...
>Pengangkatan 200 anggota MPR tidak dapat dibilang fair. Jika memang ada
>yang berprestasi luar biasa pada negara dan diakui masyarakat banyak, 10
>sampai 20 orang dari 700 anggota, okelah untuk dapat diangkat. Tetapi
>kalau sampai 200 dari 700 tersirat jelas bahwa upaya tersebut hanya
>untuk melanggengkan kekuasaan, tidak ada alasan lain !!!
Yw: Kalo misalnya: pemilu menghasilkan 500 anggota legislatif,
terus yg 200 sisanya itu dipilih/ditetapkan oleh yg 500... Gimana?
Kalo pola ini menurut saya cukup fair. (In this case, presiden
sebagai kep. neg. cuman tukang stempel doang).
Atau setidaknya kalo yg 200 itu usulan presiden,... sebelum
ditetapkan perlu dapet approval dulu dari yg 500, jadi bisa
direvisi (digonta-ganti orangnya) here and there...
Atau ada Tap/UU yg strict mengatur siapa yg boleh dan
siapa yg tidak boleh jadi yg 200.
dst. Pokoknya, menurut saya, bisa dibikin fair.