sangat susah buat saya dari dulu untuk menngerti bahwa manusia berevolusi
secara jasad, pertanyaan sederhana saja memang susah dijawab..manusia
modern sekarang akan berubah bentuk seperti apa??..mustinya buat kaum
evolusionist hal mudah toh untuk merekayasanya..karena toh selama ini
mereka yg paling brilian menyambung serpihan potongan parcel fosil apapun
menjadi bentuk manusia.
susah menerima teori missing link karena kalau toh ada loncatan evolusi
dari purba ke manusia modern..pasti banyakkan fossil penunjuk manusia
transisi tersebut dimuka bumi ini...atau dimana pernah dijumpa fossil
makhluk transisi tersebut ?makhluk yg hidup diair, menjadi makhlu
udara(bersayap) kemudian makhluk darat(berkaki)?..tak jelas dimana
fossilnya.
Kalau toh manusia secara fisik telah berubah jutaan tahun lamanya menjadi
bentuk sekarang ini..bagaimana pula harus menjelaskan otak sebagai organ
yg sangat komplex hanya membutuhkan waktu yg sangat singkat (200.00 thn
saja) dari makhluk yg berukuran otak besar menjadi berotak kecil seperti
sekarang ini?.
Kata para ahli, gen juga..berevolusi, tentunya jadi pertanyaan lagi, hal
yg mudah dilakukan akselerasi evolusi, dengan merekayasa genetik sehingga
dari hasi utak-atik genetik gampang sekali merubah spesies sekarang
menjadi yg lain, atau menciptakan spesies baru....atau malah akan
meruntuhkan teori evolusi itu sendiri, karena mungkin saja terekayasa
makhluk berderajat rendah secara biologis, sekali lagi evolusikan selalu
menuju pencapaian yg sempurna secara perlahan.
Apa gen bisa diubah dan berubah pak?, kalau bisa asyiik juga karena secara
aplikasi manusia sangat bisa merubah jati diri, akan tak bergunalah
penggunaan DNA bagi penyelidikan di kepolisian , karena dengan
mengkonsumsi vitamin, atau suplemen makanan atau mencentifuge diri, atau
mengheaterkan diri, atau mengoverpressurekan diri, memedan magnitkan diri
kemungkinan gen kita bisa berubah.
Sangat menarik membaca hasil penelitian UNESCO 2 tahun yg lalu, termasuk
diantaranya Bp. DR.Sangkot ahli biomolokuler dari UI, team UNESCO telah
berhasil memetakan genom (gen dari pihak ibu yg tak berubah) dari seluruh
etnik manusia di muka bumi ini, semuanya sama dan mengarah ke ibu Afrika,
termasuk kesimpulannya adalah, manusia pertama berasal dari Afrika
200.000an thn yg lalu dan gelombang migrasi manusia pertamake Asia tengah,
yg berikutnya ke barat jadi etnik europe sekarang dan ke timur jadi
mongolid, anomalinya orang papua, aborigin tak ada hubungannya dengan
genom tsb.
Bagaimana hubungannya dengan sejarah manusia di agama?, pernahkah memiliki
informasi bahwa Hawa adalah Ibu yg berkulit hitam dan Adam adalah Ayah yg
berkulit putih. Juga termasuk diantaranya pertanyaan kenapa selama ini
selalu jadi patokan bahwa manusia muncul 4000BC, dari mana angka itu.
Taurat saja dengan 3 versi yg berbeda (Israel, yunani... 1 lagi lupa)
mendiskripsikan secara berbeda yg satu 12.000 tahun ada 10.000 tahun,
hanya rekaan saja, injil tak tahu saya, Al quran tak pernah mengatakannya.
OK TAUFIK,
DKS/OPG/WSG
PHONE: 3327
EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
off.room: OFF 116
Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
08/23/03 01:06 AM
Please respond to iagi-net
To: [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject: Re: [iagi-net-l] Batugamping dan Homo P Erectus
Evolusi berjalan lewat dua-duanya.
Yang satu sumber (sering disebut one lineage atau "anagenesis") akan
diperlukan untuk perubahan anatomi di satu spesies. Misalnya, oleh
anagenesis-evolusi satu sumber, dalam dua juta tahun ukuran human cranium
bertambah dua kali (dari Homo habilis ke Homo sapiens misalnya), atau di
dunia binatang, 4 jari kaki kuda menjadi 1 jari seperti sekarang.Kalau
sekarang evolusi menghasilkan spesies yang makin tinggi grade-nya itulah
hasil evolusi satu sumber.
Yang lebih dari dua sumber (several lineages atau "cladogenesis") akan
diperlukan untuk diversifikasi spesies atau speciation. Di sini terjadi
split lineage menjadi beberapa lineage, akhirnya akan membentuk pohon
evolusi (phylogenesis). Kalau sekarang banyak spesies itulah hasil evolusi
multi sumber.
