Assalamu'alaikum wr wb,
Saat ini boleh dikata Visi Ekonomi Parpol Islam tidak jelas. Kalau mengenai 
masalah aliran sesat, pornografi, atau judi mungkin parpol Islam masih paham 
dan vokal soal itu. Tapi kalau menyangkut masalah ekonomi, sepertinya Parpol 
Islam belum menguasai Sistem Ekonomi mana yang sesuai dengan Islam, sehingga 
akhirnya Indonesia terjerumus ke dalam Sistem Ekonomi Kapitalis Neoliberalisme 
yang lebih menguntungkan Yahudi/AS ketimbang rakyat Indonesia/Ummat Islam. 
Padahal harusnya kita memeluk Islam secara Kaaffah (menyeluruh). Tidak 
setengah-setengah.

Sebagai contoh, 90% migas kita justru dikuasai perusahaan asing yang mayoritas 
dari AS, Negara kafir harbi yang saat ini membantai ummat Islam di Iraq dan 
Afghanistan dan merupakan pendukung utama negara Israel yang juga membantai 
Muslim di Palestina. Emas, Perak, Tembaga, dan kekayaan alam kita juga dikuasai 
perusahaan asing negara tersebut.

Dari Migas, perusahaan negara-negara asing mendapat 40%. Itu jika mereka tidak 
menipu bangsa Indonesia. Sebab Amien Rais sendiri mengatakan, bagaimana kita 
tahu berapa banyak gas yang dihasilkan kalau hasilnya langsung dialirkan 
melalui pipa ke Singapura? Kemudian dari Emas, perak, tembaga, dan sebagainya 
perusahaan asing tersebut mendapat 85% sementara 240 juta rakyat Indonesia 
hanya dapat 15%. Tak heran jika 6 dari 10 perusahaan terkaya di dunia adalah 
perusahaan-perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, di antaranya Exxon 
Mobil yang pendapatannya pada tahun 2007 mencapai US$ 452 Milyar (Rp 5.420 
Trilyun), sementara mayoritas rakyat Indonesia termiskinkan.

Sadar/tidak sadar sebagian pemimpin Indonesia/Islam justru jadi kaki tangan 
perusahaan-perusahaan asing/kafir harbi.

Saya lihat justru parpol yang tidak mengusung nama Islam, seperti Gerindra, 
yang membawa sistem Ekonomi Islam meski namanya/jargonnya tidak berbau Islam. 
Maaf, ini bukan kampanye, tapi sekedar pembelajaran bagi kita semua agar parpol 
Islam lebih bagus dan lebih jelas visi Ekonomi mereka hingga benar-benar 
memakai sistem Ekonomi yang sesuai Islam. Kefakiran dekat dengan kekufuran. 
Jadi Ekonomi sangat penting.

Jika kita ingin mengetahui Sistem Ekonomi Islam seperti apa, ada baiknya 
membaca paparan Sistem Ekonomi Islam yang dipaparkan oleh Hizbut Tahrir. Mereka 
telah melakukan studi dan mempelajari hadits-hadits yang berkaitan dengan 
Ekonomi Islam dengan baik sekali. Bahkan Hizbut Tahrir juga bekerjasama dengan 
Ekonom Rakyat dari UGM seperti Dr Revrisond Baswir dan Dr. Ichsanuddin Noorsy.

Prabowo mengatakan bahwa Indonesia tidak pantas jadi negara miskin karena 
Indonesia mempunyai kekayaan alam yang banyak. Indonesia harus mandiri.
Menurut PENA, perusahaan asing berhasil mendapat Rp 2.000 Trilyun/tahun dari 
kekayaan alam di Indonesia.

Nah kemandirian ekonomi ini sebetulnya sejalan dengan ayat Al Qur’an di bawah. 
Allah melarang orang-orang kafir memasuki kota Mekkah. Padahal sebelumnya 
perekonomian penduduk Mekkah sangat bergantung pada mereka. Toh Allah 
mengingatkan agar kita tidak takut miskin.

