--- In [EMAIL PROTECTED], "antonhartomo" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> mBah Soel, et al,
> kalo apa-apa nunggu gov, saya nomer satu yang cenderung pesimis, 
> orang kita tahu sendiri model birokrat-politisinya. dan saya sampe 
> detik ini masih yakin tak bakal efektif biar 10 tahun kedepan bila 
> tak dimulai dari sektor-bersih artinya rakyat sendiri dilibatkan, 
> tanpa dana-dana 'politis' gov. memang kita ya mesti puas dulu bisa 
> secara 'gurem' bikin pilot projects pribadi (kalo kebanyakan, istri 
> bisa 'ngroweng' dana-domestik sedikit katut ya) sementara upaya itu 
> masih part-time.
> tapi kalo ada dukungan 'netral', tanpa disunati, lain lagi bakal 
> ceritanya. gak usah nunggu pension pun kita bisa jadi pilih full 
> berdayakan rakyat. sasaran garapan ada banyak kok di network kami.
> hayo gimana ?
> salam-mikro
> (bosen bual makro)
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Yaah, itu kalau gov-nya tetap seperti sekarang atau
yang dulu. 

Maka dari itu, mumpung GOV-nya bakalan baru, apalagi
(meski ada protes, ada pujian, ada macem-macem) presidennya
pernah kuliah program khusus di IPB... ehehehe. 

Memang sudah banyak fakta bahwa GOV ya begitu itu. Jangankan
gov, lha para WARAK (wakil rakyat) gimana? WOng mreka
juga sudah jadi angguta JK (Jama'ah Korupsiyah...)

Ideal memang rakyat langsung digerakkan. Tapi rakyat
kerja sendiri juga membuat pesimis. Parnah ada proyek
cukup berhasil, pelaksananya (aku yakin) bersih wong
sahabat dekat yang sama-sama kere.... hehehe, toh
tak bisa menarik rakyat. Karena komoditasnya bukan
makanan pokok atau bahan yang lumrah dikonsumsi
di daerah pelaksana proyek.

Bagi saya asal ada kemauan politik, lalu dilakukan
efisiensi... misalnya berani membubarkan MENRISTEK
dan BBPT... hehehe, membubarkan Bappenas yang malah
kebanyakan jadi penilai Proposal berimbalan.....
terus menghindarkan "dumpyuk" (overlap) pekerjaan
dan wewenang orang-orang LITBANG dan PENYUL....
berbaik-baik dengan LSM-LSM hijau (maksudnya
yang bergerak untuk KLH dan pengentasan petani
dari kemiskinan ke yang layak) saya masih punya
harapan besar pada negeri saya untuk bisa bangkit.

Jadi harus menyeluruh. 
(Wong sekarang ini para peneliti itu tiap tahun
seperti sedang main sayembara.... hehehe... bikin
proposal, lalu diadu di Bappenas kek BPPT kek, 
DRN kek, Dikti Kek... lalu dapat dana... lalu melak-
sanakannya.... lalu potong-potongan hahahaha.

Coba dana-dana utangan itu langsung diimplementasikan
ke p[ertanian, kehutanan atau perikanan.... barangkali
sudah berdiri puluhan pabrik kilang sawit, pabrik gula
baru, dan PABRIK BERAS NASIONAL..... hehe, ini yang
saya angan-angankan sejak masalah Ketahanan Pangan
Mengemuka, sementara Pak Kwik Kian Gie malah mimpi
memborong saham BCA.... yang kalau tak salah itungannya
nilai yang diimpikan Pak Kwik itu setara dengan
pangan manusia Indonesia selama 1 tahun penuh....!
Yang kalau dijadikan PABRIK BERAS NASIONAL di sentra-
sentra padi, akan menjamin negeri ini tidak bakalan
impor, malah ekspor PRODUK OLAHAN BERAS... dari
"rice brand" sampai "Arak Putih".... saking melim-
pahnya beras yang diproduksi. Saking bosennya rakyat
Indonesia makan nasi, bubur, rempeyek dan lain-lain.

Tapi?
Yaaa, itu semua hanya otak-atik angka-angka menakjubkan
yang beredar di media masa tetapi menjadi kancah
bancakan dan manipulasi. Sedih.

--mbabsoel--



 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke