Hi mas Andre, 

Saya termasuk yang seperti anda, bekerja untuk memupuk kemapanan secara belum 
mapan juga kekekek. masih buanyak kebutuhan. Tapi itu pilihan saya. Diluar sana 
ada kawan-kawan kita yang mungkin bergabung di Indobackpacker ini yang punya 
hobi ber-adventure ria. Itu Fun, Asik banget. tapi kalau saya memang belum 
mampu. mereka mampu, dan mau. itu saja bedanya saya sama kawan-kawan lain. 

Beberapa waktu lalu saya ketemu sama seorang redaktur majalah lifestyle ibukota 
dia bilang ada gaya hidup yang saat ini sedang trend yaitu Petualang, 
adventurer. Mereka bekerja keras banting tulang, serabutan apapun dilakukan, 
begitu uangnya kumpul... jalan-jalan deh. Ga penting berapa uang yang harus 
dikumpulkan lalu dikeluarkan asalkan dapat pengalaman berpetualang di tempat 
baru, itu sudah kehidupan bagi mereka. 

Saya malah iri banget sama temen-temen yang bisa menjadikan ini pilihan dari 
hidupnya. salut buat mereka yang bisa Work Hard, Play Harder :-) 

salam 
nita



--- On Tue, 9/9/08, Stefanus Andree TW <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Stefanus Andree TW <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [indobackpacker] Hobi Adventure/Jalan-jalan mengorbanan kemapanan di 
masa depan
To: [email protected]
Date: Tuesday, September 9, 2008, 2:34 AM










    
            Pleasure is a Precious thing...

 

Itu lah yang saya dengar dari teman kantor di sebelah saya.

Singkat, namun tepat.

 

Saya tidak pandai menulis, tapi saya coba tuangkan apa yang saya maksud dalam 
corat coret sederhana ini.

 

Kerap kali saya terheran-heran dengan beberapa teman di indobackpacker. Mereka 
seperti punya sayap, bebas pergi kemana pun mereka mau. Dan memang terlihat fun 
sekali.

Sering kali saya bertanya dalam hati, bagaimana mereka merencanakan masa depan 
mereka jika setiap kali mereka jalan-jalan terus. 

Bahkan baru-baru ini saya baca ada istilah 'mumpung masih muda, hayo keliling 
dunia'. Yah mungkin tidak persis seperti itu, tapi kira-kira itu lah maksudnya.

Dan juga, ada ide untuk bekerja di luar negeri dan dananya dipakai untuk 
jalan-jalan.

 

Tidak ada yang salah memang, dan saya tidak bertujuan menyalahkan sesuatu atau 
siapapun.

Hanya saja, kalau saya merencanakan kerja di luar negeri, itu sudah terbayang, 
bagaimana dan berapa yang harus saya cari. Berapa yang harus saya sumbangkan ke 
orang tua saya. Dan lain-lain.

Jalan-jalan, mungkin adalah kegiatan yg dapat dilakukan 1 tahun sekali.

 

Jika memungkinkan, saya juga ingin punya sayap dan terbang kemana pun saya mau, 
yah.. seperti yang beberapa teman lakukan. Melihat keindahan-keindahan dan 
keunikan dari dunia.

 

Tapi bagi saya sekarang ini, Adventure adalah sesuatu yang akan mengorbankan 
kemapanan di masa depan. Yah... sejak saya orang yang pas-pas an dan 
bertanggung jawab atas kehidupan keluarga (orang tua) saya.

 

Mungkin dari teman-teman 'bersayap' ada yang bisa sharing, mengenai hal ini, 
bagaimana kalian fun dan membuat segala sesuatunya aman bagi masa depan kalian.

 

*Teman-teman 'bersayap' yang saya maksud adalah orang-orang yang kegiatannya 
bisa dikatakan adventure terus, yah... seperti mbak tari mungkin. Dia bisa 
lompat dari satu tempat ke tempat lainnya, kalau saya, pasti sudah mikir 
masalah beaya, dan sisa umur produktif saya kalau mau dihabiskan 1 tahun tuk 
adventure sambil kerja di Ausi misalnya...

 

Yah smoga bahasa pas-pas an saya bisa menyampaikan apa maksud saya ke 
rekan-rekan pembaca. Thx

 

Regards,

 

Andree

 



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke