Pada umumnya suatu aturan berkaitan dengan kepentingan lebih banyak orang dalam kasus tertentu terkait aturan tersebut. Misalnya ada aturan tentang merokok, tentang membangun, tentang penggunaan ruang, sampah, dll. Individu yang terkait dengan aturan (warga dki, kelompok, aliran, dll) tentu saja dapat mengikuti atau melanggar aturan tersebut, dengan menanggung risikonya masing-masing. Individu yang tidak terkait dengan aturan tersebut sudah tentu tidak ada perlunya untuk turut ribut-ribut. Misalnya kaum republik di AS yang menganggap negaranya negara kapitalis, menganggap tak perlu aturan yang berbau sosialis.
Kalau suatu aturan ternyata lebih banyak yang tidak mengikutinya artinya aturan tersebut tidak bermanfaat, hapus saja. Kalau suatu aturan tata kota lebih banyak tidak diikuti ya tidak ada gunanya sekolah tata kota dibuka. Kalau aturan emisi gas (kendaraan) tidak diikuti, tak ada gunanya kita bicara soal gas rumah kaca. Silahkan import kendaraan pribadi banyak-banyak, tak ada gunanya mengeluhkan transport macet, jalur jalan kurang, dan apa gunanya mencari alternatif sarana mobilitas yang lebih ramah lingkungan, dsb, dst. Salam, ATA * Maaf kalau saya selalu keras menentang para perokok. Saya cuma teringat kepada beberapa almarhum rekan-rekan termasuk bos-bos saya yang perokok yang menyatakan tetap merasa sehat, namun pada akhir hidupnya mengidap C. Semoga mereka yang tergolong penggemar rokok pada akhir hayatnya tidak menyusahkan kerabatnya, itu saja. 2010/3/24 Roos Akbar <[email protected]> > > > Yang pasti....kalau berkunjung/bertamu/main ke gedung PL ITB jangan > merokok. > Di gedung itu (semua ruang dan semua lantai), dilarang merokok. > kalau saya tidak salah ingat, rasanya dulu ada stiker" Hanya orang pandai > yang tidak merokok" hehehe.... > > Salam, > Roos Akbar > > > On 3/24/10 2:10 PM, Reny ansih wrote: > > > > Halo Pak DS, > Surprise nih kayaknya suhu baru sekali ini ikutan nyletuk ya, pas urusan > rokok, dan setauku memang beliau ini ga merokok. > Aneh ya pak, sudah dibilang haram, ... kalo ga nurut ya sudah kan memang > hukumnya bukan di dunia aja ya, walau katanya ada Perda mendenda sekian juta > rupiah kalau tertangkap merokok ditempat umum, tetapi ya biasalah.... > Dan dari para ahli hisap itupun ternyata juga ada yang mengatakan tidak > setuju kalau anaknya nanti merokok.... jadi memang banyak perokok yang > pikirannya kacau ya....kasiaaan deeh...artinya kan mengakui tidak ada > manfaatnya tuh..... sudahlah mendingan ganti ngemut permen rokok aja, itu > yang saya lakukan buat anak kecil yang pengen merokok...ada ga ya sekarang > dijual, dulu sih ada lho !! Ada lagi seorang temanku yang perokok, menyadari > merokok itu mengganggu kenyamanan orang (...trima kasihku padanya), lalu dia > masih beli rokok hanya untuk diselipkan dibibirnya tanpa dibakar, atau > tembakaunya dimut-mut..... yang saya sebut kalau begitu namanya sudah bukan > merokok lagi tapi "nyugi" atau "nyusur"...silahkan saja, ga mengganggu kok > orang yang nyusur itu. > Salam kenal di referensi ya pak ... > Wass - 2ny > > --- On *Tue, 3/23/10, Djoko Sujarto <[email protected]>* wrote: > > > From: Djoko Sujarto <[email protected]> > Subject: Re: Bls: [referensi] Fwd: FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM MEROKOK > To: [email protected] > Date: Tuesday, March 23, 2010, 5:47 PM > > > > > Jelas Merokok Haram > > DS > > Saya juga dengan sadar mengharamkan rokok untuk diri saya. Bagi saya, > > rokok sama sekali tidak akan menambah sesuatu kepada lingkungan kecuali > > mudharat -- selain juga hanya memperkaya cukong-cukong rokok (petaninya > > rasanya tidak ikutan kaya). > > > > Jelas ini berbeda dengan mobil yang mengeluarkan gas CO, mobil masih ada > > manfaatnya untuk transportasi, sedangkan kita tahu sejak sekolah dasar > > bahwa tidak ada sistem yang bisa mengubah suatu bentuk energi ke bentuk > > lain tanpa menghasilkan residu. > > > > Salam, > > CA > > > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > > > -----Original Message----- > > From: renyan...@yahoo. com <http://mc/compose?to=renyansih%40yahoo.com> > > Date: Tue, 23 Mar 2010 23:54:58 > > To: <refere...@yahoogrou > > ps.com<http://mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com> > > > > Subject: Re: Bls: [referensi] Fwd: FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > > MEROKOK > > > > Waaah.... > > Ga disangka ya banyak pendapat tentang Fatwa ini....?! > > Kalo boleh melihat ada 2 benang merah kelompoknya: > > 1. Yang mencari KEBENARAN dan > > 2. Yang mencari PEMBENARAN > > tentang manfaat dan mudharatnya rokok itu. > > > > Masing2 akan saling menganggap kelompok lain mengganggu. > > Bedanya adalah kelompok 1 menganggap rokok TIDAK ada MANFAAT sama sekali > > baik buat diri sendiri maupun org lain. Kelompok ini terganggu secara > > fisik kalau ada yg merokok disekitarnya. > > Kelompok 2 menganggap MANFAAT dengan berbagai alasan misalnya yg > > menganggap angin tentang penelitian bidang kesehatan, membandingkan > dengan > > kendaraan bermotor (manfaat pasti adanih) dsbnya, bahkan ada pula yg ga > > mau membandingkan dg yg lain misalnya dg pelacur - (inipun kayaknya masih > > ada manfaatnya misalnya dalam situasi dia ga ada jalan lain untuk > > menghidupi keluarganya ditengah sulitnya mencari pekerjaan yg halal, > kayak > > pencuri ....hiii maksa ya?). Kenapa double standar ya? Kelompok ini > > terganggu secara "psikis-psikologis" bila melihat ada yg keberatan dia > > merokok atau dengan adanya Fatwa ini (-; > > > > Yang jelas menurutku ROKOK tetap BARANG yang saya HARAMkan TIDAK ADA > > MANFAATnya bahkan utk yg merokok itu - aneh mungkin ya pandangan ini bagi > > sang perokok....saya akan menghindar kalo disekitar saya ada yg merokok > > untuk menyelamatkan hidup walau setiap orang pasti mati ! Maafkan saya > > karena adanya perokok disekitar saya membuat saya susah bernafas ! Tanpa > > penelitian dibidang kesehatanpun saya sejak kecil sudah merasa ga sehat > > dekat perokok - instink aja brangkali ya ?! Dengan Fatwa ini saya merasa > > ada pembenaran dengan instink ini...trima kasih Muhammadiyah. ...!!! Ini > > sesuai dengan VISI Kementerian Kesehatan 2010 untuk hidup lebih sehat > > ....pernah saya baca kira2 5 tahun yl....! > > Semoga kita masih bisa memikirkan RUANG KEHIDUPAN yang lebih baik > .....itu > > saja kok....insya Allah FATWA itu akan sangat membantu apa yang saya > > rasakan....amiiin. > > Selamat pagi Referensi - 2ny > > > > Sent from my BlackBerry® > > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > > > -----Original Message----- > > From: mand...@gmail. com <http://mc/compose?to=mandrib%40gmail.com> > > Date: Tue, 23 Mar 2010 16:45:28 > > To: Referensi<refere...@yahoogrou > > ps.com<http://mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com> > > > > Subject: Re: Bls: [referensi] Fwd: FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > > MEROKOK > > > > HS: > > Jadi kalau ditanya apa sikap saya tentang FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > > MEROKOK, maka saya akan menjawab dengan senyum penuh makna.Terima kasih > > > > CA: > > Saran saya, jangan merokok sambil "senyum-senyum penuh makna" di tempat > > umum. Karena konon, itu tidak terlalu baik bagi kesehatan fisik maupun > > jiwa. > > > > Salam, > > CA > > > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > > > -----Original Message----- > > From: hotasi simamora <hotasisimamora@ > > yahoo.com<http://mc/compose?to=hotasisimamora%40yahoo.com> > > > > Date: Tue, 23 Mar 2010 09:09:21 > > To: <refere...@yahoogrou > > ps.com<http://mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com> > > > > Subject: Re: Bls: [referensi] Fwd: FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > > MEROKOK > > > > Saya kebetulan perokok, istri dan anak2 saya tidak. Mudah2an, sampai > > sekarang kita sehat2 saja, dan beberapa kali general check up, masih > > bagus2 saja hasilnya. Saya baca ada tulisan di bungkus rokok yang > > mengatakan bahwa merokok itu menyebabkan gangguan kesehatan, impotensi > > dsb, dan itu bagi seorang pria cukup menyeramkan. Bahkan di Singapore, > > gambar pada bungkus rokok adalah tengkorak, dengan harga sebungkus > sekitar > > 8O rb. Tetap saja keinginan merokok tidak dapat dihadang. > > Jangan sampai mengganggu orang lain, kata ATA, saya pikir, menggunakan > > mobil juga mengakibatkan polusi yang berbahaya bagi kesehatan orang lain, > > berarti kita kemana2, tidak menggunakan kendaraan bermotor atau pesawat > > terbang, kita juga tidak menggunakan AC, karena berdampak pada > peningkatan > > suhu udara di luar ruangan kita. > > Ini merupakan salah satu contoh bagaimana seseorang tidak konsisten dalam > > berbuat sesuatu, apakah itu dalam bentuk kebijakan atau peraturan, sama > > halnya ketika kepada kita ditanyakan apakah kita setuju dengan korupsi, > > pasti dengan lantang kita akan menjawab, korupsi harus dibasmi. Tapi apa > > kita konsisten dalam sikap kita, tentunya harus kita tanya pada rumput > > yang bergoyang. > > Jadi kalau ditanya apa sikap saya tentang FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > > MEROKOK, maka saya akan menjawab dengan senyum penuh makna. > > Terima kasih > > > > > > > > > > ____________ _________ _________ __ > > From: abimanyu takdir alamsyah <takdi...@gmail. > > com<http://mc/compose?to=takdir65%40gmail.com> > > > > To: refere...@yahoogrou > > ps.com<http://mc/compose?to=referensi%40yahoogroups.com> > > Sent: Tuesday, March 23, 2010 9:56:58 > > Subject: Re: Bls: [referensi] Fwd: FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > > MEROKOK > > > > > > Dear rekans ysh, > > > > memang hak masing-masing untuk berpahala atau berdosa. Juga hak > > masing-masing untuk sehat atau sakit. Tetapi kalau anda merokok dan semua > > asap dan sisa rokok anda dapat anda simpan dalam badan sendiri dan tidak > > di sebarkan ke udara sekitar, dan sama sekali tidak berdampak kepada > orang > > lain yang harus mengurusi anda bila anda sakit, silahkan saja.... > > > > > > Salam, > > ATA > > > > > > 2010/3/22 iman Purwoto <iman_...