak makin sulit dan menderita, ...
 
 
 bhjo@... mailto:bhjo@... [GELORA45] 於 2/7/2019 1:03 寫道:
 
   Survival of the the fittest adalah bukan yg kuat memangsa yg lemah tetapi yg 
bisa beradaptasi akan berkembang (survive) dan yg tidak bisa beradaptasi akan 
musnah. Dalam hal biologi, misal, moyang orang kulit putih dulunya (ribuan 
tahun yg lalu) juga mempunyai kulit hitam sebab asalnya dari Afrika. Tetapi 
karena di daerah2 yg jauh dari Equator seperti di Eropa, lebih kurang UV light 
(daripada didaerah Equator) utk membuat vitamin D di kulit mereka, gen dari 
keturunan mereka yg mengalami mutasi utk membuat kulitnya menjadi kutih/pucat 
utk bisa membuat vitamin D lebih banyak akan survive. Orang Mongol mempunyai 
mata sipit karena moyang mereka beradaptasi melalui "gen mutasi" utk melindungi 
mata mereka dari badai pasir (sand storms) dimana yg bermata sipit akan 
survive. Kita, manusia, sampai sekarang masih dan akan mengalami adaptasi 
melalui gen mutasi sesuai dgn lingkungannya tetapi karena prosesnya lambat kita 
tidak bisa mengetahuinya dalam kehidupan/umur kita yg relatif pendek. Berita 
sangat menarik dimana orang/manusia mulai tumbuh tulang dibelakang batok 
kepalanya karena penggunaan cell phone, yg barangkali bisa diturunkan kepada 
keturunannya melalui gen mutasi. Padahal penggunaan cell phone belum ada 50 
tahun.
 
https://www.washingtonpost.com/nation/2019/06/20/horns-are-growing-young-peoples-skulls-phone-use-is-blame-research-suggests/?utm_term=.cd364b6d120c
 
https://www.washingtonpost.com/nation/2019/06/20/horns-are-growing-young-peoples-skulls-phone-use-is-blame-research-suggests/?utm_term=.cd364b6d120c
 
 
 
 Seperti kita ketahui, dibidang teknologi/ekonomi mobil industri, misal, 
Mercedez Benz, BMW harus beradaptasi utk mulai membuat mobil elektrik (electric 
car) supaya bisa survive dari tantangan dari Tesla. Tiongkok dimulai dgn 
pimpinan Deng X-Ping harus beradaptasi ekonomi/teknologinya utk bisa 
berkembang/makmur/survive dari tantangan/lingkungan keunggulan Eropa dan 
Amerika.
 
 
 Tentang Neanderthals memang ada "interbreeding" dgn moyang manusia yg survive 
sekarang ini.
 
 
 ---In [email protected] mailto:[email protected], 
<jonathangoeij@...> mailto:jonathangoeij@... wrote :
 
 Komentar sedikit, saya kira pemahaman BH Jo tentang survival of the fittest 
sebagai yg kuat memangsa yg lemah kurang tepat, fittest dari kata "fit" yg 
artinya "sesuai" atau "cocok" dan hal ini sebenarnya sesuai dengan kemanusiaan 
dalam Pancasila itu.
 
 
 Tentang Neanderthal ada didalam kurang lebih 20% DNA manusia modern sekarang 
ini (National Geographic)
 
 
 
 
 
 Surprise! 20 Percent of Neanderthal Genome Lives On in Modern Humans, Sc... 
Two new studies suggest that the contribution from Neanderthal DNA was vital to 
modern human genomes.
 
 
 
 
 
 
 
 
 On Monday, July 1, 2019, 12:52:16 AM PDT, Lusi D. <lusi_d@...> 
mailto:lusi_d@... wrote: 
 
 
 
 
 Maaf - Koreksi, perbaikan. 
 Untuk mempermudah pengertian dlm kalimat pd e-mail saya yang lalu ttg
 penempatan kata Pancasila perlu dikoreksi dengan ditempatkan setelah
 kata menggali dlm kalimat. Kedua kalimat sebelum dan sesudah dikoreksi
 saya kirim ulang.
 Terimakasih.
 
