Mungkin utk diindonesia agak beda kali, entah krn saking banyaknya kasus yg berlarut2 dan gak kelar-kelar, apalagi menyangkut kasus korupsi kakap; atau mungkin juga krn memang keturunan generasi yg kurang tahan stress, akibatnya ya boros di umur alias cepet tuwo. Kalo pas pelantikan gak kuat berdiri, mimpin sidang bisa-bisa malah ketiduran... ha-ha-ha...
:) -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Harry Sufehmi Sent: Wednesday, February 04, 2009 12:31 PM To: [email protected] Subject: Re: [is-lam] Kelirukah MUI? was Re: Menyikapi Fatwa MUI Yang Keliru, lanjutan 2009/2/4 Dewa Gede Permana <[email protected]>: > Iya.... apalagi hakimnya dah uzurr... 65 taon bo... :)) Ini namanya "ageism" :-) dan dianggap sebagai diskriminasi di beberapa negara, he he Salam, HS > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Bango Samparan > Sent: Wednesday, February 04, 2009 9:47 AM > To: [email protected] > Subject: [is-lam] Kelirukah MUI? was Re: Menyikapi Fatwa MUI Yang Keliru, > lanjutan > > > Diskusi kan hanya tukar menukar sudut pandang saja, jadi mengapa sih harus > pakai penghakiman yang tidak perlu? > > Salam hangat > B. Samparan > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