Dalam sejarah evolusi kedua tipe itu saling bekerja sama. Kalau di
perkembangan human evolution, kelihatannya yang anagenesis lebih banyak
berperan. Dari sejak Pliosen sampai ke Plistosen akhir ada perkembangan
dari : Australopithecines ke Homo habilis ke Homo erectus ke Homo sapiens
ke Neanderthal ke Cro-Magnon. Tapi beberapa ahli berpendapat mereka hidup
sama-sama secara paralel dalam beberapa lineages, artinya ada lebih dari
satu sumber. Nah...
Soal Adam dan Hawa dalam sekuen evolusi ? Dulu kita pernah diskusikan ini
di milis ini juga di bawah judul "Manusia Purba" (ada yang masih ingat ?).
Masalah ini dicari di referensi pun sulit ditemukan. Saya belum menemukan
ada referensi yang mengikat langsung secara ilmiah urutan hominid dari
evolusi biologis ke Adam dan Hawa. Ada yang membahasnya, tapi dari
pandangan creationism yang suka terlalu harafiah melihat sesuatu. Saya
pikir juga ini sudah di dua bidang yang berbeda (biologi vs. teologi),
tapi ini pula yang selalu menyulut perdebatan sengit - debate of
centuries... Apalagi kalau kita masukkan sekalian cerita2 tentang
penciptaan Bumi dan Adam-Hawa vs. evolusi biologis, wah... Saya gak
pernah menyatukan kedua bidang itu. Saya percaya evolusi biologis terjadi,
perkembangan raga hominid sangat jelas walau disusun dari serpihan2 fosil.
Tapi, kalau mau dicoba disambungkan si "missing link" itu menjadi
menarik.
Neanderthal hidup di daratan Eropa dan Mediterania 100-30 ribu tahun yl.
Banyak fosilnya ditemukan di Middle East, North Africa, dan western
Central Asia. Perhatikan, wilayah2 ini adalah asal nenek moyang manusia
sesuai cerita2 di Kitab Suci semua agama. Kemudian, habis itu manusia
Cro-Magnons menyusul yang hidup masuk sampai ke Holosen dari 35-10 ribu
tyl, masih hidup di lahan yang sama bahkan tahun2 belakangan ini ditemukan
fosilnya yang banyak di gua2 Israel (Jebel Qafziah dan Skhul). Kapan Adam
dan Hawa hidup, menurut banyak referensi adalah 4000 BC, artinya 6000 tyl.
Nah, apakah Adam dan Hawa itu terusan dari Cro-Magnons masih di lahan yang
sama ? Menurut saya, tidak usah diperdebatkan sebab itu dua bidang yang
berbeda.
Teori evolusi moderen bukan hanya mekanistik seperti yang dikeluarkan
Darwin dulu dengan seleksi alamiah dan mutasi. Evolusi mental/moral sudah
dimasukkan. Dan terdapat loncatan yang sangat jauh antara mentalmoral
Cro-Magnon dengan mental/moral Adam dan Hawa, silakan ditafsirkan masing2.
Rovicky bertanya : Sakjannya manusia ini 'badan ragawinya' masih terus
berevolusi ngga sih ?
Di teori evolusi ada dua perubahan ragawi : phyletic (yang kelihatan) dan
phenetic (yang sukar kelihatan). Kata ahlinya, tidak banyak perubahan
terjadi atas manusia moderen sejak zaman Neanderthal. Tetapi, biologi
molekuler yang melihat sampai ke DNA sekarang sudah dilibatkan di
penelitian evolusi, mungkin bisa saja melihat ada perubahan phenetic.
Mungkin telah terjadi perubahan gen. Dari sejarahnya, perubahan akan
terjadi kalau ada environmental pressure (seleksi alam) - ini pernah
dilihat langsung terjadi pada percobaan lalat buah Drosophylla
melanogaster (nama ini selalu keluar ya di ujian biologi SMA, masih ingat
?). Manusia moderen sekarang apakah menyerah begitu saja ke tekanan alam ?
Wah, mereka punya teknologi yang bisa mengatasi tekanan alam sehingga
perubahan gen lambat terjadi. Tapi, bisa juga terjadi karena efek
teknologi, nah ini mutan namanya, tapi sementara baru banyak muncul di
film saja...
Salam,
Awang H. Satyana
Eksplorasi BP MigasJ
Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya pernah baca ada beberapa pendapat soal evolusi manusia moderen yg
intinya :
- Satu sumber : dari satu titik berkembang kemudian yg lain punah dan
terisisa satu species manusia moderen dan tumbuh varian setelah species
manusia moderen terbentuk.
- Beberapa sumber : dari beberapa titik perkembangan bakal manusia moderen
yg akhirnya berkumpul menjadi satu species manusia moderen.
- Diturunkan sama Tuhan (Adam-Hawa) ... wah yg ini kayaknya bukan ngilmiah
sih :(
Kang Awang percaya yang mana ?
Sakjannya manusia ini 'badan ragawinya' masih terus berevolusi ngga sih ?
RDP
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software