2008/9/28 Alkhori M <[EMAIL PROTECTED]>: > Tidak ada hujan tidak ada angin, koq tiba tiba ada > BOM BALI, ada BOM Marriot
Sepertinya Anda tidak tahu situasi di Indonesia pada saat ini. Situasi pada saat ini cukup mengenaskan. Pada banyak bidang, umat Islam terpinggirkan / menjadi obyek penderita. Secara ekonomi, negara ini juga cukup parah situasinya. Lalu rakyat melihat berbagai hal seperti kasus Ambon, yang terdeteksi ada banyak campur tangan asing disitu. Sumber minyak dan gas dicaplok oleh asing, dengan skema bagi hasil yang kadang mencapai 0 (nol) persen utk Indonesia. Dst. Ini adalah situasi yang ekstrim. Sehingga, cenderung akan memunculkan reaksi yang ekstrim. Anyway, bahkan insiden seperti bom Bali yang Anda sebutkan itupun sebetulnya mungkin bukan murni reaksi para ekstrimis. Saya masih ingat betul, ada beberapa berita di Republika (tapi tidak dimunculkan oleh koran-koran lainnya), mengenai bagaimana saksi utama bom Bali diboyong dalam keadaan sehat oleh agen-agen pemerintah Australia, dan dikembalikan dalam bentuk abu (sudah di kremasi). Sehingga kasus bom Bali tersebut kehilangan sumber informasi utamanya. Apalagi ketika sedang heboh-hebohnya Propaganda Al-Qaeda oleh pemerintah Amerika beberapa waktu yang lalu. Aparat jadi banyak memperlakukan aktivis muslim secara semena-mena, dengan dukungan PENUH dari pemerintah Amerika. Kawan saya sendiri ada yang diculik aparat selama berbulan-bulan, sampai keluarganya sudah pasrah terhadap nasibnya. Dan saya dengar dia tidak sendirian mengalami hal tersebut. Dan, ini baru secuplik kecil berbagai kejadian di Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini. Jadi, kemunculan para ekstrimis ini sangat bisa dipahami. Walaupun tentu saja tetap tidak boleh kita benarkan. Salam, HS _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
