> Saya sendiri, sebagai juga aktivis Salman, sudah sempat mengikuti penataran > asisten-dosen agama Islam (seminggu di Puncak), tetapi akhirnya nggak jadi > asisten, karena nggak sanggup kalau setiap Sabtu harus datang ke kampus, > karena Sabtu itu waktunya 'dugem', he he he. > Itu sebabnya juga, walau sudah lulus Susgumil, saya tidak mau jadi pelatih > Walawa, yang bertugasnya tiap Sabtu juga.
Mas Johny ayo cerita dong "dugem"nya jaman itu seperti apa...apa itu yang disebut jaman "ngak ngik ngok" oleh Bung Karno ? he he he pasti para senior yang terlibat "mesem...mesem"....................kalau saya kok nggak pernah dugem (dunia gemerlap) lha wong lampunya dimatiin terus........... salam "dugem"...... sukris --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
