Kalo para nenek baca ini tersungging gak ya? Pdhal mereka juga yg bikin setiap 
org yg ada ini ada .. ;-)

org2 pintar sblmnya tdk pernah mengkiaskan (kehidupan) dunia ini lbh dari suatu 
hal yg membuat anjing selalu menjulurkan lidahnya.


Salam,
fahru

-----Original Message-----
From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
Sent: 22 March 2009 11:40
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Visi Ekonomi Parpol Islam Tidak Jelas

He.. he.. he... sampeyan dah ngerasain kan ternyata dunia ini bagaikan
nenek-nenek peot, dan bukan bidadari cantik yg turun dari sorga. Tapi
yo tetep aja kudu mau dipeluk sama tuh nenek-nenek meskipun bau
apeksss.... jadi tutup mata, tutup hidung aja... :) :)

:)
salam hangat

2009/3/22 Bango Samparan <[email protected]>:
>
> Untuk mas Gede, trims atas peringatannya. Yah, dalam konteks yang tak sehebat 
> para Nabi dan Shohabah, saya selalu mencoba menciptakan tantangan seperti itu.
>
> Untuk mas Mawan, hadist tersebut dalam konteks modern menyebut apa yang 
> dinamakan barang publik. Untuk barang publik memang memiliki kaidah-kaidah 
> khusus dalam mendayagunakan.
>
> Yang saya bingungkan sebetulnya bukan pada level normatif dan akademiknya 
> mas. Tapi gimana barang publik saat ini bisa dikembalikan menjadi milik 
> publik lagi.
>
> Tentang HT mas, kadang saya punya catatan untuk kadernya (tentu saja yang 
> saya kenal). Karena kader HT, si fulan temanku kalau mengkritik negara ini 
> abis-abisan deh. Eee ... tetapi giliran butuh dana penelitian, si kader 
> mintanya ke dikti juga:-)
>
> Saya pernah peringatan si fulan ini, mas ciri pokok khilafah dan khalifah 
> adalah "mengambil secara haq, dan meletakkan secara haq pula". Jadi, kalau 
> negera ini keadaannya seperti yang panjenengan kritikkan, pastilah negara ini 
> telah "mengambil secara tidak haq dan meletakkan secara tidak haq pula." Nah, 
> kalau begitu bagaimana panjenengan tega minta dana penelitian ke pemerintah? 
> Jangan-jangan itu sesuatu yang tidak haq.
>
> Salam hangat
> B. Samparan
>
>
> --- On Sun, 3/22/09, Mawan Sugiyanto <[email protected]> wrote:
>
>> From: Mawan Sugiyanto <[email protected]>
>> Subject: Re: [is-lam] Visi Ekonomi Parpol Islam Tidak Jelas
>> To: [email protected]
>> Date: Sunday, March 22, 2009, 6:39 AM
>>
>>
>> Heheheheehh.... ya begitulah dari contoh Utsman dan Contoh
>> penerimaan hadiah tadi mensyiratkan kalau orang-orang yang
>> betul2 tahu bagaimana cara mendapatkan harta (pi


[The entire original message is not included]
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke