Dear All, Wah, diskusinya tambah seru ya. Semoga dengan banyaknya pihak yang 'concern' kita akan mendapatkan kesimpulan bersama atas topik PLTP Bedugul ini. Pertama kali, saya menyambut ide baik Pak Wisnaya soal moderator diskusi ini. Tugas moderator adalah menajamkan topik diskusi dan mengarahkan diskusi setiap topik menjadi tuntas. Selain itu, moderator juga bisa me-resume hasil diskusi kita. Untuk usulan nama, saya lebih cenderung orang yang tinggal di Bali, yang bisa meng-update bagaimana isu ini berkembang di masyarakat dan yang relatif sabar. Usulan saya, kalau yang bersangkutan setuju, adalah Viebeke. Pastinya kita harus menanyakan kesediaan beliau dulu dan disepakati oleh rekan-rekan sekalian. Bagaimana?
Kedua, saya kira menyangkut topik diskusi. Dari diskusi selama ini saya kira sudah ada beberapa hal yang mulai didiskusikan. Pertama, aspek lingkungan dari PLTP Bedugul, menyangkut kajian AMDAL, masalah re-forestasi/defprestasi, drilling, hasil well-test dan pertimbangan-pertimbangan lingkungan lain yang menyangkut masalah ini. Kedua, adalah masalah teknis-ekonomis, yaitu mengenai kelayakan proyek, biaya investasi, harga jual listrik dari BEL kepada PLN, skema pendanaan proyeknya (karena yang mau dikembangkan mencapai 165 MW),dll. Ketiga, adalah aspek sosial, budaya dan pariwisata. Semoga kategorisasi dari saya tidak keliru... Ada juga usulan yang baik dari Pak Wijaya, yang bersedia menyelenggarakan diskusi terbuka. Saya kira, semangatnya baik sekali dan mungkin harus diseriusi oleh kita semua. Walaupun demikian, alangkah baiknya jika diskusi itu justru diadakan oleh Pemda Bali. Karena urusan PLTP Bedugul ini kan berkaitan dengan kemakmuran warga Bali. Apapun dampak, positif dan negatif dari pembangunan PLTP, yang harus menanggung pertama kalinya adalah masyarakat Bali. Tetapi jika agak susah meng-aprroach Pemda, mungkin Pak Wis, Mbak Widi, dkk yang bisa mengambil inisitiatif. Oke, sekian dulu untuk saat ini. Nanti akan kita tindak-lanjuti lagi setelah ada reaksi dari kawan-kawan. Soal AMDAL, adakah yang bisa men-share AMDAL PLTP Bedugul? Terus terang, saat ini saya tidak punya bahan-bahan tertulis yang cukup soal PLTP Bedugul. Jadi kontribusi saya, mungkin sedikit terbatas karena keterbatasan informasi.Semoga kontribusi kita semua dapat bermanfaat bagi kemajuan Bali. Salam, Fabby Tumiwa ----- Original Message ----- From: "Wijaya Kusuma" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, October 18, 2004 9:07 AM Subject: [bali] Re: [sos-bali] Re: Re: Re: Mendiskusikan PLTP Bedugul - Re: Oil on Lovina Beach!! > Om Swastiastu, > > Pak Wisnaya dan Bapak - Ibu yth., > Saya setuju ada moderatornya, mungkin pak Dr. Sudja bisa menjadi moderator > di milis ini. > Namun, hasilnya harus kongkrit dan jelas, layak, dapat > dipertanggungjawabkan, dan dapat digunakan kepada semua khalayak yang > berkopeten untuk hal tersebut. > > Dari UNUD sebenarnya ada juga Prof. Mardani, yang akan mengkaji tentang > sosial budaya dan pariwisata nya. Karena sudah ada pembagian tugas, maka > saya tidak akan mungkin masuk ke dalam kajian beliau. Tapi, berhubung beliau > jarang bertemu dengan saya, maka saya tidak bisa mengajak beliau ikut dalam > milis ini. Namun, setidaknya kajian di milis ini bisa menjadi bahan acuan > kami dalam mengkaji lebih dalam AMDAL PLTP di Bedugul. > > Kuncinya adalah keterbukaan dari semua instansi terkait. > > Demikian dari saya, silahkan dimulai diskusinya. > > Shanti, > > Wijaya. -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
