Hadyuuhh.......Namakyu disebut! (Jadi inget lagu saat wisuda kakakku di Bogor 
puluhan tahun dulu, "Di doa Ibuku, namaku disebut......." Tau gak? Ups, OOT....)

Begini ya nak Andree ya.....

Saya pun tidak sering jalan2, karena prioritas utama adalah nabung. Saya 
sendiri takjub dengan kenekadan teman2 yg menguras tabungan utk jalan2. 

Kenapa koq 3 th ini sering jalan? 

Begini....pada suatu hari lagi gak jelas, saya iseng2 nulis dan kirim di media. 
Eh dimuat....Lalu kepikiran lah aji mumpung, mumpung bisa nulis dan motret 
dikit2, kenapa gak sekalian aja membiayai traveling yg rada banyak2?

Maka sejak itu, setiap traveling ada target : traveling = Rp0,-!

Karena target tulisan dan foto harus bisa dimuat, maka traveling saya mulai 
lebih dari sekedar fun, karena mesti cari tempat yg pny nilai berita, dan 
explorasi lbh dalam ttg tempat tsb. Maka kalo dulu fun2 dan foto, maka skrg 
saya mempelajari tempat dan kehidupan masyarakat di tempat tsb. Cara traveling 
dgn tour pun saya hindari banget, krn tulisan yg dihasilkan pasti akan mati. 
Ternyata target utk menulis juga membuat gaya jalan kita lebih kaya. Kalo dulu 
cuma explore yang ini aja, tp krn utk nulis mesti explore ini-itu dan lebih 
dalam. 

Buat saya jalan2 is not simply the number of places. It is the exploration that 
counts the most! Saya pun tidak terlalu suka traveling banyak2, krn rasanya spt 
soup kebanyakan garam. Sy lbh suka traveling dikit aja tp explorasinya dalam. 
Jadi, di forum traveler spt IBP ini, kadang2 kita merasa peer pressure : kudu 
jalan2 biar dibilang petualang atau apa lah...... Saya suka heran dengan 
pertanyaan : "Udah pernah jalan kemana aja?" Lho, yang penting kan : kamu udah 
dapat hal baru apa dari jalan2? Apakah kamu dpt perspektif baru? Kalo jalan2 
cuma dapat foto2 narsis aja kan menyedihkan.......

BTW, traveling Rp 0,- gak cuma lewat tulisan, motret, atau sekolah. Tapi bisa 
juga lewat training dan konferensi. Banyak grant yg diberikan utk itu. Kemarin 
saya coba traveling Rp0,- via konferensi : saya tulis topik di bidang yang dari 
dulu pingin saya geluti tapi salah pilih jurusan. Jadi, selain bs traveling 
gratisan, punya experience konferensi international (skrg saya jadi paham betul 
kata orang2 bahasa internasional itu kalo gak inggris ya perancis.....), punya 
jurnal international, dan yang terpenting : bisa pindah industri! Selama ini 
orang cuma punya pilihan berkarir di industri bidang kerja kita, suka gak suka. 
Nah, ini salah satu cara spy bisa pindah industri. 

Contrary to the common beliefs, saya penganut kepercayaan bahwa kemampuan - 
apalagi minat - kita tidak boleh dibatasi. Berarti, bukan tidak mungkin kita 
punya spesialisasi lebih dari satu bidang ;-) Jadi, kalo dirasa perlu cari 2nd 
job, maka pilihannya yang tersedia gak cuma dgn dagang, tapi tambah skill di 
bidang lain ;-)

Anyway, kalo mau saya bisa share cara nulis n motret utk travel. Sifatnya share 
aja ya, saya bukan ahlinya....Kapan?


Salam, 

Tari

YM ID : [EMAIL PROTECTED]
http://kuntarini.multiply.com
http://profiles.friendster.com/kuntarini


--- On Tue, 9/9/08, Stefanus Andree TW <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Stefanus Andree TW <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [indobackpacker] Hobi Adventure/Jalan-jalan mengorbanan kemapanan di 
> masa depan
> To: [email protected]
> Date: Tuesday, September 9, 2008, 4:34 PM
> Pleasure is a Precious thing...
>  
> Itu lah yang saya dengar dari teman kantor di sebelah saya.
> Singkat, namun tepat.
>  
> Saya tidak pandai menulis, tapi saya coba tuangkan apa yang
> saya maksud dalam corat coret sederhana ini.
>  
> Kerap kali saya terheran-heran dengan beberapa teman di
> indobackpacker. Mereka seperti punya sayap, bebas pergi
> kemana pun mereka mau. Dan memang terlihat fun sekali.
> Sering kali saya bertanya dalam hati, bagaimana mereka
> merencanakan masa depan mereka jika setiap kali mereka
> jalan-jalan terus. 
> Bahkan baru-baru ini saya baca ada istilah 'mumpung
> masih muda, hayo keliling dunia'. Yah mungkin tidak
> persis seperti itu, tapi kira-kira itu lah maksudnya.
> Dan juga, ada ide untuk bekerja di luar negeri dan dananya
> dipakai untuk jalan-jalan.
>  
> Tidak ada yang salah memang, dan saya tidak bertujuan
> menyalahkan sesuatu atau siapapun.
> Hanya saja, kalau saya merencanakan kerja di luar negeri,
> itu sudah terbayang, bagaimana dan berapa yang harus saya
> cari. Berapa yang harus saya sumbangkan ke orang tua saya.
> Dan lain-lain.
> Jalan-jalan, mungkin adalah kegiatan yg dapat dilakukan 1
> tahun sekali.
>  
> Jika memungkinkan, saya juga ingin punya sayap dan terbang
> kemana pun saya mau, yah.. seperti yang beberapa teman
> lakukan. Melihat keindahan-keindahan dan keunikan dari
> dunia.
>  
> Tapi bagi saya sekarang ini, Adventure adalah sesuatu yang
> akan mengorbankan kemapanan di masa depan. Yah... sejak saya
> orang yang pas-pas an dan bertanggung jawab atas kehidupan
> keluarga (orang tua) saya.
>  
> Mungkin dari teman-teman 'bersayap' ada yang bisa
> sharing, mengenai hal ini, bagaimana kalian fun dan membuat
> segala sesuatunya aman bagi masa depan kalian.
>  
> *Teman-teman 'bersayap' yang saya maksud adalah
> orang-orang yang kegiatannya bisa dikatakan adventure terus,
> yah... seperti mbak tari mungkin. Dia bisa lompat dari satu
> tempat ke tempat lainnya, kalau saya, pasti sudah mikir
> masalah beaya, dan sisa umur produktif saya kalau mau
> dihabiskan 1 tahun tuk adventure sambil kerja di Ausi
> misalnya...
>  
> Yah smoga bahasa pas-pas an saya bisa menyampaikan apa
> maksud saya ke rekan-rekan pembaca. Thx
>  
> Regards,
>  
> Andree
>  
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> Indonesian Backpacker Community
> visit our website at http://www.indobackpacker.com atau
> bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/
> 
> 
> Silakan membuka arsip milis
> http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk
> melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.
> 
> No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
> Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 
> 
> Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak
> perlu dan kutip bagian yang perlu saja
> 
> Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari
> virus dan menghemat bandwidth.
> 
> Cara mengatur keanggotaan di milis ini :
> 
> - Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> - No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> - menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> - berhenti dari milist kirim email kosong :
> [EMAIL PROTECTED]
> - Begabung kembali ke milist kirim email kosong :
> [EMAIL PROTECTED] Groups Links
> 
> 
> 

      

Kirim email ke