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, 
maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu 
khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari 
karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha 
Bijaksana.” [At Taubah:28]

Ternyata memang penduduk Mekkah bisa bertahan. Bahkan ummat Islam akhirnya jadi 
jaya.. Saat ini Iran yang diembargo AS dan tidak “dibantu” (baca: diperas) oleh 
AS justru lebih makmur dan mandiri daripada Indonesia. Jadi ironis sekali jika 
bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim menyerahkan kekayaan alamnya pada negara 
kafir harbi seperti AS.

Nabi Muhammad dan para sahabat tidak pernah menyerahkan kekayaan alam ummat 
Islam pada negara Romawi dan Persia sehingga ketika berhadapan dengan mereka, 
ummat Islam bisa menang.

Pertambangan emas itu sudah berjalan ribuan tahun. Jadi teknologinya sudah 
dikuasai bangsa Indonesia. Demikian pula dengan pertambangan Migas yang sudah 
ratusan tahun. Mayoritas pekerja di perusahaan2 asing di Indonesia adalah 
putera Indonesia. Anak-anak Indonesia sering jadi juara Olimpiade Sains dan 
Matematika dunia. Oleh karena itu bangsa Indonesia sebetulnya mampu untuk 
mandiri! Lihat kemampuan bangsa Indonesia seperti PT INKA yang sebetulnya sudah 
mampu membuat mobil di:

http://infoindonesia.wordpress.com

Harusnya pemerintah menyisihkan Rp 10 trilyun dari APBN yang besarnya Rp 1.037 
trilyun sehingga pasar kendaraan bermotor yang nilainya sekitar Rp 200 
trilyun/tahun bisa dikuasai bangsa Indonesia. Ini akan menghemat devisa dan 
membuka lapangan kerja.

Prabowo juga mengajak untuk berpegang pada ekonomi rakyat yang berpihak pada 
rakyat. Bukan pada perusahaan-perusahaan besar/asing/”Pasar”.

Aneh jika ada pejabat Parpol Islam yang menjadi Ketua Komisi DPR yang membawahi 
ESDM atau Pertambangan, tapi ternyata kebijakan Migas yang dibuatnya mengikuti 
kepentingan Pasar/USAID, bukan rakyat Indonesia sehingga harga migas di 
Indonesia naik mengikuti harga Pasar Komoditas di NYMEX New York yang penuh 
dengan para spekulan komoditas. Harusnya sebagai pimpinan pejabat itu bisa 
membuat kebijakan yang mengutamakan kepentingan rakyat dan bernafaskan Islam. 
Minimal seperti kata ahli perminyakan Dr Kurtubi, harga minyak Indonesia bisa 
dijual berdasarkan Harga Pokok Penjualan (Ongkos + Sedikit keuntungan). Bukan 
berdasarkan Harga Pasar Spekulan NYMEX yang lebih tinggi.

Padahal Nabi Muhammad untuk hal-hal yang jadi kebutuhan rakyat seperti air, 
tidak mengikuti pasar. Tapi justru menggratiskannya kepada rakyat.
Ketika seorang Yahudi menjual air dengan harga tinggi ke pada rakyat Madinah, 
Nabi meminta sahabat untuk membeli sumur air milik Yahudi tersebut. Sumur air 
tersebut dibeli, kemudian airnya dibagikan gratis untuk rakyat

Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup 
orang banyak dikuasai oleh negara UUD 45 Pasal 33 ayat 2
Dalam Islam, negara memenuhi kebutuhan vital bagi rakyatnya secara gratis. 
Bukan menjual dengan harga ”Pasar” yang dipermainkan oleh para spekulan!
Selain itu, air, padang rumput, dan api (energi) menurut Islam adalah milik 
ummat Islam bersama. Bukan justru diserahkan kepada orang-orang kafir harbi!

Kaum muslimin berserikat (memiliki bersama) dalam tiga hal, yaitu air, 
rerumputan (di padang rumput yang tidak bertuan), dan api (migas/energi). (HR. 
Ahmad dan Abu Dawud)

Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara 
dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat UUD 45 Pasal 33 ayat 3

Menurut Pancasila dan Islam Kekayaan Alam yang merupakan kebutuhan vital rakyat 
banyak dikelola negara. Bukan MNC yang menjual ke rakyat Indonesia dengan harga 
setinggi-tingginya atau Harga Dunia!

Prabowo juga berani mengatakan bahwa Bursa Saham itu tidak lebih dari ajang 
perjudian. Memang Bursa Saham, Pasar Uang, dan juga Pasar Komoditas saat ini 
merupakan ajang spekulasi/judi yang banyak menyedot uang dan bisa menghancurkan 
perekonomian dunia.

Terlepas kita memilih Prabowo atau tidak, tapi harusnya Parpol Islam membawa 
Visi Ekonomi Islam. Bukan Sistem Ekonomi yang dibuat oleh kaum Yahudi dan 
Nasrani seperti Sistem Ekonomi Kapitalis Neoliberalis. Minimal Parpol Islam 
harus memiliki Visi Ekonomi Rakyat dan Kemandirian. Ummat Islam harus Kaaffah 
dan memakai Sistem Ekonomi Islam. Bukan yang lain!
Agar mendapat simpati rakyat, Partai Islam tidak hanya mengandalkan sentimen 
agama Islam. Tapi juga memberi solusi untuk mengatasi kemiskinan lewat sistem 
Ekonomi Islam sehingga selruh rakyat Indonesia bisa hidup makmur.

Patutkah ummat Islam mengikuti paham Ekonomi  Yahudi dan Nasrani dan 
meninggalkan Hukum Allah?

„Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan 
janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh 
yang nyata bagimu.“ [Al Baqarah:208] 

”Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? Hukum siapakah yang lebih baik 
daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?” [Al Maa-idah:50]
Ini adalah gambaran Sistem EKonomi Kapitalis Neoliberalis yang diusung oleh 
orang-orang Liberal (satu grup dengan JIL) yang merupakan kaki tangan AS:

Neoliberalisme: Paham Ekonomi yang mengutamakan sistem Kapitalis Perdagangan 
Bebas, Ekspansi Pasar, Privatisasi/Penjualan BUMN, Deregulasi/Penghilangan 
campur tangan pemerintah, dan pengurangan peran negara dalam layanan sosial 
(Public Service) seperti pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.
“Pasar Modal” (Pasar Uang, Pasar Saham, dan Pasar Komoditas) adalah prioritas 
utama
Neoliberalisme dikembangkan tahun 1980 oleh IMF, Bank Dunia, dan Pemerintah AS 
(Washington Consensus)
Neoliberalisme lebih mengutamakan sektor keuangan (Makro) daripada sektor riel. 
Di Indonesia sekitar Rp 60 T/tahun untuk pemilik SBI/SUN
Memberikan “kebijakan” pinjaman hutang dengan syarat agenda Neoliberalisme bagi 
dunia
Penghargaan diberikan bagi negara yang taat dan hukuman bagi yang membangkang
Pematokan Kurs (Pegged Rate) uang dihapus diganti dengan ”Kurs Mengambang” 
(Floating Rate)
Agar nilai uang stabil pemerintah membayar sekitar Rp 60 Trilyun setiap tahun 
ke pemegang SBI dan ORI
Hancurnya Rupiah tahun 1998 dari Rp 2.200/1 USD hingga Rp 11.670/1 USD akibat 
”Kurs Mengambang” dari Neoliberalisme
Penghapusan ”Subsidi” BBM dan Listrik yang menaikan harga. Bensin tahun 1998 
sekitar Rp 700/liter jadi Rp 6.000 di 2008 (Naik 76%/tahun)
Penjualan BUMN/BUMD ke Swasta/MNC. PAM, Indosat, Telkom, Krakatau Steel dijual 
ke Swasta/Asing. RS Pemerintah ke Swasta
Privatisasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jadi BHMN. Uang masuk/kuliah di UI Rp 
200 ribu pada tahun 1998 jadi Rp 25 juta dan Rp 7,5 juta per semester tahun 
2008 (Naik 365%/tahun)
Lihat lebih jauh tentang paham sistem ekonomi Neoliberalisme yang bertentangan 
dengan Islam yang diusung oleh orang2 Liberal di bidang ekonomi (saudara JIL):
http://media-islam.or.id/2008/09/16/paham-ekonomi-neoliberalisme-bertentangan-dengan-islam/
http://kabarislam.wordpress.com

Wassalam
===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: [email protected]


      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke