Pak Eko,

I beg to differ...

Ideologi, hemat saya tdk dianut negara... tapi dianut oleh rakyat. dan bukan 
suatu yg statis.
Negara, (lagi-2 hemat saya) tidak berhak atas ideologi yg dianut rakyat... 
terlepas dari kerangka normatif yg tersedia (given). 

Planner, sebagaimana rakyat, memiliki hak utk ber-ideologi... apapun itu.

Parpol... sewajarnya adalah akumulasi dari rakyat yg bebas ber-ideologi 
tersebut (jadi seharusnya bukan diikat hubungan kekerabatan maupun dinastik)

Planner, in his/her part, memiliki kesempatan utk ambil bagian dari dinamisasi 
ideologi tsb. 
toh UUD bisa di-amandemen kan?? 

Salam Hangat,
-K-



 
Harya Setyaka
Duren Tiga Selatan 89
Jakarta INDONESIA

----- Original Message ----
From: Eko BK <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, August 30, 2007 4:28:47 AM
Subject: Re: [referensi] kata SBY soal PENEMPATAN SBI: Ironi di tengah 
kebutuhan dana utk pembangunan









  


    
            Betul Pak Agus, Pak BTS dan Pak BSP mohon jangan japri2an... saya

sendiri turut sangat menikmati pembelajaran soal keuangan daerah di

sini...



Mas Koko, saya kira bagaimanapun seorang planner suka atau tidak suka

pasti terikat pd ideologi yg dianut negara tempat dia membuat

rencananya.. . Indonesia misalkan by constitution sebetulnya banyak

menganut prinsip2 keadilan sosial yg dapat dikategorikan negara

sosialis non komunis.. tapi dlm perkembangannya banyak juga kebijakan

yg bersifat liberal, semi liberal, dst... semua campur aduk... jadi

memang bukan salah planner negeri ini kalau tdk punya ideologi

sebingung elit2 politiknya (rasanya ada artikel detik.com yg menyatakan

dlm masa datang parpol harus menganut ideologi liberalisme atau

sosialisme karena nasionalisme memang bukan ideologi)...



salam.



--- Haryasetyaka <kokomarokosetyoko@ yahoo.com> wrote:



> 

> 

> Bank adalah bank... lembaga keuangan yg fitrahnya adalah mendapatkan

> untung dari bunga pinjaman..

> 

> profit atau untung adalah bagian yg tidak terpisahkan dari

> keberlangsungan dan keberlanjutan Bank..  

> 

> saya selalu percaya bahwa kita tidak bisa mengharapkan suatu lembaga

> utk berbuat selain apa yg menjadi fitrah-nya.. . 

> 

> Planner ditantang utk bisa menyelesaikan masalah... bukan berlindung

> dibawah alasan 'tidak ada duit...'

> 

> tepat kalau pak BTS menyebutkan (minimal) 2 versi Planner, kapitalis/

> bervisi sosial...

> karena pilihan tersebut mutually exclusive dengan keprofesian.

> artinya, tidak selalu planner di'wajibkan memeluk ideology tertentu..

> (hare gene mewajibkan ideologi???)

> 

> kalau saya cenderung melihat dari 'efektifitas' seorang planner... 

> kalau kapitalis (apapun itu) tapi efektif, dan tidak melanggar norma

> maupun hukum, mengapa tidak?

> 

> Saya semakin yakin; bahwa karut-marut di sektor finansial bisa

> berdampak pada lingkungan fisik... namun sebaliknya, mungkin tidak

> terlalu signifikan.. .

> 

> -K-

> 

>  

> Harya Setyaka

> Duren Tiga Selatan 89

> Jakarta INDONESIA

> 

> ----- Original Message ----

> From: Bambang Tata Samiadji <[EMAIL PROTECTED] id>

> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com

> Sent: Tuesday, August 28, 2007 10:08:07 PM

> Subject: Re: [referensi] kata SBY soal PENEMPATAN SBI: Ironi di

> tengah kebutuhan dana utk pembangunan

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

>   

> 

> 

>     

>             

> 

> 

> 

> Ysh Bung Dwiagus dan milister lainnya

> 

>  

> 

> Tenang, tenang,  belum ke japri koq sepanjang 

> isunya masih hal-hal yang populer. Memang Pemerintah mengais-ngais

> dana dari 

> World Bank, ADB, IDB, dan lainnya untuk menutupi defisit. Sekarang

> defisit sudah 

> mendekati angka 1% dari PDB (maksimum 3%). Mengapa duit daerah tidak

> dipinjam 

> saja oleh Pemerintah daripada di SBI-kan?

> 

>  

> 

> Soalnya adalah jangka waktu. Kalau pinjam ke ADB, 

> WB, Obligasi Pemerintah, ORI, dan sebagainya, itu berjangka panjang

> (10-20 

> tahun) dan bunganya masih sekitar 10%; sedangkan kalau pinjam di

> bank, atau BPD 

> (sebagai bank umum biasa) itu jangka pendek  (maksimum 5 tahun) dan 

> bunganya bisa 17%. Mengapa BPD memilih meletakkan dana pemda ke SBI?

> Karena 

> berjangka pendek dan sewaktu-sewaktu bisa dicairkan atau ditarik. Nah

> Pemerintah 

> sekarang sedang menerbitkan Surat Perbendaharaan Negara (SPN)  yang 

> berjangka pendek. Ini kesempatan bagi pemda untuk membeli SPN. Dengan

> membeli 

> SPN (dibandingkan menempatkan di SBI), maka dana itu tidak nganggur

> di BI dan 

> mendapat bunga, tetapi dana itu dipakai oleh Pemerintah untuk

> membangun dan 

> tetap mendapat bunga (kupon) yang sama dengan yang diperoleh di 

> SBI.

> 

>  

> 

> Tentang BPD, memang namanya "pembangunan" , tetapi 

> prakteknya bank umum biasa. Sebelum tahun 1980, ada 3 jenis bank

> yaitu Bank 

> Sentral, Bank Pembangunan, dan Bank Umum. Catatan bahwa yang dimaksud

> dengan 

> Bank Sentral adalah Bank Indonesia yang mengatur kebijakan moneter,

> Bank 

> Pembangunan adalah bank yang memberi kredit jangka panjang untuk

> proyek 

> berjangka panjang, misalnya perkebunan, sedangkan Bank Umum adalah

> bank kredit 

> biasa. Setelah itu (UU yang baru tentang perbankan, tahun 1983), Bank

> 

> Pembangunan tidak ada lagi, jadi tinggal Bank Sentral dan Bank Umum,

> termasuk 

> Bapindo dan BPD menjadi bank umum biasa. Sekarang ada lagi Bank

> Syariah. Dulu 

> pembentukan BPD hanya berdasarkan perda, sekarang pembentukannya

> diperbarui 

> menjadi PT biasa sesuai dengan UU tentang Perseroan Terbatas.

> 

>  

> 

> Sepengetahuan saya, belum ada bank yang melongok 

> masterplan terus kemudian mempromosikan masterplan untuk dibiayai.

> Yang ada baru 

> berupa aplikasi calon debitor yang berkaitan dengan lokasi. Misalnya

> pengusaha 

> realestat dan properti mengajukan proposal kredit. Di sini baru bank

> mempelajari 

> prospek lokasi dan masterplan. Bila propek lokasi bagus dan sesuai

> dengan 

> masterplan, baru kredit itu bisa disetuji. Jadi memang bank itu butuh

> planner, 

> tetapi planner yang berpikiran bisnis atau planner kapitalis, bukan

> planner yang 

> bervisi sosial..wah bank bisa bangkrut nanti.

> 

>  

> 

> Thanks. CU. BTS.

> 

>  

> 

>  

> 

> 

>   ----- Original Message ----- 

> 

>   From: 

>   B. Dwiagus 

>   Stepantoro 

> 

>   To: [EMAIL PROTECTED] ps.com 

> 

>   Sent: Tuesday, August 28, 2007 5:11 

>   PM

> 

>   Subject: Re: [referensi] kata SBY soal 

>   PENEMPATAN SBI: Ironi di tengah kebutuhan dana utk pembangunan

> 

>   

> 

> 

>   

>   Pak BSP+BTS, 

> 

> 1. Kok jadi mau japrian? Bagi-bagi ilmunya,dong, pak. 

>   Jangan disimpen berduan. hehehehe

> 

> 2. Sebuah ironi apabila Dana di BPD 

>   di parkir di SBI, ketika masih ada orang-orang di pusat,propinsi,

> atau 

>   daerah yang masih mengais-ngais (atau mengemis-ngemis? ) dana dari

> ADB, 

>   WorldBank/IBRD, atau bank2 pembangunan di luar sana untuk

> proyek-proyek 

>   pembanungan, .... 

> Saya sih masih belum mengerti kenapa BPD masih mau 

>   menyandang kata "PEMBANGUNAN" di namanya, tap ibelum bisa serius

> menjadikan 

>   "development" sebagai core businessnya, ....  atau saya masih 

>   bermimpi BPD-BPD ini bisa seperti ADB,IBRD dan lain-lain yang bisa

> saja 

>   memberikan loans ke Pemda-Pemda lainnnya,... .. 

> toh bisa ajah dia 

>   melongok masterplan pembangunan propinsi/kabupaten tetangganya dan 

>   mencari-cari kemungkinan "development business" yang bisa di

> berikan,.. 

>   memberikan loan dengan interest menarik untuk propinsi/kabupaten

> tetangganya 

>   yang m emang membutuhkan dana itu ... 

> BUkan kah seperti itu, para 

>   "agen-agen ADB,WB,dll" yang melongok2 program,renstra nasional atau

> daerah 

>   untuk mencari kemungkinan2 loan2,... ??

> Apakah saya bermimpi ketika 

>   mengharapkan BPD punya agen-agen yang lebih pro-aktif mencari

> kemungkinan loan 

>   untuk pembiayaan pembangunan di berbagai daerah,..  

> 

> 3. Ya, sangat 

>   normalkalau BPD menaruh dananya diSBI,..... tapi sebuah kesia-siaan

> kalau itu 

>   nganggur di SBI hanya sekedar mendapatkan bunga saja,.... dan harus

> ada 

> 

=== message truncated ===



____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Luggage? GPS? Comic books? 

Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search

http://search. yahoo.com/ search?fr= oni_on_mail& p=graduation+ gifts&cs= bz



    
  

    
    




<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->








      
____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz

Kirim email ke