Karena yang bikin partaiĀ dikenal jujur, maka mari kita tabayyun kan kejujuran itu dengan cara yang amat sederhana..
pertama, kalau ada kader PKS di sekitar rumah anda, coba undang rutin tahlilan atau diba'. Sambil nitip pesan , wahai ikhwan ini warisan mulia mbah Hasyim yang sampean iklankan itu lo...isinya tahlilan dan diba itu mengangungkan ALLAH dan Muhammad. Maukah ikwan mengangungkan Allah bersama kami ? Kalau disambut dengan hangat dan mau rutin mendatangi, berarti orang NU yang menang dong. Maksudnya tanpa susah payah promo mengiklankan diri sebagai organisasi yg paling rahmatan, ternyata akhirnya didekati orang yang pengen cara rahmat dan berkah. Kalau sambutannya sinis, berarti jelas iklan itu ya bunglon saja...rumus baku politik tetap dijadikan agama> politik + machiaveli = kekuasaan. Puncaknya adalah kekuasaan. Agama sekedar stempel pengesahan. Dan nggak usah heran. Itu sudah terjadi sejak Habil dan Qabil. kedua, mari kita mengadakan wawancara singkat kepada saudara /orang terdekat/keluarga/ sahabat para pahlawan. Entah dari pihak KH Hasyim Ashari, KH Ahmad Dahlan, Bung Karno, Bung Tomo..dll...dengan sedikit pertanyaan singkat " apakah keluarga/saudara/ sahabat anda ini mau di sejajarkan persis dengan Pak Harto ? Kalau mereka mau ya ngapain kita yang saudara bukan, sahabat bukan kok malah meributkan... Tapi kok feeling saya nggak mungkin mereka mau...sebab orang2 yang dekat dengan para pahlawan itu sudah sangat paham dan tahu persis bagaimana darah dan keringat serta pengorbanan yang dikeluarkan dengan tanpa meminta imbalan apapun. Dan semua kesamaan anak/saudara/ sahabat para pahlawan itu hanya satu yaitu mereka hanya menerima warisan ilmu dan ideologi yang berlebih, sama sekaliĀ bukan harta yang berlebih... silahkan dibandingkan, semoga tetap padhang... wasb http://www.padhangjingglang.blogspot.com --- Pada Sen, 17/11/08, Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Dari: Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> Topik: Re: [kmnu2000] Tokoh Muda Satu Kata Kritik Iklan Politik PKS Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 17 November, 2008, 8:29 AM PKS sedang menunujukan diri yang sebenarnya. "Bersih dan peduli" maknanya menjadi "Sikat bersih (habis) semua cara ga "peduli" dengan cara apapun termasuk dengan membohongi publik. Rosa Prabowo wrote: > > Salam, > > Menurut saya bukan faktor "memiliki"-nya yang "haram". Memang > Hadlaratusy Syeikh Hasyim Asy'ari "milik" seluruh bangsa Indonesia. Ia > juga pahlawan Nasional. Memang beliau juga punya "ide nasionalis" > seperti para tokoh yang lain (eg. Resolusi Jihad yang mendorong > perjuangan membentuk Negara Indonesia). Namun tidak bisa disangkal > bahwa tokoh-tokoh itu juga punya "pendekatan religius" dan > "kenegaraan" yang berbeda kalau tidak mau dikatakan "berseberangan" . > Menjadikan semua tokoh itu "panutan" yang akan diikuti > langkah-langkahnya, menurut saya adalah salah satu bentuk "pembohongan > publik" (meskipun barangkali dengan maksud baik). Apalagi ditambah > dengan kontroversi tentang Pak Harto. Ini satu hal yang menurut saya > sangat disayangkan dari partai yang mengusung slogan "bersih, peduli > dan professional" . > > > > > Salam, > > Rosa > http://safiramachru sah.blogspot. com <http://safiramachru sah.blogspot. com> > > > > > > > --- On Mon, 17/11/08, Arif Hidayat <alfaylaksana@ telkom.net > <mailto:alfaylaksan a%40telkom. net>> wrote: > > From: Arif Hidayat <alfaylaksana@ telkom.net > <mailto:alfaylaksan a%40telkom. net>> > Subject: Re: [kmnu2000] Tokoh Muda Satu Kata Kritik Iklan Politik PKS > To: [EMAIL PROTECTED] s.com <mailto:kmnu2000% 40yahoogroups. com> > Received: Monday, 17 November, 2008, 9:45 AM > > Saya suka2 saja PKS menyertakan Mbah Hasyim Asy'ari. Partai manapun > berhak makai. Ndak ada istilah ghosob. Seperti masjid, ndak ada istilah > ghosob. Silahkan semua makai. Hak makai tdk hak memiliki. Kebenaran tdk > bisa dimonopoli. > > Orang NU ndak usah bingung. Mau nyoblos partai apa saja silahkan, yg > sesuai hati nurani. Ndak ada yg dilarang. > > Salam > AH > > Pada hari Sabtu, tanggal 15/11/2008 pukul 12:56 +0700, Kh Anam menulis: > > Mas Musqsith, > > Bukankah pada saat suatu kejadian sudah mengkrucut pada persoalan yang > > sangat teknis, maka kaidah umum saja tidak cukup. "Al-ibrah bikhususis > > sabab, la bi umumil lafdz". Bahwa "Mbah Hasyim milik semua" itu tidak > > cukup > > bisa menjadi dasar bahwa "beliau milik PKS", pada saat PKS punya faham > > yang > > berbeda dengan beliau. > > > > Salam, > > Anam > > > > > Make the switch to the world's best email. Get Yahoo!7 Mail! > http://au.yahoo. com/y7mail <http://au.yahoo. com/y7mail> > > [Non-text portions of this message have been removed] > > [Non-text portions of this message have been removed] ___________________________________________________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed]