@yahoo. com> <[email protected]> > > > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > > >> > >>> > >> > >>> > >> > >>Dear all, > >> > >>Dosa atau Pahala yang kita dapatkan dengan MEROKOK.... bukanlah ranah > >> kita untuk mendebatkan, itu adalah ranah dari Allah SWT yang paling > >> berhak menetapkan. > >>>Allah SWT adalah maha pengasih, penyayang dan pengampun. > >>Keyakinan kitalah yang paling benar, Allah SWT menciptakan HATI kita > >> bersih, yang tahu mana yang benar dan mana yang salah, mana yang > >> bermanfaat mana yang mudharat, hati kecil kita selalu jujur > >> menginformasikan kepada kita. Namun sayang hati kecil kita terkadang > >> terkalahkan oleh Rasio, Nafsu, dll. > >>>Jadi kalo anda yakin bahwa Rokok adalah perbuatan dosa, silahkan menjauh > >>> dari Rokok. > >>Jika kita yakin bahwa Rokok hanya perbuatan Mubah, ya silahkan merokok > >> tapi sekali lagi tanyakan hati kecil kita benarkah perbuatan ini? > >>>Sama halnya keyakinan kita akan SURGA dan NERAKA, kita yakin bahwa itu > >>> ada karena ada di dalam kitab suci > >> kita. Kita telan mentah-mentah dokrin tersebut walaupun mungkin rasional > >> kita masih sedikit keraguan. > >>Setiap agama mengajarkan kebaikan dengan cara, ritual, dan peribadatan > >> yang berbeda, MANA YANG PALING BENAR? Sekali lagi tanyakan kepada HATI > >> kita. Tidak perlu diperdebatkan agama mana yang benar. > >>>Ikuti sajalah ketentuan dan keyakinan kita akan ajaran agama > >>> masing-masing, jalankan sebagaimana yang diharuskan. Masalah nanti ada > >>> tidaknya Surga sebagai balasan atas kebaikan kita anggap saja sebagai > >>> BONUS bagi kita setelah berakhirnya kontrak di dunia yang fana ini. > >> > >>Wasalam, > >>Iman Purwoto > >> > >>--- On Mon, 3/22/10, ukonisme <ukon...@yahoo. com> <[email protected]>wrote: > >> > >> > >>>From: ukonisme <ukon...@yahoo. com> <[email protected]> > >>> > >>>Subject: Re: Bls: [referensi] Fwd: FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > >>> MEROKOK > >>>To: refere...@yahoogrou ps.com > >>>>>Date: Monday, > >>> March 22, 2010, 11:57 AM > >>> > >>> > >>>>> > >>> > >>> > >>> > >>> >> > >>> > >>> > >>>>> > >>> > >>>>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>>Betul Pak, jika merokok adalah haram, maka jika kita merokok hukumnya > >>> dosa dan jika kita tidak merokok kita mendapat pahala, berpahala karena > >>> kita tidak merusak diri sendiri dan orang lain dengan merokok. > >>> > >>>Tapi ga usah lah jauh jauh mikirin pahala atau dosa. jelas jelas merokok > >>> itu merusak kesehatan, itu bukti ilmiahnya tak terbantahkan. Jadi > >>> mengapa kita yg merasa diri masyarakat ilmiah ini tidak segera > >>> meninggalkannya saja? > >>> > >>>Powered by Telkomsel BlackBerry® > > ____________ _________ _________ __ > > > >>>From: "bspr...@indosat. net.id" <[email protected]> <bspr...@indosat. > net.id> <[email protected]> > >>> > >>>Date: Mon, 22 Mar 2010 17:14:02 +0700 (WIT) > >>>To: <refere...@yahoogro u ps.com> <[email protected]> > >>>Subject: Re: Bls: [referensi] Fwd: FATWA MUHAMMADYAH TENTANG HUKUM > >>> MEROKOK > >>> > >>> >> > >>> > >>> > >>>>> > >>> > >>>Apakah masih mungkin saya bisa ikut nimbrung dalam milis yang terhormat > >>> ini??? > >>> > >>> > >>>Saya hanya sedikit mempunyai pertanyaan.. .. > >>> > >>>FATWA ROKOK ADALAH HARAM .... artinya Bila diperbuat mendapat DOSA dan > >>> bila ditinggalkan > >>>>>mendapat PAHALA. Nah sebuah pertanyaan kecil dalam hati kita masing2 > >>>>> ... berpahalakah kita > >>>bila kita tidak merokok???? > >>> > >>>Saya tidak membutuhkan jawaban ...hanya sebuah perenungan. Formalitas > >>> dan cap hanya > >>>dibutuhkan bagi orang yang membutuhkan baju d... perenungan hanya untuk > >>> pengangguran seperti saya he he he > >>> > >>>Salam > >>> > >>>bambang sp > >> > > > > > > > > > > Get your preferred Email name! > > Now you can @ymail.com and @rocketmail. com. > > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ > > aa/<http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/> > > > > > > >

