Maksud saya mengemukakan fakta sejarah itu adalah untuk mengjawab
argumentasi Anda yang sepertinya menyimpulkan bahwa kebodohan dan kemiskinan
adalah "inherent" dengan agama Islam. Dengan adanya fakta sejarah itu maka
argumen Anda sudah dipatahkan.

Oh jadi Anda sering mengunjungi negara-negara Arab sebagai bagian dari
kerja? Ha ha ha ha. Kalo gitu Anda makan uang  Arab juga dong? Yeah I love
my job, I need the money. Bagaimana Anda mengeja teknologi?
t-e-k-h-n-o-l-o-g-y. Itu ejaan versi bahasa apa ya? Indonesia bukan, Inggris
juga bukan.

Mas Raden, pembantu-pembantu di Arab juga banyak didatangkan dari Filipina,
negara Katolik yang taat. Apa itu karena mereka Katolik dan tidak memiliki
"The Protestant ethic" seperti teorinya Max Weber?

Yang menghuni daerah kumuh jelas kebanyakan orang Islam karena mayoritas
penduduk Indonesia adalah orang Islam.

n 6/3/07, RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

--- In [email protected], "Ahmad Pathoni"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>


+++ INi sudah lama berlalu, kok berhenti? Anda mau hidup dari mimpi
masa lalu? Lalu bagaimana anda mau selesaikan Sidoardjo, korupsi,
kebodohan dan keterbelakangan?

O++++  Saya sering buisness trip ke negara negara ini, dalam rangka

financeing proyek proyek mereka dengan menggunakan mesin mesin serta
tekhnology Austria. kesimpulan saya adalah:

1) Perkembangan negeri mereka, saudi Arabia, Emirates adalah se mata
mata karena MINYAK dan GAS, bukan karena SDM mereka.

2) perkembangan ini 100% ditumpu oleh know how Barat dengan tenaga
Expatriates dari Barat. Buruh buruihnya datang 100% dari negara
negara Muslim: Nangla Desh, Pakistan, Malaysia, Indonesia, dll.

3) Management management perusahaan besar, hotel hote serta banking
institutions dipegang oleh akhli akhli dari Barat.

> Tapi saya bukanlah orang yang menghubungkan kemajuan suatu bangsa
dengan
> agamanya. Kondisi bangsa-bangsa sekrang ini mungkin disebabkan
oleh faktor
> berlainan, bisa budaya dan sejarah atau geografis dll. Saya kira
dalam Islam
> juga orang dianjurkan untuk mencari ilmu dan bekerja keras.
> Sekarang bisakah anda menjelaskan kemajuan Jerman simply karena
kekristenan
> mereka atau Jepang karena keshinto-buddhaan mereka?

+++ Lalu latar belakang budaya apa yang anda mau suguhkan? Budaya
Islam?

Dianjurkan bekerkerja keras? Hasilnya? Di Indonesia terjadi? di
Pakistan? di Bangla Desh? di Tunisia?
\

> Dunia Islam sekrang mungkin nggak semaju Eropa atau Amerika Serikat
> (Christendom) tapi jangan lupa bahwa Islam juga memberi sumbangan
kepada
> renainsans Eropa di bidang scence, arts, literature dan
philosophy. Siapa
> yang melahirkan Aljabar, Algorithm, dasar-dasar fondasi ilmu
Kimia, angka 0
> dan astronomy?


+++ INi sudah lama berlalu, kok berhenti? Anda mau hidup dari mimpi
masa lalu? Lalu bagaimana anda mau selesaikan Sidoardjo, korupsi,
kebodohan dan keterbelakangan?


>
> Kalo anda pikir saya hanya omong kosong saja. Ini dari laporan
dari koran
> Inggris The Independent.


+++ Omong kosong atau tidak, lihatlah keliling anda. Siapa yang
menghuni hunian kumuh di tanah Air kita? Siapa yang menghuni hunian
luxus di jakarta dan kota besar lainnya?

bangun bung, bangun!



Web:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Klik:

http://mediacare.blogspot.com

atau

www.mediacare.biz

====================
Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links




Kirim email ke