Pak ATA dan rekan2 ysh, Sebenarnya ada hal yang kurang kita sadari selama ini kalau setiap membicarakan 'ruang' sebenarnya kita sedang membicarakan 'kekuasaan'. Seperti contoh bapak, ruang seseorang dalam rumah adalah 15 m2, saya kira maksudnya adalah kekuasaan seseorang untuk bergerak leluasa di dalam rumah adalah berbasis minimal 15 m2, apakah demikian pak? Termasuk juga penzonaan, adalah menentukan zona kekuasaan pada individu/kelompok untuk melakukan aktivitas tertentu pada ruang tersebut. Bila membaca Il Prince kesan ini kuat sekali. Salam.
-ekadj --- In [email protected], abimanyu takdir alamsyah <takdi...@...> wrote: > > Pak Yayat ysh, > > Mungkin perlu juga dicermati, apakah produk tata ruang yang berlaku (ataupun > dilanggar) sudah cukup diberikan informasi memadai dan acuan sebagai bagian > dari "early warning system" dan "fire (disaster) escape system" oleh penentu > kebijakan, penyusun dan ahlinya. > Kalau tidak, berarti sistem tata ruang lama ternyata termasuk salah satu > bencananya.... > > Salam, > ATA > > 2010/3/1 Andi Plano andipl...@...

