Harusnya kepedulian penguasa pada tarian yang menimbulkan syahwat perlu
disambut gembira, ini adalah bagian amar ma'ruf nahi mungkar. Masih banyak
yang bisa dilihat sisi positifnya ketimbang melihat sisi negatifnya dari
kebijakan gubernur jabar tsb. Jangan lantas dicurigai bakal muncul
larangan tahlil, dibaan dan yasinan, ini mah sikap suudz dzon yang
berlebihan dan tidak berdasar sama sekali.

Kadang keputusan penguasa bila digunjing atau dikritisi mirip-mirip dengan
anekdote hikayat seorang pemuda dengan ayahnya serta sang keledai :
syahdan di suatu pasar, ketika seorang pemuda jalan bersama ayahnya sambil
menuntun keledai, dikomentari orang-orang di sekitarnya, "tuh lihat bapak
dan anaknya bodoh banget ya, punya binatang pembawa beban, tetapi
keledainya cuman dituntun". Karena gunjingan itu begitu jelas terdengar,
maka sang ayah menyuruh anaknya naik sendirian, sementara sang ayah tetap
berjalan kaki. Tak berapa lama berjalan, terdengar lagi gunjingan dari
orang yang dilaluinya, "tuh lihat betapa kurang ajarnya si pemuda itu,
enak saja dia naik keledai, sementara bapaknya jalan kaki, betapa
durhakanya si pemuda itu". Karena gunjingan itu jelas dan bikin panas
telinga, maka sang pemuda itu merespons dengan turun jalan kaki, dan
menyuruh ayahnya yang naik ke punggung keledai, sang ayah juga menurut
karena gunjingan itu juga didengarnya. Namun apa yang terjadi, setelah
bejalan beberapa saat, masih muncul juga gunjingan lain, "tuh lihat betapa
egoismenya si bapak itu, enak saja dia naik sendirian di atas punggung
keledai, sementara anaknya jalan kaki menuntun, di mana kasih sayang sang
bapak pada sang anak ??". Begitu mendengar gunjingan tsb, maka sang Bapak
segera merespons dengan menyuruh sang anak naik ke punggung keledai tepat
di belakang sang ayah. Dengan senyum sang bapak dan sang anak berbisik,
pastilah gak ada yang menggunjingi kita, karena ini adalah tindakan yang
paling baik. Namun gunjingan lain muncul tidak lama kemudian, "tuh lihat,
sang bapak dan sang anak itu sama-sama tidak memiliki keperibinatangan,
sudah tahu keledai kecil, dinaikan berdua dasar tidak punya rasa kasih
sayang sama sekali pada makhluq sesama !!". Terkejut dengan gunjingan
tersebut, maka keduanya tidak tahan alias merasa risih. Maka keduanya
turun sambil berpikir, baiknya kita panggul saja keledai ini, pastilah ini
langkah yang paling benar dan baik, kita akan disebut pengasih pada
binatang. Maka keduanya memanggul sang keledai dan berjalan melanjutkan
perjalanan. Namun tidak lama mereka berjalan, timbul suara gunjingan yang
tidak kalah ramah dan riuhnya, " tuh lihat, sang bapak dan sang anak tidak
menaiki keledai, untuk apa membawa binatang pembawa beban kalau cuma untuk
dipanggul, mungkin rada gila kali ya ha ha ha ..................". Dengan
nafas terengah-engah sang bapak dan sang anak ini berhenti dan bingung mau
mengambil langkah dan keputusan apa lagi ?? kok semua yang dikerjakan
salah melulu gak ada benernya di mata khalayak ???.

wassalam
Abdul Mu'iz

> Sepertinya larangan2 lain tidak lama lagi akan muncul di jabar.
> Siap2 saja di jabar nanti dilarang tahlil, diba dan yasinan...:)
>
> hamzah sahal wrote:
>> Tari Jaipong Jangan Dilarang, Cukup Ubah Kostum
>> K. Yudha Wirakusuma - Okezone
>> Jum'at, 6 Februari 2009 - 07:22 wib
>> JAKARTA - Tarian Jaipong saat ini terancam
>> dilarang karena alasan goyangannya yang menimbulkan imej negatif.
>> Bahkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pun dikabarkan akan
>> ?merevisi' tarian tradisional suku Sunda tersebut.
>>
>> Menanggapi
>> hal ini, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring
>> menyarankan jangan ada larangan untuk tari ini melainkan mengubah
>> pakaian yang menjadi kostum menari Jaipong.
>>
>> "Dianjurkan tarian
>> itu tetap ditayangkan tapi pakaiannya dijaga, tampilan di depan publik.
>> Apalagi sekarang ada undang-undang pornografi, juga sudah diberlakukan.
>> Mungkin antisipasi saja," imbaunya di sela-sela acara penggalangan dana
>> bertema Solidaritas untuk Perempuan dan Anak Palestina di Balai
>> Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (5/2/2009).
>>
>> Menurutnya, perlu dilihat juga mengenai sejarah tari Jaipong. "Itu
>> tarian erotis dan di tempat-tempat yang terkenal sebagai tempat kurang
>> baik. Walaupun sekarang tari Jaipong saya lihat sudah mulai ditampilkan
>> di tempat-tempat umum dengan cara-cara yang tidak seperti dulu,"
>> ujarnya.
>>
>> Sebelumnya, Ahmad Heryawan meminta agar gerakan tari
>> Jaipong diperhalus. Yakni penarinya tidak memakai pakaian lekbong (baju
>> di atas batas ketiak ke atas).
>>
>> Hal ini pun ditanggapi Kepala
>> Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Jawa Barat Herdiwan Iing
>> Suranta. Menurutnya, bagian tubuh wanita yang terbuka dan gerakan tubuh
>> wanita bergoyang pinggul demonstratif. (lsi)
>>
>>
>>
>> ________________________________
>> From: Rusdin Nur <[email protected]>
>> To: [email protected]
>> Sent: Friday, February 6, 2009 8:00:19 AM
>> Subject: Re: [bahtsulmasail-nu] Jaipongan dilarang?
>>
>>
>>
>> Semakin sempit saja ruang gerak budaya yang dapat dikembangkan oleh
>> masyarakat, lantaran berkembangnya kelompok-kelompok tertentu yang
>> sesungguhnya pemahaman keagamaanya sempit.
>>
>> Tari jaipong merupakan seni rakyat yang telah berkembang ratusan tahun
>> yang lalu, kenapa baru sekarang dianggap melanggar norma-norma agama.
>>
>> Tidak hanya jaipong yang dianggap melanggar agama dan dilarang, sekarang
>> ada Parpol tertentu dengan lantang berrteriak soal bid'ah......
>> ......... ........  PARPOL APA ORMAS KEAGAMAAN... .HE... HE ....HE
>> ...HE.....
>>
>> Salam
>>
>> Rusdin
>>
>>
>> --- On Thu, 5/2/09, hamzah sahal <saha...@yahoo. com> wrote:
>>
>> From: hamzah sahal <saha...@yahoo. com>
>> Subject: Re: [bahtsulmasail- nu] Jaipongan dilarang?
>> To: bahtsulmasail- n...@yahoogroups. com
>> Date: Thursday, 5 February, 2009, 9:43 PM
>>
>>
>> PKS bughot terhadap tradisi.
>> saya bantu menyeretnya, mas...
>>
>> saya memillih mengenyampingkan aurot,
>> krn fikih yg berbicara aurot dan
>> goyang pinggul itu "fikih kecil",
>> sedangkan fikih kebangsaan dan seisinya
>> adalah "fikih besar"
>>
>> istilah itu (fikih besar dan fikih kecil) tak ada di LBM
>> manapun..apalagi MUI..hehehe. ...
>>
>>
>>
>> salam, hamz`
>>
>>
>> ________________________________
>>  From: heru salim <heru_g...@yahoo. com>
>> To: bahtsulmasail- n...@yahoogroups. com
>> Sent: Thursday, February 5, 2009 9:21:11 PM
>> Subject: Re: [bahtsulmasail- nu] Jaipongan dilarang?