 Beginn der weitergeleiteten Nachricht:
 
 Datum: Sun, 30 Jun 2019 23:23:41 +0200
 Von: "'Lusi D.' lusi_d@... mailto:lusi_d@... [nasional-list]"
 <[email protected] mailto:[email protected]> An: 
<[email protected] mailto:[email protected]>,
 [email protected] mailto:[email protected] Betreff: 
[nasional-list] Fw: [GELORA45]
 Re: caplok-mencaplok
 
 
 Sebelum koreksi:
 
 Filosofi yang bung kemukakan itu lahir pada era sejarah ketika manusia
 belum menemukan faham kemanusiaan sebagai pandangan hidup. Bung Karno
 yang menggali dan menempatkan faham filsafat kemanusiaan itu menjadi
 salah satu pilar Pancasila.
 Filosofi yang bung kemukakan spt di bawah inilah yang pernah membawa
 Indonesia ke alam dunia mala petaka genocida pada tahun-tahun 1965-an. 
 
 
 Sesudah dikoreksi:
 
 Filosofi yang bung kemukakan itu lahir pada era sejarah ketika manusia
 belum menemukan faham kemanusiaan sebagai pandangan hidup. Bung Karno
 yang menggali Pancasila dan menempatkan faham filsafat kemanusiaan itu
 menjadi salah satu pilarnya.
 Filosofi yang bung kemukakan spt di bawah inilah yang pernah membawa
 Indonesia ke alam dunia mala petaka genocida pada tahun-tahun 1965-an.
 
 
 
 
 Beginn der weitergeleiteten Nachricht:
 
 Datum: 30 Jun 2019 17:01:32 +0000
 Von: "bhjo@... mailto:bhjo@... [GELORA45]" <[email protected] 
mailto:[email protected]>
 An: <[email protected] mailto:[email protected]>
 Betreff: [GELORA45] Re: caplok-mencaplok
 
 
 Survival of the fittest adalah bukan pandangan tetapi adalah fakta yg
 ada di dunia ini, yg bukan berlaku utk masalah biology saja.  
 
 In nature, the strong survive and those best suited to survival will
 out-live the weak. Those with strength (economic, physical,
 technological) flourish and those without are destined for extinction. 
 
 ---In [email protected] mailto:[email protected], <lusi_d@... 
mailto:lusi_d@...> wrote :
 
 Jiwa pandangan yang bung promosikan itu pernah juga diungkapkan oleh
 Warren Buffet, itu dedengkot imperialis AS, yang orisinalnya saya
 kutipkan sbb.:
 
 Warren Buffett Original engl.: ”There’s class warfare, all right, but
 it’s my class, the rich class, that’s making war, and we’re winning.”
 – im Interview mit Ben Stein in New York Times, 26. November 2006
 
 
 Itu memang kesimpulan mutlak kaum pemenang macam Waren Buffet
 bersama-sama para cecunguknya yang sedang menikmati hasil nilai lebih
 dlm proses perang penghisapan dlm masyarakat nekolim. Seandainya bung
 pernah mempelajari hasil pemikiran lain ttg pandangan keadilan sosial
 yang manusiawi pasti akan berpandangan yang bijaksana.
 
 
 
 Am 30 Jun 2019 03:30:46 -0700 schrieb
 "bhjo@... mailto:bhjo@... mailto:bhjo@... mailto:bhjo@... [GELORA45]" 
<[email protected] mailto:[email protected]
 mailto:[email protected] mailto:[email protected]>: 
 > Caplok-mencaplok adalah pendorong kemajuan dan sesuai dgn hukum alam
 > "Survival of the fittest" seperti species Neanderthals musnah karena
 > tidak bisa bersaing dgn species manusia, yg sekarang menguasai dunia.
 > Kalau tidak ada prinsip ini, kita (manusia) akan tidak ada sekarang
 > ini. Dalam bidang ekonomi seperti Bombardier bagian pembuatan kapal
 > terbang musnah karena tidak bisa bersaing utk membuat produksi yg
 > lebih baik dgn Boeing dan Airbus.    
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 不含病毒。www.avg.com 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 #DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2
 


Kirim email ke