Karena keburu BOP ditutup.
2011/6/3 <[email protected]> > Pak FBS, > > Awalnya memang ada kick (ada formation fluid masuk ke well bore dan > terobservasi di surface), tapi apakah itu disebut sebagai erupsi pertama > dari sumur bjp-1?.... mungkin harus ada definisi yang lebih jelas lagi > kecuali "kick"-nya bisa dianggap sebagai erupsi pertama (walaupun tidak > sampe muncrat / nyembur) > > > > Rgds, > YP > > > > > Franciscus B > Sinartio > <fbsinartio@yahoo To > .com> [email protected] > cc > 06/03/2011 04:23 [email protected] > PM Subject > Re: [iagi-net-l] Andang Protes > > Please respond to > <[email protected] > .id> > > > > > > > Pak Yogi, > awalnya kan dari sumur, dan lubang yang lainnya datang belakangan. > apa saya salah ya? > > fbs > > > > From: "[email protected]" <[email protected]> > To: [email protected] > Cc: [email protected] > Sent: Fri, June 3, 2011 9:21:26 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes > > masalahnya mas....mud-nya ga keluar dari sumur....tapi dari sekitar sumur > :) > > kalo nyembur dari sumur bukannya malah bagus?, setidaknya bisa > meminimalisasi terjadinya UGBO > > rgds, > YP > > > > > Franciscus B > Sinartio > <fbsinartio@yahoo To > .com> [email protected] > cc > 06/03/2011 04:06 > PM Subject > Re: [iagi-net-l] Andang Protes > > Please respond to > <[email protected] > .id> > > > > > > > ini saya cut & paste dari teman saya yang tidak mau disebutkan namanya > tetapi kehidupan sehari harinya di dunia hukum. cuma buta bisnis minyak. > > ====quote on==== > the mud is flowing from the well out to the surface. so whoever has the > well or cause the well to be drilled should be responsible for the mud > flowing out from the well. > there is no need to prove the cause of it. > there is evidence in the surface that mud has been coming out of the well. > The fact that more holes flow mud to surface is another story. It is > disputable that the other holes would not exist if the well was not > drilled. > ==== quote off==== > > kalau itu karena gempa atau karena tektonik, yah Lapindo ketiban sial > menurut quotation dari teman yang diatas. > mungkin analogi nya kayak kita lagi nyetir di jalan raya, terus ada ayam > nyebrang dan tertabrak oleh kendaraan kita lalu mati. > nah si pengendaranya harus menangung kematian ayam tersebut. > > > peace..... > > fbs > > > From: o - musakti <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Fri, June 3, 2011 7:57:12 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes > > Jangan-jangan mereka takut kalau bayar semua, bisa dianggap sebagai > 'admission of guilt'... > > Mungkin mereka juga menganggap bahwa mereka tidak bersalah dan memang > belum ada 'keputusan yang berkekuatan hukum tetap', secara legal mereka > tidak punya kewajiban membayar gantirugi apapun. > > Apakah seorang pendaki yang menimpukkan batu ke kawah Merapi perlu > merasa bertanggung jawab atas punahnya desa Kinahrejo, mungkin kira-kira > begitu. > > Apa-apa yang sudah dikeluarkan selama ini sudah dikeluarkan bisa jadi > hanya berupa uang 'kerahiman' saja. > > Melanjutkan analogi kecelakaan lalulintas, bisa jadi mobil yang terlibat > menganggap bahwa kewajiban kemanusiaannya (bukan kewajiban legal) sudah > ditunaikan dengan melakukan pertolongan pertama (bikin dam, mengungsikan > sebagian RT yang paling parah dll.) dan membawa korban ke rumah sakit . > > Kewajiban Rumah sakit (baca, pemerintah) untuk merawat korban sampai > sembuh REGARDLESS of siapa yang bersalah. Setelah korban sembuh atau at > least sudah tidak kritis, baru rumah sakit bekerja sama dengan LanTas dan > Kepolisian untuk meneliti apakah pengendara mobil bersalah dan kalau > memang terbukti, menagih segala biaya perawatan kepadanya. > > Jangan pasien yang masih berada di UGD yang disuruh teriak-teriak menuntut > hak dan biaya pengobatannya langsung ke si pengendara...... yang > jangan-jangan sudah melanjutkan perjalanannya ke Jalan Merdeka Utara ; > ) > > > > > O' > Sedang menikmati segala diskusi teknik yang sedang terjadi dan coba > mencerna paper-paper dan dongeng-dongeng yang ada... > > > > > > --- On Tue, 31/5/11, kartiko samodro <[email protected]> wrote: > > From: kartiko samodro <[email protected]> > Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes > To: [email protected] > Received: Tuesday, 31 May, 2011, 9:27 AM > > > Sepertinya kalau memang tulus hendak membayar lunas sekaligus juga bisa > deh ...kenapa harus mencicil ? > > Kasihan kan kalau dicicil, mau pindah ke tempat yang baru tidak cukup, > > mau terus ditungguin susah... > padahal kalau sudah lunas , mereka kan bisa cari tempat tinggal baru, > memulai kehidupan yang baru, sekolah lagi dsb. > > > sebenarnya bottomline dari perdebatan rekan rekan geologist kan bukan > murni karena science tapi lebih karena keprihatinan akan kondisi korban > lapindo...coba kalau masalah korban lapindo ini sudah beres, kita akan > > lebih jernih mencari solusi untuk penanganan lumpur ini selanjutnya. > > > jangan sampai seperti kecelakaan di jalan, orang saling ribut menyalahkan > > siapa yang menubruk duluan , sementara korban kecelakaan yang sudah megap > > megap dibiarkan. > > > > > > > > > > This e-mail (including any attached documents) is intended only for the > recipient(s) named above. It may contain confidential or legally > privileged information and should not be copied or disclosed to, or > otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, > please contact the sender and delete the e-mail from your system. > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > -------------------------------------------------------------------------------- > > Ayo siapkan diri....!!!!! > Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29 > September 2011 > > ----------------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of > any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > > > This e-mail (including any attached documents) is intended only for the > recipient(s) named above. It may contain confidential or legally > privileged information and should not be copied or disclosed to, or > otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, > please contact the sender and delete the e-mail from your system. > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > -------------------------------------------------------------------------------- > Ayo siapkan diri....!!!!! > Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29 > September 2011 > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > >

