Sophie, Aku punya banyak banget andeng-andeng (tahi lalat) di kaki..orang rumah
bilang kaki panjang...mungkin karena itu suka aku berpetualang kali, disamping
itu gen atawa keturunan juga turut berpengaruh ya! Aku inget waktu masih kecil,
biar babe ku g punya mobil tapi tiap minggu kita pasti pergi entah itu ke
museum, kebun binatang, atau cuma ke taman Simanjuntak di Cipinang di seberang
jalan tempat tinggal kami di Otista.......
Nekad kebeberapa negar di Eropa meski uang pas-pasan sempet ndorong-ndorong
troli dari Heatrow ke Stasiun Viktoria n pernah bermalam di Stasiun Viktoria
sendirian (g sendiri sich banyak juga bule yg tidur di situ).
Setelah berkesempatan singgah di beberapa negara Eropa dan Mediteranian...
jadi semakin cinta dengan INDONESIA dengan semua kekurangan dan
kelebihannya.....
Berpetualang itu tidak harus orang kaya yang berduit kok... kita juga bisa,
tinggal milih mau pake kelas yang mana .. kalo kelasnya cuma bisa nginep di
losmen mau milih di hotel berbintang ya jelas enggak akan pernah kesampaian
meskipun cuma hanya sejengkal yang mau kita tuju.......
Salam,
Decyca
Sophie Nurbani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya setuju dengan Betti, petualang itu karena hobi dan saya tambahkan
juga karena keturunan (gen), bukan karena kaya atau miskin. Kalau hal
ini saya benar-benar alami sendiri, jadi bercerita sedikit. Saya bilang
keturunan, karena alm. Bapak lahir didesa kecil (yang listrik saja baru
masuk kedesa tersebut beberapa tahun terakhir ini, bayakngkan betapa
primitifnya desa itu waktu Bapak saya lahir) di pulau Bangka. Waktu
kecil beliau sudah bercita-cita mau keliling dunia (padahal TV saja
belum ada) dan salah satunya ingin menginjakkan kakinya New York.
Sebelum meninggal (22 tahun yang lalu) beliau sudah keliling2 Asia, dan
pas saya lulus SMA kami ke singapore (karena dari Pulau Bangka lebih
dekat daripada ke jkt) untuk apply visa US di kedutaan US di Singapore.
Inilah mungkin kesalahannya kenapa apply disana tidak di jkt, sehingga
visanya ditolak. Saya melihat Bapak saya menangis. Kita coba lagi di
Jkt, ditolak lagi. Dan akhirnya Bapak hanya keliling Eropa. Sekarang
satu anaknya di New York sudah 18 tahun (Hanya tangan Tuhan yang bisa
membuat hal 'kebetulan' ini terjadi. Cerita dia sampai di NY juga
rasanya tidak masuk akal - kalau ada yang berminat saya akan ceritakan
hal ini). Jadi Bapak saya melihat NY dengan mata anaknya, karena adik
saya bawa-bawa photo beliau dan ketika jalan-jalan photonya diarahkan ke
Liberty, dll). Dan satu anaknya lagi setelah tinggal di New York juga,
Singapore, di Mesir sekarang terdampar di Swiss, yang sebelumnya juga
sudah hampir menjelajah seluruh dunia. Semuanya wanita. Dan saya juga
merasa energi saya berlebihan ketika 'baru saja' memikirkan mau kemana,
passionnya sangat kuat disitu. Apa ini tidak keturunan namanya,
keturunan jalan-jalan. Satu hal lagi, pada punya tahi lalat dikaki.
Salam,
sophie
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Betti
Sent: Monday, October 08, 2007 9:35 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [indobackpacker] Bangsa Bukan Petualang - Re: Lagu rasa
Sayange??
Negara kita kan nyaman, sepanjang tahun matahari bersinar beda sama
orang
bule yang secara nature hobi traveling karena males di negaranya yg
gelap
dan dingin.
Kalo menurut gue, traveling itu cuma masalah hobi aja. Kalo emang ngga
hobi
sebanyak apapun duitnya pasti nganggap traveling itu buang-buang uang,
capek
pula. Sama kayak orang hobi mancing, cuma mau ikan aja abisin waktu dan
biaya banyak.
On 10/5/07, sulistp <[EMAIL PROTECTED] <mailto:tommy%40jakweb.com> >
wrote:
>
> Ada masalah kultural.
> Indonesia sebagai bangsa tidak punya kultur penjelajahan dan
> petualangan.
> Mentok2 mudik Lebaran.
>
> Maaf bagi Anda yang merasa berjiwa dan bertradisi petualang,
> tengoklah berapa orang di sekeliling Anda yang seperti Anda.
> Anda minoritas!
>
> Tommy Tomahawk
>
> .
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.
[Non-text portions of this message have been removed]