AWW. Wah Pak Agus, beda sekali antara perang dengan terorisme. Islam sangat menentang dan melarang terorisme, bahkan seandainya terjadi dalam wilayah kekuasaan Islam dan hukum Islam diberlakukan, maka hukumannya mati dan bahkan dengan cara disalib (?). Perang terjadi ketika kekuatan politik dalam konteks negara tidak bisa menyelesaikan persoalan dengan jalan damai, untuk itu ada aba-aba atau pemberitahuan kepada negara yang akan diserangnya. Kalau model BLBI dan Aceh mungkin (?) terorisme atau kerusuhan (rioot) saja, bukan kategori Perang. Artinya Imam Samudera tidak mewakili komunitas politik dalam konteks negara. Apa yang ada di kepala Imam Samudra? Kok pertanyaannya agak tendensius nih? Tapi mungkin bisa ditanyakan langsung kepada ybs atau saya kira Pak Hakim punya catatan berdasarkan hasil persidangannya. Wassalam. DZArifin
================== Ini kan Pak Agus yang melantik saya waktu pembaretan di Eretan tahun 88 itu?? > Dalam Islam, perang >> hanya diizinkan >> apabila terdesak, bukan dalam konteks offensif. > > AWW, > Pak Doedoeng Yth., > Kira kira apa yang ada dikepala Imam Samodra ketika > menanam bom di Kuta ya. Apa itu tidak offensif?? Dan > tidak fairnya si Imam ini tidak menyatakan perang > secara terbuka dulu ya dengan para korban bom > tersebut. > > Wassalam, > Agus Pujobroto > > http://personals.yahoo.com.au - Yahoo! Personals > New people, new possibilities. FREE for a limited time. > > --[YONSATU - > ITB]---------------------------------------------------------- > Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> > Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Vacation : > <mailto:[EMAIL PROTECTED]> ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