>>
>>
>> sahal
>> teman2 seniman sudah saling berkontak mengenai soal ini dan mencari
>> bukti yang lebih sahih untuk melakukan advokasi. sudah makin jelas,
>> bagaimana 'wajah' PKS yang sesungguhnya berkaitan dengan seni dan
>> tradisi.
>>
>> salam
>>
>> --- Pada Kam, 5/2/09, hamzah sahal <saha...@yahoo. com> menulis:
>>
>> Dari: hamzah sahal <saha...@yahoo. com>
>> Topik: Re: [bahtsulmasail- nu] Jaipongan dilarang?
>> Kepada: bahtsulmasail- n...@yahoogroups. com
>> Tanggal: Kamis, 5 Februari, 2009, 5:14 AM
>>
>>
>> sahabat kita yang bernama Hairus Salim HS wajib berkomentar
>> (mengadvokasi)
>> :)
>>
>> Mas Rum, apa hukumnya Jaipong?
>>
>> salam
>>
>>
>>
>>
>> ________________________________
>>  From: nugroho angkasa <nugroho.angkasa@ gmail.com>
>> To: bahtsulmasail- n...@yahoogroups. com
>> Sent: Thursday, February 5, 2009 8:03:49 PM
>> Subject: [bahtsulmasail- nu] Jaipongan dilarang?
>>
>>
>> Ini bukan isu atau gossip, salah satu wartawan senior di Bandung
>> menginformasikan dan telah di chek & ricek...
>> bahwa tadi siang Gubernur JABAR Ahmad Heryawan telah secara syah
>> melarang seni tari Jaipongan dan Bajidoran... ???!!!
>> untuk lebih lanjut kami pun akan menyelidikinya kembali...
>>
>> JAIPONG DILARANG
>>
>> Matdon Penyair
>> Hari ini jam 15:52
>>
>> Kawan-kawan sebangsa dan setanah air…
>>
>> Akhirnya kekhawatiran yang selama ini menggelayuti warga Jawa Barat
>> khususnya seniman terjadi juga, Gubernur Jawa Barat asal Partai Keadilan
>> Sejehtra itu secara syah telah melarang seni tari jaipongan dan
>> bajidoran dipentaskan di bumi pertiwi parahyangan.
>>
>> Informasi ini saya dapatkan darai rekan wartawan Galamedia Bandung Kiki
>> Kurnia via sms, tak percaya dengan sms saya telpon kesana kemari,
>> berbagai narasumber dan lain-lain. Akhirnya salah seorang staff
>> Disbudpar Jawa Barat (enggan disebut namanya) mengakui hal itu.
>>
>> "Gubernur Jabar telah melarang tari tradisional yang mengandung unsur 3G
>> yakni, geol, gitek dan goyang, didalamnya adalah jaipongan dan
>> bajidoran, abdi ge teu ngartos naha gubernur teh bet kitu nya…" ujar
>> staff disbudpar itu.
>>
>> "Dalam beberapa kali ceramah di kampus Unisba dan UPI bandung, si
>> gubernur selalu bilang bahwa seni itu harus islami, tidak boleh ada
>> unsur goyangnya, ini kacau!!" ujar Edi, wartawan Republika Bandung.
>>
>>
>> Ini persoalan serius kawan, persoalan budaya yang patut dipertahankan.
>> Tradisi budaya warisan nenek moyang yang luhur itu, masa harus dijajah
>> oleh kepentingan sekelompok manusia. Kita semua pasti beragama (seperti
>> gubernur yang islami itu…). Susah kalau kacamata agama dikaitkan dengan
>> budaya dalam hal ini jaipongan dan bajidoran.
>>
>> Sumber: http://www.facebook .com/profile. php?id=632028148
>> #/inbox/readmess age.php?t= 1024661310614&mbox_pos=0
>>
>>
>>
>> ________________________________
>>  Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya?
>> Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
>>
>>
>> ________________________________
>>  New Email addresses available on Yahoo!
>> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
>> @rocketmail.
>> Hurry before someone else does!
>>
>>
>>
>>
>>
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> ______________________________________________________________________
>> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
>> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
>> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
>> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
>> [email protected]
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> [email protected]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


Kirim email ke